Memaknai Lomba 17 Agustus
#KEBBloggingCollab,  Lifestyle

MEMAKNAI LOMBA 17 AGUSTUS

Walau hari raya kemerdekaan telah lewat, tapi perayaannya masih berlangsung loh dengan adanya lomba 17 agustus yang populer di kalangan masyarakat. Yes! Sepertinya perayaan akan terus berlangsung hingga akhir bulan. Apalagi tahun ini bertepatan dengan dua momen besar yang istimewa. Pesta olahraga Asian Games 2018 dan hari raya qurban, Idul Adha 1439H.

Sudah menjadi tradisi dalam menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 agustus dirayakan dengan upacara mengibarkan sang saka merah putih oleh pasukan paskibraka yang aduhai keren sangat. Membacakan teks proklamasi yang entah kenapa selalu membuat bulu kuduk merinding. Terutama saat memutar video Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno saat membacakan teks proklamasi. Ada rasa bangga tersemat. Dan diakhir  acara upacara bendera ada pawai serta hiburan perlombaan.

pawai 17 agustus

LOMBA 17 AGUSTUS YANG POPULER

Yang paling asyik saat merayakan agustusan adalah perlombaan yang tidak berubah dari zaman ke zamannya. Walau ada perlombaan baru, namun yang dulu-dulu tidak tersingkirkan karena memang itulah yang dirindukan saat merayakan hari kemerdekaan. Seperti lomba 17 agustus yang populer ini. Kalau kata Mba Puspita Ayuningrum si perlombaan yang legendaris.

1. Panjat Pinang

Ini salah satu yang paling seru. *naik-naik

Pesertanya adalah para lelaki yang harus bekerjasama untuk mengambil hadiah yang tergantung di atas tiang. Ini bukan hal mudah karena tiang akan dilumasi pelicin seperti minyak atau lumpur sebagai tantangan.

2. Makan Kerupuk

Makan kerupuk dengan tangan diikat ke belakang. *kres-kres.

Di sini butuh kecepatan. Yang cepat habis ada dua kemungkinan si tukang makan dan si kelaparan.

lomba makan kerupuk

3. Balap Karung

Lagi vilar inih balap karung pakai helm. Sungguh warga yang taat peraturan. *Hehe. Balap karung ini membutuhkan kecepatan, keseimbangan dan ketenangan.

balap karung

4. Memasukan Paku ke Botol

Butuh keseimbangan dan konsentrasi penuh. *masuk-masuk

Kalau dilihat si mudah tapi saat dilakukan langsung memang butuh konsentrasi penuh.

masukan paku ke botol

5. Membawa Kelereng dengan sendok melalui Mulut

Jangan sampai ketawa.

Di lomba ini butuh konsentrasi, ketenangan dan keseimbangan. Kalau tidak kelerengnya bakalan jatuh.

lomba bawa keleeng pakai sendok

6. Menghias kampung

Dengan menghias kampung para warga saling menjalin kerjasama satu sama lainnya. Membuat pernak-pernik untuk hiasan dan lain-lain.

lomba 17 agustus yang populer

Masih banyak perlombaan 17 agustus yang populer lainnya. Terutama di daerah yang memiliki tradisi tertentu. Merayakan Indonesia merdeka adalah hal yang tak boleh dilupakan walau zaman terus berubah. Walau teknologi terus berkembang. Justru inilah salah satu cara bersosialisai di zaman milenial. Karena saat ini orang lebih seru bersua dengan gawai di tangan dibandingkan bertatap muka langsung. So, ada makna penting yang tersirat dibalik acara 17 agustus.

MAKNA DIBALIK LOMBA 17 AGUSTUS

Merayakan agustusan dari upacara hingga perlombaan bukanlah tanpa makna. Melainkan sebagai pengingat bahwa kita jangan sampai melupakan para pahlawan bangsa yang rela berkorban demi kemerdekaan. Yang kini memberikan kehidupan nyaman pada anak cucunya tanpa siksaan atas kesewenang-wenangan penjajah. Bersyukur, bukan? Kita masih bisa tidur dengan nyaman menantikan hari esok tanpa khawatir akan datangnya bom atau peluru seperti yang sampai saat ini dirasakan oleh warga Palestina. Dengan meraykaan 17 agustusan kita akan terus ingat, bersyukur dan berterima kasih.

Salah satu cara menghargai jasa para pahlawan adalah dengan mengingat jasanya.

Salah satu momen berharga ini sayang memang jika dilewatkan karena dari anak-anak sampai orang tua merayakan dengan suka cita. Kapan lagi coba rakyat Indonesia menyatu dalam kebersamaan, kerjasama, kekompakan, saling menghargai jika tidak adanya momentum indah ini. Lomba 17 agustusan menjadi salah satu cara untuk menyatukan segalanya. Kita Indonesia, kita satu.

Bisa saja yang tadinya saling membalikan badan sekarang saling berpegangan tangan. Tapi jangan sampai sebaliknya. Kerukunan harus terus dijaga, seperti para pahlawan kita yang berjuang bersama, saling berpangku tangan demi kata “MERDEKA”.

HUT REPUBLIK INDONESIA 73 TAHUN.

________________________

Artikel ini ditulis sebagai tanggapan untuk trigger post tentang 7 Perlombaan 17 Agustus yang Legendaris oleh Mba Puspita Ayuningrum dari Kelompok Dian Sastro #KEBBloggingCollab

Pecinta coklat / buku/ Sedang mengejar mimpi untuk keliling Indonesia. Blog ini merupakan salah satu wadah menuangkan kisah-kisah perjalananku.

3 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.