perpustakaan digital let's read membuat anak gemar membaca
Lomba

5 Alasan Perpustakaan Digital Lets Read Membuat Anak Semakin Gemar Membaca

Semenjak mengenal perpustakaan digital Let’s Read pada bulan Juni lalu, aku tidak kehabisan bacaan untuk si kecil Jasmine. Sejak kecil Jasmine memang sudah terbiasa aku berikan buku sebagai salah satu cara untuk menumbuhkan minat bacanya. Serta, untuk menumbuhkan kecintaan akan pentingnya membaca agar dewasa kelak mampu memilih dan memilah informasi dengan baik.

Membaca juga akan mengantarkan anak pada pengetahuan dan wawasan yang lebih luas. Mampu melihat dunia lebih dekat. Terpenting dengan membaca anak akan belajar banyak hal tentang budi pekerti. Bagaimana caranya menghargai dan berprilaku dengan baik. Membaca juga dapat membuat anak lebih kritis.

Kritis dalam menerima setiap informasi karena sekarang ini banyak sekali orang yang termakan isu hoax. Menerima begitu saja informasi yag beredar tanpa cek terlebih dahulu keabsahannya. Mirisnya saat membaca media online ada yang hanya membaca judul beritanya saja. Hal tersebut sering berakhir pada kesalahpahaman hingga fitnah. Salah satu penyebab terbesarnya adalah tidak teliti saat membaca. Fakta lain membuktikan minat baca orang Indonesia sangat rendah.

Berdasarkan informasi dari kominfo.go.id bahwa UNESCO menyebutkan minat baca masyarakat Indonesia hanya 0.001% yang artinya dari 1000 orang hanya 1 orang yang rajin membaca. Sedangkan riset pada tahun 2016 oleh Central Connecticut State University menyatakan Indonesia berada pada peringkat kedua terbawah. 

0
Minat Baca Indonesia menempati peringkat ke-60 dari 61.

Dengan data tersebut penting sekali untuk menanamkan literasi membaca yang baik dan benar. Menyaring terlebih dahulu informasi yang masuk. Lalu konfirmasi kebenarannya.

membaca menyenangkan pada aplikasi digital lets read

Seperti yang aku sebutkan di awal, saat ini tidak kesulitan mencari cerita anak yang bagus terutama dengan kondisi Pandemi Covid-19 ini. Terbatasnya aktivitas di luar rumah membuat berburu buku anak di toko buku tidak lagi aku lakukan hingga pandemi ini berakhir. Sebetulnya bisa saja beli online, namun membeli lagsung lebih asyik karena bisa lebih leluasa dalam memilihnya.

Beruntunglah ada aplikasi baca yang cocok untuk anak-anak dengan kumpulan cerita yang bagus dan membaca semakin menyenangkan yaitu Let’s Read. Lets Read adalah perpustakaan digital yang menyuguhkan puluhan cerita anak dari berbagai negara Asia.

Perpustakaan digital persembahan Asia Foundation ini memiliki tujuan untuk menumbuhkan kecintaan anak pada membaca. Pada dasarnya anak membutuhkan buku dalam bahasa mereka sendiri, tentunya denga tema, karakter dan setting yang mencerminkan kehidupan anak-anak. Oleh sebab itu, hadirlah aplikasi baca Let’s Read untuk semua anak Asia dengan bahasa yang anak-anak gunakan baik saat di rumah maupun di sekolah.

 

program perpustakaan digital lets read

Cerita anak dalam aplikasi baca untuk anak satu ini memang membuat anak sangat senang saat membaca karena Asia Foundation bekerjasama dengan penulis, illustrator dan editor dari berbagai Negara Asia. Hasilnya cerita tidak membosankan. Anak-anak dapat mengekspresikan petualang seru bersama Let’s Read dengan sejumlah cerita yang menarik.  

berpetualang bersama let's read

Ada pun 5 alasan membaca menyenangkan bersama Let’s Read plus dapat menumbuhkan kegemaran pada membaca ada pada penjelasan berikut.

5 Alasan Perpustakaan Digital Lets Read Membuat Anak Semakin Gemar Membaca

Tersedia dalam Berbagai Bahasa

Let’s Read merupakan inisiatif baru dalam menumbuhkan kecintaan anak Asia terhadap membaca. Tidak terkendala oleh bahasa, anak-anak Asia dapat mengakses Let’s Read berdasarkan bahasa ibu atau bahasa yang mereka kuasai.

Cerita yang Beragam

Perpustakaan digital persembahan The Asia Foundation ini bekerjasama dengan penulis dan illustrator lokal sehingga anak-anak dapat membaca berbagai jenis cerita dengan tema peduli lingkungan, toleransi, kesetaraan gender dan lainnya. Ya, banyak sekali pesan-pesan positif yang tersimpan pada setiap cerita.

Cerita Bergambar

Membaca cerita anak pada aplikasi Let’s Read tidak pernah membosankan karena tidak hanya kumpulan huruf-huruf saja, melainkan cerita bergambar yang menambah minat baca anak semakin besar. Terutama untuk anak balita seperti Jasmine. Aktivitas rutinnya sebelum tidur selalu minta dibacakan buku pada aplikasi Let’s Read.

