• #FFKamis,  Flash Fiction,  Tomoyo Jikan

    #FFKamis – Cappuccino yang Tersisa

    sumber gambar: expatstateofmind.wordpress.com Katamu, Cappuccino kopi terbaik di dunia. Perpaduan 1/3 espresso, 1/3 susu yang dipanaskan dan 1/3 susu yang dikocok menimbulkan perpaduan rasa yang creamy dan foamy. Ah, Aku tidak mengerti yang kamu katakana, tapi kamu tak pernah bosan.…

  • Flash Fiction,  Prompt,  Tomoyo Jikan

    Prompt #103 – Yang Kausebut Takdir

    Lagi! Tepat pukul 24.30 aku terbangun. Sunyi, senyap tak ada suara yang mampu melegakan dada. Kicau burung hantu menambah kengerian yang membuat bulu kudukku berdiri. Lalu, seperti biasa, aku berjalan meninggalkan kamar. Ada seseorang yang harus aku temui. Wanita yang…

  • #FFKamis,  Flash Fiction,  Peron Masa Depan,  Tomoyo Jikan

    Peron Masa Depan

    Aku terlalu lama menggantungkan harapan dua lelaki yang mengikatku. Satu lelaki kekasihku dan satu lagi mantan terbaikku. Banyaknya waktu yang aku ulur membuat mereka lelah. Pada akhirnya, aku harus memilih. “Kamu yakin?” Tanya kekasihku untuk kesekian kalinya. “Ya. Aku sudah…

  • #FFKamis,  Flash Fiction,  Gerimis,  Hujan,  Tomoyo Jikan

    #FFKamis – Dia & Hujan

    “Kamu yakin gak mau pakai payung?” “Selama ada kamu di sisiku, aku tak membutuhkannya.” Di bawah hujan deras gadis itu menari riang menikmati setiap bulir air yang berjatuhan. Selalu seperti itu selagi kekasihnya mengiringi setiap langkahnya. Langit kembali berawan hitam.…

  • #FFKamis,  Flash Fiction,  Gosip,  Naik gaji,  Tomoyo Jikan

    #FFKamis – Naik Gaji

    sumber gbr: perempuan.com “Bakalan naik gaji nih.” “Yang benar son?” “Akhirnya, kredit motor ninja bisa lancar.” “Beneran. Tadi gak sengaja dengar perbincangan manager sama direktur.” “Naik gaji apanya? produksi lagi merosot gini. Gosip mulu.” Timpal sang marketing. “Seriusan mas tadi…

  • Flash Fiction,  Pesta Fiksi #03,  Tomoyo Jikan

    Pesta Fiksi 3 – Bukan Ratu Rimba

    Seperti biasa, setiap kali keluar mall tanganku tidak pernah kosong. Bau khas pakaian dan sepatu baru menggoda indra penciumanku. Menyilaukan pandangan. Mataku yang berwarna coklat terang tidak dapat dipungkiri telah berubah menjadi hijau. Dan, sekarang lemariku semakin sesak dengan baju-baju…