Menampilkan 8 Hasil
#FFRabu Flash Fiction Writing

#FFKamis – Melepas Anak Ku

“Mba, gimana sudah yakin?” Ayal tanya Mbah Sri yang pasti meragukan niatku lagi. Wajahnya pun menandakan tak yakin. Ya, aku bisa memakluminya karena ini yang ketiga kalinya aku datang ke sini. Namun untuk kali ini aku sudah menggenapkan hati, tak akan lagi melarikan diri. “Iya, Mbah. Aku sudah ikhlas untuk melepasnya. Dia pasti akan mengerti.” …

#FFRabu Flash Fiction Writing

#FFRabu-Damn!

Kali ini aku berjalan dengan gaun biru dan high heels 7cm. Hembusan angin menerbangkan sebagian rambut yang tergerai. “Hey, ganteng. Apa kau sudah siap?” “Seperti yang kakak lihat.” Gaun, high heels, tidak pernah nyata. Tidak akan sampai kakak perempuanku menerima keberadaanku. aku tidak akan menolak semua kegilaannya yang menjadikanku seperti laki-laki. Rambut pendek, kaos, celana …

#FFRabu Flash Fiction Writing

#FFRabu-Tanpa Papan Tulis & Kapur

Entah sejak kapan aku ingin menjadi seorang guru SD. Namun mimpi itu kandas semenjak Tuhan berkehendak lain. Dengan sisa kekecewaan aku masih bisa bersyukur karena 5 anak SD yang setiap sore datang ke rumah selalu ceria. Dibandingkan kapsul putih besar ini, merekalah obat terbaikku. *** “Hey, anak bodoh kamu masih pergi belajar pada wanita cacat …

#FFRabu Flash Fiction Writing

#FFRabu – Gadis Berseragam Putih Abu-Abu

Seorang gadis berseragam putih abu-abu dengan rambut legam terurai telah membuat jantungku berhenti berdetak. Hembusan angin di musim dingin dalam sekejap terasa hangat. Dengan langkah setengah berlari dia menghampiriku. Bagiku, di dunia ini tidak ada wanita yang lebih manis dari dia. Tubuhnya yang mungil membuatku ingin memeluknya, lalu mengecup keningnya.  “Kakak, kau sudah datang.” Ya, …

#FFRabu Flash Fiction Writing

#FFRabu – Sang Bayangan

Ini adalah tahun keempat dia pergi ke gereja dan selalu ditanggal yang sama yaitu, 4 April.  Gaun putih yang menghiasi lekuk tubuhnya terlihat memuakkan. Bagaimana bisa seseorang yang ditinggal mati di hari pernikahannya selalu melakukan hal bodoh setiap tahun.  Aku muak. Aku begitu membencinya. Dirinya yang sekarang hanyalah wanita tua tanpa isi. Aku sudah tak …

#FFRabu Flash Fiction Writing

#FFRabu – Anak Bodoh

Hari ini pun aku melihat mereka tengah berkumpul di atap gedung. Tentunya itu bukanlah hal yang bagus.  “Hey, bocah bodoh apa yang kau lakukan di sini?” “Apa kau mau loncat? Ah, orang seperti kau pasti takut kn. Takut kakimu patah.” “Siapa bilang. Bahkan pada kematian pun aku tidak takut.” “Kau terlalu besar kepala. Coba buktikan.” …

#FFRabu Flash Fiction Writing

#FFRabu – Melukis Langit

Saat gundah, Sora pergi ke bukit di Shirakawa Go. Merebahkan tubuhnya diatas rumput hijau. Alunan syahdu ranting pepohonan saling beradu tertiup angin.  “Hey, langit, kali ini pun aku menorehkan tinta kegagalan diatas kanvas mu, aku kesal, kenapa aku tidak berkembang juga?” “Hey sora, kau tidak perlu berkembang dengan cepat, kau hanya perlu berusaha.” “Aku tidak …