#FFRabu,  Flash Fiction,  Tomoyo Jikan

#FFRabu-Tanpa Papan Tulis & Kapur

Entah sejak kapan aku ingin menjadi seorang guru SD. Namun mimpi itu kandas semenjak Tuhan berkehendak lain. Dengan sisa kekecewaan aku masih bisa bersyukur karena 5 anak SD yang setiap sore datang ke rumah selalu ceria. Dibandingkan kapsul putih besar ini, merekalah obat terbaikku.

***
“Hey, anak bodoh kamu masih pergi belajar pada wanita cacat itu? kau hanya akan semakin bodoh. Bahkan tidak ada papan tulis dan kapur.”

“Tidak masalah. Bu Anita memang tidak bisa berjalan dan menulis, aku hanya membutuhkan ilmunya.”

“Terserah! Kamu memang bodoh!”

“Kau yang bodoh! Kalau pintar aku tidak akan pergi sekolah.”

Keduanya saling berkacak pinggang.


________________  #FFRabu__________________
100 kata

Pecinta coklat / buku/ Sedang mengejar mimpi untuk keliling Indonesia. Blog ini merupakan salah satu wadah menuangkan kisah-kisah perjalananku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.