Tips

Adaptasi Kebiasaan Baru Era New Normal di Tempat Kerja

adaptasi kebiasaan baru menghadapi era new normal di tempat kerja

Sudah pada tahu dong saat ini kita akan menghadapi adaptasi kebiasaan baru dalam menghadapi era new normal melawan Covid19?

Ya, tiga bulan sudah kita mengikuti anjuran pemerintah untuk #DiRumahSaja dalam mencegah penyebaran virus corona yang faktanya masih terus meningkat. Tiga bulan yang cukup menguras segala emosi karena sebagian orang kehilangan penghasilannya atas anjloknya roda perekonomian. Perusahaan banyak yang oleng dan beberapa bahkan tidak dapat bertahan. Lalu, pemerintah akan menerapkan konsep new normal untuk memulihkan perekonomian di tengah pandemik yang tak kunjung usai.

Khawatir? Tentunya. Banyak yang tidak setuju dengan konsep new normal ini karena angka postif di Indonesia terus meningkat. Kasus positif Corona Virus per tanggal 14 Juni 2020 sudah mencapai 38.277 kasus. Walau PSBB sudah diberlakukan masih banyak yang abai dan melanggar. Banyak yang berdalih karena ekonomi dan alasan lainnya. So, daripada kita terus menengok kebelakang, merasa kesal dan marah terhadap orang-orang yang tidak mematuhi prosedur melawan covid19. Lebih baik kita mempersiapkan diri terhadap kebijakan baru dalam menghadapi era new normal.

Konsep new normal adalah sebuah adaptasi pola hidup baru untuk membiasakan diri agar membudidayakan hidup bersih dan sehat. Seperti sering mencuci tangan dan menggunakan masker saat ke luar rumah. Jadi, jangan salah kaprah dengan era new normal. Era baru bukan berarti kebebasan baru seperti sedia kala.
payung

Menurut aku pribadi konsep new normal ini pasti akan berlaku walau kasus Covid19 semakin mengerucut ke angka nol dan vaksin yang diakui secara internasional sudah diciptakan. Hal tersebut dikarenakan sifat dari virus ini yang tidak mudah hilang seperti virus lainnya.

Virus corona mampu bertahan lama di kulit dan benda mati yang bisa berhari-hari. Di mana benda-benda tersebut ada di sekeliling kita. Sekalipun ada vaksin, setiap ke luar rumah lebih baik menggunakan masker karena kita tidak pernah tahu di sudut mana virus itu masih bertahan. Sakit itu tidak menyenangkan. Dua atau tiga tahun kedepan mungkin kita masih hidup berdampingan dengan virus yang penyebarannya masip ini. Seperti kasus virus ratusan tahun sebelumnya yang memakan korban ratusan juta jiwa.

Kita harus mempertimbangkan setiap kemungkinan terburuknya. Terlebih banyak yang tidak disiplin, termasuk sejak konsep New Normal ini tercetus. Saat ini banyak orang yang berkerumun dan traveling tidak memakai masker, serta melakukan jaga jarak. Gemes! 

Sesungguhnya cara terbaik melawan Covid-19 adalah kesadaran diri yang tinggi untuk disiplin menjalankan pola hidup yang bersih dan sehat. Menahan diri dari segala aktifitas yang melibatkan banyak orang untuk terhindar dari penularan. Sebisa mungkin ke luar rumah untuk bekerja dan hal-hal mendesak. Kalaupun pengin berpergian untuk traveling lebih baik perhatikan beberapa hal. Seperti dalam tulisan mab Lia yang membahas 5 Hal Saat Traveling di Era New Normal.

Persiapan Kebiasaan Baru Bagi Para Pekerja

Adaptasi Kebiasaan Baru dalam masa Pandemi Covid-19 sudah dijalankan di Cina. Di mana mereka membuka kembali sekolah-sekolah tentunya dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Di sekolah-sekolah tersedia cairan disinfektan, pengecekan suhu, meja yang disekat dan anak TK yang mengenakan topi khusus agar tetap jaga jarak. 

