Kesehatan Tips

Cabut Gigi Pakai BPJS, Kenapa Tidak?

cabut gigi pakai bpjs kenapa tidak

Ini adalah kali keduanya aku harus cabut gigi dikarenakan sudah tidak dapat diselamatkan lagi dengan menambalnya. Penyebab gigi harus dicabut ini dikarenakan kena imbas dari gigi bermasalah yang sudah lebih dulu dicabut. Silahkan baca pengalaman pertama cabut gigi.

Kebiasan buruk saat masih kecil karena sering mengkonsumsi cokelat dan permen, serta jarang gosok gigi saat malam membuat dua gigiku menjadi korbannya. Ditambah aku tidak pernah ke dokter gigi dikarenakan tidak ada biaya. Pun, kondisi saat tinggal di kampung yang keberadannya tidak nampak di google membuatku semakin enggan ke dokter gigi, mengingat jarak dari rumah ke dokter lumayan jauh.

Berakhir pada dua gigi yang semakin memburuk, sering sakit gigi dan pada akhirnya setelah memiliki penghasilan sendiri aku ke dokter gigi. Satu gigi berhasil dicabut dan ternyata rasa sakit tidak separah yang dibayangkan. Saat SMA sering mendengar kalau cabut gigi bisa menghilangkan nyawa dan buat yang matanya minus bisa menyebabkan kebutaan. Aku yang matanya minus jadi parno, dong.

Akan tetapi karena rasa sakit di gusi tidak tertahankan, aku pasrah apa pun yang terjadi. Hasilnya aman dong, tidak sakit saat gigi dicabut karena efek dari obat, rasa sakit justru muncul setelahnya. Sehingga dokter meresepkan obat pereda nyeri dan antibiotik.

Semenjak itulah aku tidak takut lagi ke dokter gigi terutama untuk cabut gigi. Walau faktanya saat cabut gigi yang kedua ini masih ada rasa deg-degan.

Info Penting Sebelum Dan Sesudah Cabut Gigi

Masih gak yakin untuk cabut gigi ke dokter? Yuk, simak hal penting dibawah ini:

Hal Penting Sebelum Cabut Gigi

  1. Tensi darah normal
    Tensi darah normal dapat mengurangi resiko terjadinya hal yang tidak diinginkan seperti pingsan. Jika tensi rendah jangan memaksakan untuk dicabut, karena dokter pun pasti akan menyarankan agar kembali lagi jika tensi darah normal.
  2. Kondisi Badan dalam Keadaan Sehat
    Mencabut gigi tidak boleh dalam keadaan letih, lesu dan lunglai. Walau pakai obat kebal tetap saja pasti ada sedikit rasa sakit dan mental yang tidak siap pun akan membuat kekhawatiran yang tidak mendasar sehingga menyebabkan stres.
  3. Tidak begadang semalam sebelum cabut gigi
    Snagat tidak dianurkan bergadang sebelum cabut gigi karena akan membuat tensi darah menjadi rendah akibat kurangnya istirahat. So, jika memiliki niat cabut gigi sebisa mungkin semua pekerjaan diselesaikan sebelum jam tidur.
  4. Makan banyak sebelum cabut gigi
    Selain untuk menambah tenaga, setelah cabut gigi sekitar dua tau tiga jam tidak boleh makan. Pastinya gak pengin makan juga si karena rasa sakit setelah cabut gigi pasti akan terasa.
  5. Gusi tidak dalam keadaan Bengkak dan Bernanah
    Biasanya dokter akan mengecek apakah gusi dalam keadaan bengkak parah dan bernanah. Jika seperti itu maka dokter akan meresepkan obat terlebih dahulu untuk menyembuhkan gusi bengkak. Jika sudah normal kembali baru bisa dicabut deh tuh gigi.

Hal yang Harus Diperhatikan Setelah Cabut Gigi

sensasi cabut gigi

Adapun berikut ini hal yang tidak boleh dilakukan setelah mencabut gigi.

  1. Tidak boleh berkumur selama dua jam
  2. Makan-makanan yang lembut selama 3-4 hari.
    Bisa mengganti menu makan dengan bubur, kentang rebus, buah-buahan dan lainnya yang penting tidak keras.
  3. Hindari minum air panas sebelum rasa kebas menghilang karena bisa membuat proses penyembuhan semakin lama.
  4. Tidak makan-makanan yang pedas selama 3-4 hari.
  5. Tidak menggosok gigi sebelum 24 jam. Lebih dari itu tidak masalah, namun saat kumur pelan-pelan saja tidak usah keras.
  6. Obat Pereda nyeri hanya boleh dikonsumsi jika rasa sakit masih terasa.
  7. Wajib menghabiskan obat anti biotik.
  8. Tidak meludah, menelan air luar dengan kencang selama 24 jam.
  9. Tidak boleh minum dengan sedotan selama 24 jam.
  10. Jangan menekan area gigi yang dicabut dengan lidah karena proses pembekuan darah akan terhambat.

Pengalaman Mencabut Gigi dengan BPJS

Jika ada yang mengalami kondisi keuangan seperti aku dulu sehingga selalu mengurungkan niat untuk pergi ke dokter gigi, bisa menggunakan BPJS Kesehatan, lo. Aku sendiri merasa terbantu dengan kehadiran BPJS, biaya berobat menjadi gratis. Walau tetap ada iuran yang harus dibayar setiap bulan, namun benar-benar membantu di saat sakit tapi kantong kering kerontang layaknya dilanda kemarau.

Saat cabut gigi yang pertama aku pakai mandiri dikarenakan faskes BPJS yang terdaftar sangat jauh dari tempat tinggalku. Maklum saja untuk faskes Cikarang Selatan berada di Cibarusah dan belum sempat dipindahkan.

Pertama kali aku memilih rumah sakit negeri untuk mengurangi biaya yang terlalu mahal dan memang betul aku tidak begitu keluar banyak uang. Sedangkan kali ini aku mencoba pakai BPJS, sayang juga kan sudah bayar tiap bulan.

Proses pendaftaran di faskes tidak begitu rumit jika sebelumnya pernah berobat. Sekedar mengisi daftar peserta berobat, menuliskan keluhan dan menunggu untuk dipanggil tensi darah terlebih dahulu sambil menunggu giliran bertemu dengan dokter.

Cabut gigi menggunakan BPJS ini gratis termasuk dengan obat-obatnya. Tidak dipungut biaya lagi. Happy banget setelah gigi dicabut, gak hawatir merambat ke gigi yang disebelahnya deh sekarang.

Selalu jaga kesehatan gigi teman-teman. Karena terhindar dari sakit gigi yang mencekam adalah nikmat yang tidak terelakkan. Dan, jangan lupa juga untuk rutin membersihkan karang gigi. Cek fakta manfaat membersihkan karang gigi.

Tentang Penulis

Pecinta coklat / buku/ Sedang mengejar mimpi untuk keliling Indonesia. Blog ini merupakan salah satu wadah menuangkan kisah-kisah perjalananku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.