Cara Pasang Keramik di Dinding Pakai Lem Keramik, Mudah!

Tomoyo Rin

cara pasang keramik di dinding dengan lem keramik

Pada saat memasang keramik di dinding, Anda memerlukan perekat atau lem keramik untuk mengoptimalkan daya tahannya. Penting untuk mengetahui cara menerapkan perekat keramik yang tepat agar dinding keramik pada bangunan memenuhi standar kualitas yang memadai.

Beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan pada pemasangan dinding keramik adalah rasio perekat keramik, alat ukur, hingga proses finishing dengan nat grout. Untuk pembahasan lebih lengkapnya, simak artikel ini hingga akhir!

Contents

5 Manfaat Pasang Keramik di Dinding Rumah

Sebelum mengetahui bagaimana cara memasang perekat keramik untuk dinding hunian Anda, pahami terlebih dahulu manfaat dari menggunakan keramik pada dinding di bawah ini:

1. Mencegah Kebocoran

Memasang keramik dinding berguna untuk mencegah kebocoran terjadi pada bangunan. Keramik memiliki kepadatan yang membuatnya tidak tembus air. Itulah mengapa, keramik akan menjadi solusi terbaik dalam mengatasi masalah kebocoran pada bangunan. Sebelum pemasangan keramik pada area basah atau tergenang, sebaiknya berikan waterproofing terlebih dahulu.

2. Interior Ruangan

Material keramik juga menjadi pilihan finishing dinding interior ruangan. Daya tahan keramik yang lebih awet dibandingkan material seperti triplek, kayu, hingga HPL membuat banyak orang menggunakan keramik pada dinding rumah mereka.

Keramik juga memiliki berbagai motif menarik yang bisa meningkatkan estetika interior ruangan Anda. Suasana ruangan pun jadi hidup dan memiliki karakter.

3. Penahan Suhu Panas

Manfaat keramik pada dinding rumah berikutnya adalah sebagai penahan suhu panas. Ini sangat berguna mengingat Indonesia merupakan negara beriklim tropis.

Keramik efektif menghalau suhu panas sebab memiliki tingkat serap panas yang rendah. Anda bisa memilih keramik yang memiliki warna cerah. Ini karena daya pantul keramik berwarna cerah terhadap sinar matahari lebih tinggi dari keramik berwarna gelap.

4. Menegaskan Konsep Bangunan

Keramik juga bisa menjadi komponen yang menegaskan konsep atau tema bangunan. Baik itu klasik, minimalis, ataupun modern, selalu tersedia keramik dengan motif dan warna yang mendukung untuk setiap konsep.

5. Mempermudah Perawatan

Satu lagi manfaat menggunakan keramik pada dinding, yakni mempermudah perawatan dinding bangunan. Sebagai contoh, dinding dapur yang menggunakan keramik akan melindunginya dari noda dan cipratan minyak.

Sebab, terdapat keramik yang menghalau noda agar tidak langsung menempel ke dinding. Hal tersebut tentu memudahkan Anda dibandingkan harus membersihkan noda yang langsung menempel pada dinding.

lem keramik anti bocor dari SIKA

Cara Pasang Keramik di Dinding Menggunakan Lem Keramik

Kiat-kiat di bawah ini dapat membantu Anda mengoptimalkan proses pasang keramik agar lebih presisi dan rapi:

Perhatikan Rasio Perekat Keramik

Hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah rasio dari perekat keramik. Terapkan rasio 1:1:5 untuk semen dan pasir beton. Lalu, tambahkan air secara bertahap sampai adonan perekat menjadi seperti pasta.

Konsistensi adonan yang tepat sangat penting untuk memudahkan Anda memasangnya. Jadi, pastikan tidak terlalu cair atau terlalu kental.

Rendam Keramik sebelum Dipasang

Keramik perlu berada dalam kondisi yang basah untuk membuatnya lebih mudah menempel dengan adonan perekat. Maka dari itu, Anda harus merendam keramik sebelum memasangnya pada dinding.