Bisa juga menilik Taiwan dengan kasus penyebaran virus corona yang sedikit dan bahkan tidak melonjak tinggi seperti Indonesia. Di sana disiplin memakai masker dan social distancing sehingga roda ekonomi tetap berjalan seperti biasanya. 

Di era new normal yang akan kita hadapi maka kerjasama untuk saling melindungi adalah hal terpenting. Dengan mengikuti poin-poin yang harus dipahami. Di sini aku akan sedikit berbagi panduan new normal untuk teman-teman yang harus kembali bekerja.

Konsep new normal sebetulnya tidak berbeda seperti saat PSBB karena sebagian ada yang WFH (work from home) dan sebagian lagi tetap harus bekerja di luar. Hal-hal yang dilakukan agar terhindari dari Covid-19 adalah dengan memakai masker saat ke luar rumah, rajin mencuci tangan, physical distancing, tidak sembarang bersin saat di tempat umum dan jaga kesehatan.

Persiapan Selama Kerja di Kantor

Adapun, panduan adaptasi kebiasaan baru di tempat kerja silahkan cek pada gambar di bawah sesuai panduan dari Kementrian Kesehatan. Dari perjalanan ke dan dari tempat kerja, selama di tempat kerja dan pekerja yang memberikan pelayanan publik.

Lalu, bagaimana jika harus bekerja menggunakan transportasi umum?

adaptasi kebiasaan baru menggunakan transportasi umum

Cara Melindungi Karyawan Selama di Tempat Kerja

Memberikan izin istirahat di rumah bagi karyawan sakit walau dengan gejala ringan seperti demam ringan, batuk dan pilek. Terutama jika gejala mengacu pada covid19.

Mengatur jadwal work from home bagi karyawan. Seperti yang diberlakukan di beberapa perusahaan ada yang WFO (work from office) senin-rabu, ada yang seling 1 hari atau bergantian.

Pertemuan besar atau meeting yang biasa dilakukan dengan bertatap muka secara langsung dapat diganti dengan converence call. Banyak aplikasi yang mendukung video call untuk kelancaran bekerja dari rumah.

Memastikan karyawan untuk cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, tidak bersalaman dan mengikuti etika batuk yaitu tutup mulut dengan siku terlipat atau tisu sekali pakai.

Menyediakan handsanitizer di tempat-tempat khusus seperti toilet, kantin, dekat pintu masuk dan keluar. Pastikan sabun dan air mengalir tersedia.

Identifikasi karyawan yang beresiko tertular Covid-19 dan diskusikan untuk alternative pekerjaan selama pandemi.

Membuat kebijakan yang lebih fleksibel jika ada karyawan yang harus merawat keluarga yang sakit dengan bekerja di rumah.

Hindari perjalanan bisnis baik dalam dan luar negeri.  Bila harus, tetap waspada selama perjalanan.

Memasang poster pencegahan Covid-19 di tempat kerja. Usahakan di tempat yang mudah dilihat oleh semua karyawan. 

Rutin membersihkan benda-benda yang sering disentuh karyawan dengan cairan disinfektan.

Kunci dari keberhasilan melawan Covid-19 adalah dengan disiplin. Yuk, saling mengingatkan! Jangan lelah dan menyerah. Kita bisa bila bersama. 

Sumber tulisan:
www.covid19.go.id
nationalgeographic.grid.id

Sumber gambar: Instagram Departemen Kesehatan 

Tentang Penulis

Pecinta coklat / buku/ Sedang mengejar mimpi untuk keliling Indonesia. Blog ini merupakan salah satu wadah menuangkan kisah-kisah perjalananku.

(14) Komentar

  1. Nah, iya, sepertinya perlu membiasakan diri, entah kapan pandemi ini berlalu. Sifat virus ini yang menempel di benda dan bertahan selama berjam-jam, memang menjadikan penyebarannya cepat meluas. Saya memang enggak bekerja di kantor, tapi kebayang sih pasti pekerja perlu beradaptasi dengan new normal. Tetap Jaga kesehatan dan terus menjalankan protokol kesehatan. Ini paling solusi untuk saat ini.

