gedung KP3 Banten
#ODOP,  Traveling

KP3B, Tempat Nongkrong Seru dan Keren di Banten #AyoKeBanten

Semenjak tahun 2000 Banten resmi berpisah dengan Jawa Barat. Namun tidak berakhir dengan permusuhan kaya kamu dengan sang mantan. *plak. Saat ini pusat pemerintahannya berada di kota Serang.

Dalam kepemimpian Banten sudah 4 kali pergantian gubernur.  Isu korupsi tidak lepas dialami oleh provinsi yang masih ada sangkut pautnya dengan kerajaan Tarumanagara ini. Selain itu juga, merupakan kota pelabuhan yang sangat ramai. Di mana pada abad ke-17 Masehi menjadi pusat perdagangan Internasional se-Asia. Bahkan sejak zaman Hindia Belanda menjadi salah satu keresidenan dalam pembentukan pemerintahan otonom di Pulau Jawa.

Dalam pariwisata, Banten memang provinsi yang menyuguhkan tempat-tempat seru dan keren. Seperti Kampung Baduy, Pantai Anyer, Gunung Krakatau dan masih banyak lainnya yang wajib dijamah satu persatu. sedangkan baru-baru ini telah dibuka untuk umum tempat yang akan membuat weekends-mu di Banten semakin seru. Loh, memang ada apa?

Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)

KP3 Banten

Bulan Agustus kemarin Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten diresmikan terbuka untuk umum. Warga Banten dan para wisatawan dapat menikmati liburan seru dan keren sambil mengelilingi kantor pemerintahan.

Di dalam KP3B selain kantor dinas, seperti kantor gubernur, sekretariat DPRD Banten, 41 kantor organisasi perangkat daerah, kantor BPN, KANWIL KEMENAG, MUI, gedung KNPI. Terdapat Masjid Raya Albantani, beberapa taman yang asyik banget buat kumpul dengan keluarga/teman. Untuk sekedar melepas penat atau kumpul komunitas. Dan, terdapat dua danau yang sering dipakai tempat mancing – dilarang memancing ikan yang masih kecil-kecil, ya. Selanjutnya akan dibuat juga taman untuk ruang terbuka hijau.

taman bermain anak

Taman ruang terbuka hijau memang salah satu cara untuk menjaga bumi tetap waras dari segala permasalahan lingkungan. Beberapa provinsi sudah menjelankannya dan memang hal yang wajib ada di setiap kota. Kalau tidak sekarang kapan lagi melestarikan lingkungan.

Yang membuatku takjub dengan pusat pemerintahan provinsi banten ini adalah lokasinya yang luas. Wajar saja karena memang luasnya hampir 70 hektar disekitar 65 hektar. Bayangkan sendiri deh seberapa luasnya. *tsah.

KP3B Terbuka Untuk Umum

Saat masuk ke pusat pemerintahan yang pertama dilihat adalah masjid dengan desain yang unik. Ciri khas Banten banget. Kalau dilihat dari depan menyerupai keraton. Di sebelah kanan dari arah pintu masuk KP3B ada dua taman dengan nama yang berbeda. Salah satunya bernama Taman Pancaniti. Di sana terdapat tempat bermain untuk anak. Selain itu terdapat Plaza Aspirasi, sebagai tempat pertunjukan.

Masjid Albantani Banten

Untuk tempat nongkrong terbilang keren banget karena ada tempat bermain untuk si kecil, air mancur, serta wahana olahraga. Warga Banten memang dimanjakan dengan fasilitas umum yang tersedia di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten. So, tidak perlu susah-susah cari tempat nongkrong yang dibuka untuk umum setiap hari ini. Terpenting gratis, cmiiw. Siapa si yang gak suka dengan gretongan. Cukup bayar parkir di Indomaret dan WC umum saja yang harus ngeluarin dolar. Walau dua ribu saja, tapi kok rasanya berat.

ayo ke Banten

Teman-temanku, kalau main ke Banten jangan lupa nih mampir ke KP3B. Dijamin tidak bakal rugi. Asal kalau ke sini jangan di siang hari. Tidak akan nyaman loh dengan terik mataharinya. Seriusan ini pengalaman. Walau ada pohon besar untuk berteduh, namun hawanya tetap panas. Tidak asyik juga buat foto-foto di tengah siang bolong. Pencahayaannya kurang pas.

Kalau Jawa Barat, gimana ya? Ada yang pernah ke sana? Share dong di kolom komentar. Juga pusat pemerintahan di wilayah lainnya di Indonesia. Barangkali kalau aku berkunjung ke daerah lain kan bisa sekalian mampir ke pusat pemerintahannya.

 

_______________

Tulisan ini diikutsertakan dalam one day one post bersama estrilook community

Pecinta coklat / buku/ Sedang mengejar mimpi untuk keliling Indonesia. Blog ini merupakan salah satu wadah menuangkan kisah-kisah perjalananku.

44 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.