Hindari 5 Penyakit Tidak Menular dengan 3 Perilaku GERMAS

cegah penyakit tidak menular dengan perilaku germas

Tahukan teman-teman berdasarkan data Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2018 yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan RI bahwa penyebab kematian terbesar di dunia disebabkan oleh Penyakit Tidak Menular (PTM) yang mencapai angka 70%.

Wow! Sungguh bukan angka yang kecil. Jika selama ini penyakit menular menjadi momok menakutkan bagi masyarakat seperti penularan penyakit Malaria, Tuberkulosis, dan Difteri. Akan tetapi, fakta menunjukan bahwa penyebab kematian paling banyak akbiat penyakit Jantung, Stroke, Kanker, Diabetes, dan penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK). Seperti di kampung halamanku dua bulan belakangan ini dua orang meninggal karena diabetes.

Hal yang harus di garis bawahi bahwa PTM adalah penyakit kronis yang tidak menular dari orang ke orang. Di mana pencegahan dengan menjalankan pola hidup sehat adalah solusi terbaik. Karena sehat sangatlah mahal. Jangan sampai mengalami kematian dini, walau pada akhirnya setiap makhluk yang hidup akan kembali ke tanah.

Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular

Penyakit jantung, stroke, diabetes, bukanlah penyakit yang asing. Masyarakat paham betul bagaimana penyakit kronis tersebut dapat merenggut si penderita. Hanya saja seringnya lalai dengan mengabaikan kesehatan diri sendiri. Penyebab kelalaian lainnya adalah akan sebuah asumsi yang melekat bahwa penyakit kronis lebih banyak menyerang orang tua, kenyatannya tidaklah begitu. Setiap kalangan usia berpotensi menderita penyakit kronis.

Adapun penyebabnya bisa karena faktor risiko berikut:

Faktor Usia

tingkatkematianlansia
sumber gambar: sehatnegeriku.kemkes.go.id

Semakin bertambah usia maka kekebalan tubuh akan terus menurun. Bahkan beberapa fungsi organ-organ pun akan mengalami hal yang sama. Baik secara perlahan maupun drastis. Seperti tubuh yang tidak dapat menopang beban berat, kaki yang perlahan akan kehilangan kekuatan, mata dan pendengaran yang semakin kabur, sehingga tidak heran jika salah satu dari lima penyakit tidak menular dapat menyerang.

Faktor Gaya Hidup

junk food penyebab penyakit tidak menular

Pola hidup sehari-hari sangat berpengaruh besar terhadap kesehatan. Seperti pola makan yang tidak sehat. Salah satunya junk food dan makanan cepat saji dengan kandungan giji yang tidak seimbang akan berakibat buruk bagi kesehatan. Seperti makanan dengan lemak tinggi yang dikonsumsi secara terus menerus akan menyebabkan kolestrol tinggi hingga terserang penyakit Jantung dan Stroke. Selain itu kurangnya gerak tubuh akan lebih memperburuk kondisi kesehatan yang terus menurun. Oleh sebab itu, harus menjalakan gaya hidup sehat sedini mungkin.

Faktor Lingkungan

Kebanyakan penyebab penyakit menular berasal dari lingkungan. Pun, dengan PTM, selain gaya hidup faktor lingkungan bisa menjadi salah satu penyebabnya. Semenjak hadirnya teknologi yang menggeser pola hidup tradisional menimbulkan polusi menyebar di seluruh bumi. Hal yang sangat terasa adalah efek rumah kaca di mana bumi semakin panas dan sinar ultraviolet dari matahari dapat menyebabkan kanker. Hal tersebut karena lapisan ozon semakin menipis akibat dari karbon monoksida yang terus meningkat di udara mengikis seluruh lapisan ozon yang merupakan banteng penahan sinar ultraviolet. Karbon monoksida yang tidak berbau namun beracun tersebut hasil dari kendaraan bermotor, industri dan pembakaran sampah plastik.

know your plastic pollutan

Mencegah PTM dengan GERMAS

Salah satu pengendalian penyakit tidak menular dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia memiliki program yang sangat bagus untuk dijalankan masyarakat yaitu GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat). Di mana gerakan tersebut mengajak dan merangkul seluruh masyarakat Indonesia untuk memulai hidup sehat dengan 3 perilaku berikut:

Mengkonsumsi Makanan yang Kaya Gizi

makan buah sayur ikan
sumber gambar: sehatnegeriku.kemkes.go.id

Mengkonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang seperti yang terkandung dalam sayur, buah dan ikan adalah hal pertama yang bisa harus kita lakukan. Ketiga makanan tersebut memiliki kandungan gizi baik berupa protein dan vitamin yang sangat baik untuk kesehatan. Beberapa makanan yang mengandung anti oksidan mampu menangkal radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh.