Akses Baca Secara Online dan Offline

Mengakses Let’s Read tidak harus secara online, loh. Pengguna dapat membacanya saat offline dengan mendownload dan mencetaknya. Dengan catatan buku cetak tidak untuk diperjualbelikan, ya.

Aplikasi Mudah dan Gratis

Siapapun dan kapanpun dapat mengakses Let’s Read tanpa secara gratis. Ya, semua ceritanya gratis.

membaca pada perpustakaan digital lets read kapan saja
Bersantai menikmati udara pagi sambil baca online.

Tertarik Membaca Menyenangkan Bersama Let’s Read?

Silahkan download aplikasinya pada link https://bit.ly/downloadLR2 atau cek google playstore sekarang juga. Pada icon penelusuran ketik Let’s Read dan unduh. Tidak akan kecewa mengunduh aplikasi baca persembahan Asia Foundation ini. Aku sendiri sangat berterima kasih karena telah menyediakan media baca yang sangat baik untuk menumbuhkan minat baca pada anak.

Yuk, biasakan anak membaca dari kecil karena dengan membaca kita tidak akan pernah kekurangan ilmu barang sedikit pun.

Sumber :

asiafoundation.org. Let’s Read. https://asiafoundation.org/what-we-do/books-for-asia/lets-read/

kominfo.go.id. Teknologi Masyarakat Indonesia; Malas Baca tapi Cerewet di Medsos. https://www.kominfo.go.id/content/detail/10862/teknologi-masyarakat-indonesia-malas-baca-tapi-cerewet-di-medsos/0/sorotan_media

67 thoughts on “5 Alasan Perpustakaan Digital Lets Read Membuat Anak Semakin Gemar Membaca

  1. Bener banget nih, adekku aja demen banget baca Let’s Read. Banyak manfaatnya pula apalagi bisa dibaca tanpa jaringan internet asalkan udah didownload.. 😀

    1. Betul Mba Ela, aku suka ceritanya yang tidak terlalu panjang tapi pesan yang disampaikan dapat. Kalau anakku karena masih 3 tahun suka sama ilustrasi gambarnya.

  2. Wah aplikasi Let’s Read ini menarik sekali ya, bisa untuk menumbuhkan minat baca anak sedari dini. Dengan adanya gambar, tidak melulu tulisan, pastinya akan lebih disukai anak, apalagi multilingual juga.

  3. Apps Let’s Read ini jadi teman buibu dimasa pandemi, biar ga gabut dan makin kreatif untuk bercerita sama anak2nya yaaa. Begitupun anak suka, dengan bacaan yg bergambar dan beragam, makin asik dan mager di rumah.

  4. Ini bisa jadi salah satu solusi nih, buat anak yg kecanduan main hape tapi suka baca, bisa gunakan hape untuk baca ya. Jadi gak hanya main hape aja, tapi juga bisa sekaligus baca. contohnya anakku ini suka baca, tapi main hape juga. mending tak install Lets Read ini aja ya. Tersedia berbagai bahasa juga.

    1. Betul Mba Oline, ini bisa jadi solusi buat anak yang kecanduan hp. Dengan Let’s Read malah mengembangkan karkater dalam dirinya dengan membaca setiap cerita di dalamnya.

  5. Ini juga senjataku buat isi waktu si Bungsu saat berkegiatan di rumah, Mbak. Seriusan, Let’s Read beneran aplikasi baca yang cocok untuk anak dengan kumpulan cerita yang bagus dan bikin membaca semakin menyenangkan.

  6. Sedih juga ya ternyata minat baca masyarakat Indonesia rendah sekali huhuhu. Semoga dengan kesadaran literasi di kalangan ibu muda dan kehadiran aplikasi seperti Let’s Read bisa membantu menumbuhkan minat baca pada anak-anak. Siapa tahu 10 tahun lagi hasil surveynya bisa menempatkan Indonesia ke peringkat 10 besar dengan minat baca yang tinggi.

    1. Amin, Mba. Apalagi secara fasilitas Indonesia tidak kekurangan perpustakaan atau pun toko buku. Semoga banyak yang menjadikan baca sebagai hobi atau kebiasaan.

  7. Udah sempat mau install eh karena ditunda-tunda jadi kelupaan. Kayaknya cocok banget nih buat anak saya yang memang suka cerita bergambar seperti ini.

    1. Iyah, Mba. Gadget kan gak bisa lepas degan kemajuan teknologi ini. Yang penting orang tua dapat mengarahka ke hal positif seperti membaca online di aplikasi Let’s Read.

    1. Karena jika hanya teks saja minat anak untuk membaca juga menjadi kurang dan akan cepat bosan. Dengan adanya gambar anak juga mampu berimajinasi. Apalagi anak yang belum bisa baca pasti kesulitan mencerna cerita jika tidak ada gambarnya.

  8. Senang banget dengan terobosan lets read, yang juga dibangun untuk anak-anak agar gemar membaca. Sangat membantu, terutama untuk menghemat pengeluaran.

  9. Let’s Read ini jadi rujukan kami kalau sedang ingin membaca kisah-kisah dari negeri lain atau cerita berbahasa daerah. Cara penyajiannya unik dengan ilustrasi yang menarik. Sungguh berbeda dengan buku anak di pasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.