taman sari, wisata sejarah di Jogja
Traveling

Taman Sari, Wisata Sejarah di Jogja

Wisata Sejarah Di Jogja

Teman-teman ada yang ingin melancong wisata sejarah di Jogja? Aku pengin banget! Terakhir ke sana 7 tahun yang lalu waktu study tour SMA. Sudah lama banget memang, tapi Jogja bikin kangen karena belum semua tempat wisata di sana terjamah. Terutama tempat-tempat bersejarah yang sarat akan makna. Salah satu tempat yang rekomen untuk dikunjungi adalah Taman Sari. Sebuah Istana yang dipakai sebagai tempat pemandian para permaisuri dan para putri raja, benteng pertahanan, taman rekreasi dan lainnya.

Tak heran memang Jogja merupakan ibukota Kerajaan Mataram yang kaya akan peninggalan sejarahnya. Banyak reruntuhan, bangunan dan situs kebudayaan menarik yang ditemukan. Salah satunya Istana Air Taman Sari ini. Walaupun beberapa bangunan sudah tidak ada lagi, pesona satu benteng yang tersisa memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Lokasi Taman Sari

Untuk lokasi Istana Air Taman Sari sendiri berada di kompleks Njeron Beteng. Kalau sedang berkunjung ke Keraton Yogya, bisa berjalan kaki dari sana karena lokasinya tidak jauh. Pun saat tengah berkunjung di Malioboro, tinggal jalan kaki saja. Atau, bisa juga naik becak. Lokasinya memang agak tersembunyi di kompleks perkampungan warga, jadi tak heran jika banyak wisatawan yang kebingungan saat mencari akses jalan. Oleh karena itu, sebaiknya banyak bertanya pada warga untuk memastikan akses menuju Taman Sari.

Atau lebih asyiknya menggunakan kendaraan pribadi. Karena saat cari lokasi bakalan mudah. Kalaupun tidak membawa kendaraan pribadi, bisa sewa mobil Omocars Jogja. Menurutku sewa mobil bisa lebih praktis, ketimbang harus naik kendaraan umum. Biaya bisa lebih murah, apalagi saat pergi berkelompok. Di Omocars hanya perlu mengeluarkan ongkos sewa mobil Rp. 250.000 per hari. Bahkan bisa sewa lepas kunci dengan diantarkan langsung ke lokasi kita berada. Seperti di penginapan dan lainnya. Yang pandai mengendarai mobil sebaiknya sewa saja.

Sejarah Taman Sari

Pangeran Mangkubumi atau yang terkenal dengan sebutan Sri Sultan Hamengkubuwono 1 adalah pendiri Taman Sari. Istana ini dibangun sebagai rasa hormat terhadap para istri sultan yang banyak membantu saat peperangan.

Sementara untuk arsitek pembuatan Taman Sari merupakan seseorang dari Belanda yaitu Demak Tegis. Sedangkan mandornya sendiri adalah Bupati Madiun. Sultan memberikan perintah kepada keduanya agar membangun mata air yang lokasinya tidak jauh dari istanan keraton dan dikelilingi danau serta pulau buatan.

Di sekeliling danau buatan di tanam bunga yang aromanya menyebar ke Istana Air. Walau sekarang tidak dapat merasakan aroma sedap dari bunga yang di tanam di sana, pesona bangunan masih bisa dinikmati. Terutama tentang sejarahnya yang dapat dirasakan hanya dengan melihat bangunan tua tersebut.

Taman Sari dapat menjadi salah satu tujuan wisata sejarah saat berkunjung ke Jogja. Salah satu daerah istimewa di Indonesia ini memang salah satu kota yang memiliki peran penting dengan sejarah-sejarah kemerdekaannya. Jadi, tidak heran bila beberapa bangunan yang ada disana kebanyakan bangunan tua bersejarah yang dapat menjadi salah satu tempat mencari berbagai pengetahuan tentang zaman dulu. Baik itu sejarahnya maupun maknanya karena masa depan adalah cerminan masa lalu.

Pecinta coklat / buku/ Sedang mengejar mimpi untuk keliling Indonesia. Blog ini merupakan salah satu wadah menuangkan kisah-kisah perjalananku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.