#FFRabu,  100 kata,  Flash Fiction,  Restu

#FFKamis – Melepas Anak Ku

“Mba, gimana sudah yakin?” Ayal tanya Mbah Sri yang pasti meragukan niatku lagi. Wajahnya pun menandakan tak yakin. Ya, aku bisa memakluminya karena ini yang ketiga kalinya aku datang ke sini. Namun untuk kali ini aku sudah menggenapkan hati, tak akan lagi melarikan diri.

“Iya, Mbah. Aku sudah ikhlas untuk melepasnya. Dia pasti akan mengerti.”

Setelah menghela nafas, dukun beranak itu memijat perutku perlahan. Rasa sakit seketika menerjang perutku. Tubuhku lemas tak berdaya.

“Maaf, nak. Tak minta restumu terlebih dahulu. Seandainya kamu bukan dari hasil pemerkosaan, ibu pasti teramat bahagia dengan kehadiranmu. Semoga kamu memang memahami perasaan ibu.”

_______________
 Flash Fiction
100 kata

Pecinta coklat / buku/ Sedang mengejar mimpi untuk keliling Indonesia. Blog ini merupakan salah satu wadah menuangkan kisah-kisah perjalananku.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.