  2. Memang ya Mbak, tempat kerja jadi salahsatu tempat yang rentan, terlebih katanya virus ini nggak cuma ditularkan antar manusia secara langsung (lewat droplet, sentuhan, dll), tapi virua bisa juga menempel di benda dalam jangka wakru tertentu. Memang walaupun merepotkan tapi sebaiknya ikuti protokol kesehatan ya, untuk mencegah penularan. Semoga sehat-sehat selalu ya, Mbak Erin & keluarga 🙂

  3. Menyambut new normal dengan perasaan campur aduk, sebentar lagi anak masuk sekolah pula. Tapi kebiasaan-kebiasaan baru seperti ini memang harus digaungkan terus sih, ya, biar orang-orang pada aware. Apalagi kalau bentuknya pakai gambar-gambar dan grafis seperti di blog ini pasti orang awam akan lebih mudah mengerti. Di sekolah dan kantor-kantor juga semoga menempelkan semacam stiker atau poster new normal ini. Terima kasih infonya, Mbak.

  4. Semangat terus untuk teman-teman yang sudah mulai bekerja ke kantor, selalu patuhi protokol kesehatan. Aku sejauh ini masih memilih di rumah dan selalu mengambil pekerjaan dari rumah saja, kebetulan pak suami juga masih wfh sampai waktu yang belum ditentukan.

  5. Suamiku bentar lagi juga bakalan ngantor seperti biasa di Bulan Juli ini rencananya. Betul, mesti dipersiapkan secara matang apa aja yang harus dipakai selama bekerja, bawa hand sanitizer, masker cadangan dll ya. Jaga jarak itu penting. Suamiku sih mau bawa motor jadi ga naik bus atau yang beramai2 🙂 Semangat mencari nafkah semoga semua aman terkendali dan sehat2 ya aamiin.

  6. menulis:

    Iya aku yang ke mana-mana pakai kendaraan umum masih deg degan nih naiknya hehe semoga situasi cepat aman jenuh pisan di rumah saja

  7. Menurutku persiapan New Normal ini cukup dilakukan dengan protokoler kesehatan dan disiplin yang tinggi. Harus ditanamkan bahwa pandemi ini belum berakhir. Sebisa mungkin hindari keramaian.

  8. Bagaimanapun memang harus beradaptasi ya. Terutama jika pekerjaannya harus dilakukan di luar rumah. Saya juga deg deg ser nih, tanggal 13 Juli udah mulai masuk kerja soalnya.

  9. Aku juga baru masuk kerja setelah 3 bulan cuti. Rasanya kembali kerja itu deg-degan banget. Meskipun sudah melakukan sesuai protokol kesehatan, dan menggunakan kendaraan pribadi, tetep aja was-was.

  10. Akhirnya kita semua harus menyesuaikan diri ya. Aku sendiri masih gagap kalau mau keluar kerja hehehe. suka masih kelepasan pengen lepas masker aja bawaanya. Naik angkutan umum juga harus bikin kita lebih ati ati lagi ya sekarang. Semoga pandemi segera berlalu ya. pengen bisa piknik piknik tanpa khawatir

  11. Sampai sekarang aku belum berani naik kendaraan umum. Alhamdulillah suami kerjanya dekat rumah, 10 menit jalan kaki. Semoga sehat-sehat ya semuanya.

  12. menulis:

    New normal, artinya menjalani semua aktiftas dan kegiatan dengan gaya baru yaitu menerapkan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan covid-19. Alhamdulillah, pembiasaan ini sudah kami lakukan sejak resmi darurat covid Bulan Maret lalu, karena tempat kerja memang tidak libur total, jadi tetap masuk kerja dengan kebiasaan baru sesuai protokol kesehatan.

  13. Alhamdulillah aku sudah menerapkannya, untuk yang masker, hand sanitizer gitu-gitu pas keluar. Paling ke pasarr belanja untuk kebutuhan warung. Semoga pandemi lekas hilang dari bumi ya mba biar kita nggak khawatir lagi

  14. menulis:

    Kantorku masih belum nih Mak. Masih nunggu instruksi lanjut dari HR quarter ini. Mungkin bakal ada penjadwalan supaya lebih aplikatif. Ngga sabar pengen balik ngantor lagi. KANGEN SAMA TEMEN2 KANTORRR HUWAAA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.