Perendaman bisa Anda lakukan mulai dari 15 hingga 30 menit. Tidak perlu terlalu lama, namun pastikan keramik terendam sempurna. Kini, di era modern Anda tidak wajib merendam keramik lagi karena semen instan yang baik telah mengakomodir kebutuhan tersebut.

Siapkan Alat Ukur

Berikutnya, Anda perlu menyiapkan berbagai alat ukur agar proses pemasangan lebih praktis dan efisien. Alat yang akan Anda butuhkan adalah meteran, paku, hingga benang.

Meteran berguna untuk menetapkan posisi tengah ketika awal memulai pemasangan keramik pada dinding. Mengawali memasang keramik dari titik tengah dinding akan membuat pola keramik simetris atau rata pada kedua sisinya.

Lalu, paku akan menjadi komponen yang menandakan titik simetrisnya. Sedangkan benang membantu Anda menyamakan ukuran ketebalan dan tinggi yang dibutuhkan.

Proses Pemasangan

Setelah semua alat ukur yang diperlukan siap, Anda bisa melanjutkan ke proses pemasangan. Proses bisa dimulai dengan meniriskan keramik dari rendaman.

Kemudian, oleskan adonan perekat yang telah dibuat pada dinding. Pastikan ketebalan adonan sama dengan menyesuaikan ukuran benang yang terpasang. Setelah itu, Anda bisa menempelkan keramik ke dinding yang telah diolesi adonan perekat.

Tekan keramik secara perlahan, lalu ratakan posisi keramik menggunakan benang. Ulangi hingga seluruh area dinding yang Anda inginkan tertutupi dengan keramik.

Finishing

Ketika proses pemasangan keramik telah selesai, Anda harus melakukan finishing untuk meningkatkan kerapian dan kebersihan keramik dinding.

Lakukan pembersihan sisa semen pada permukaan keramik dengan kain ataupun spon. Jika sudah bersih, lanjutkan dengan finishing menggunakan produk bernama nat grout.

Produk tersebut berguna untuk mengisi sela yang terdapat di antara keramik satu dan lainnya. Mengisi sela keramik dengan nat grout akan memberikan kesan keramik dinding yang rapi dan lebih estetik.

Proses finishing ini dapat Anda lakukan 2 atau 3 hari setelah pemasangan keramik dinding. Jadi, Anda memberikan keramik waktu yang dibutuhkan untuk menyatu sempurna dengan perekat.

Keramik dinding memiliki banyak manfaat, seperti mencegah kebocoran hingga memudahkan perawatan. Mengaplikasikan lem keramik akan mengoptimalkan pemasangannya. Anda perlu selektif dalam memilih perekat untuk keramik.

SikaCeram – 180 GA TileFix jadi lem keramik tahan rembesan air dari Sika Indonesia yang bisa Anda coba. Pengaplikasian dan penggunaannya cukup menambahkan air saja. Produk ini memiliki daya lekat yang sangat kuat, sehingga keramik dinding terjamin tahan lama.

Selain itu, perekat ini cocok untuk material granit. Aplikasinya pun tidak hanya pada dinding, namun juga area basah yang tidak terendam.

Sika sendiri merupakan penyedia produk dan jasa untuk berbagai kebutuhan bangunan yang telah berpengalaman selama 113 tahun. Bahkan Sika jadi pencetus pertama waterproofing berbasis semen di Indonesia.

Sika mengerjakan proyek global dan juga lokal. Salah satu proyek lokal yang Sika pegang adalah MRT. Ini membuktikan kredibilitas Sika dalam memberikan solusi bangunan berkualitas.

Jika Anda ingin bermitra dengan Sika dalam pemasangan keramik dinding yang profesional atau ingin mendapatkan lem keramik bermutu, maka akses informasi selengkapnya dengan klik di sini!

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.