Menjaga Lingkungan

Isu lingkungan tidak akan pernah ada akhirnya karena memiliki hubungan kuat dengan gaya hidup manusia. Kemajuan teknologi yang terus berkembang menjadikan bumi kehilangan keseimbangannya. Seperti lapisan ozon yang menipis karena melimpahnya karbon monoksida yang muncul dari asap kendaraan bermotor dan pembakaran sampah pelastik. Sehingga sinar ultraviolet dapat menembus bumi dengan mudah menciptakan penyakit kanker kulit pada manusia.

buang sampah pada tempatnya
Hal sederhana yang bisa dilakukan adalah menjaga lingkungan agar terbebas dari sampah pelastik.

Oleh karena itu, akibat dari ulah manusia itu sendiri harus ada penanganan yang tepat. Banyak hal kecil yang bisa kita lakukan. Sebuah tindakan yang dapat memberikan efek besar dalam menjaga kelestarian alam. Salah satunya adalah dengan mengurangi penggunaan pelastik yang membutuhka 50-100 tahun hingga terurai.

Melakukan Aktivitas Fisik

lari pagi
Berlari di pagi hari baik untuk kesehatan jantung.

Melakukan aktivitas fisik adalah kegiatan ketiga yang bisa kita lakukan untuk terhindar dari gejala penyakit tidak menular. Seperti berjalan kaki selama 30 menit setiap harinya dan rutin berolahraga. Kurang sempurna jika kita sudah mengubah pola makan dengan baik dan lingkungan terjaga kebersihannya, namun tubuh malah kaku.

Berjuang Bersama KEMENKES Menjadi Pahlawan Kesehatan & Lingkungan

Tiga perilaku gerakan masyarakt hidup sehat tersebut akan membuat hidup lebih berarti. Terbebas dari penyakit kronis seperti PTM dan menikmati udara segar dengan bebas tanpa takut akan sinar ultraviolet menyengat kulit. Mari bersama-sama kita membangun kehidupan yang lebih baik terutama dalam bidang kesehatan, agar kelak saat tua nanti penyakit yang timbul karena degenratif seperti Alzheimer tidak mudah menyerang. Atau penyakit kronis yang dapat menimbulkan berbagai gejala komplikasi. Sehat harus kita mulai dari hari ini.

Previous Post Next Post

64 Comments

  1. Reply Sandra Nova July 18, 2019 at 11:42

    Duh, aku lagi mikir makan siang nanti pengen makan burger hahahahha baca tulisan in langsung ngga jadi 😀 tapi sebenernya kalau sekali2 makan makanan cepat saji ngga papa ya, asal dibarengi sama olahraga… masalahnya sekarang olga juga mager, trus gerak juga sikit2… padahal sekarang semakin banyak orang2 terkena penyakit yg ngga menular kayak jantung & kanker… duh jadi mikir lagi.. makan siang apa atuh aku hari ini hihihhii 😀

    • Reply Erin F July 22, 2019 at 07:50

      Kalau hilaf gpp kali mba. hehe.. Iyah mager banget apalagi kalau weekend penginnya bobob cantik z.

  2. Reply Novya Ekawati July 18, 2019 at 16:06

    Makasih mbak sudah diingatkan kembali akan pentingnya pola hidup sehat. Pengaturan makanan sudah dan sedang dilakukan, yang belum dilakukan sama sekali adalah olahraga (hiks)

    • Reply artha July 20, 2019 at 08:22

      sebenarnya cara untuk hidup sehat itu mudah ya kak. tapi terkadang kita ajah yg malas untuk berusaha mempertahankan kesehatan. udah enak2 makan sehat, eh pengen makan junkfood karena sensasi rasanya. hehe

      • Erin F July 22, 2019 at 07:56

        Iyah mudah banget. Mungkin pola pikir juga harus mulau diubah bahwa hidup sehat itu sangatlah penting.

    • Reply Echaimutenan July 20, 2019 at 19:14

      Sedihnya wawasan orang ttg ptm ini :”( kadang bikin orang ptm dan keluarga jadi dikucilkan. Aku ngalami sendiri soale 🙁

      Tapi memang budaya hidup sehat itu penting. Karena bagaimanapun sehari2 kita menjawab masa depan kesehatan selanjutnya

      • Nanik K September 1, 2019 at 10:33

        Wahh kesentil nih mbak. Emang benar, sih. Kurang sempurna lah kita, jika sudah berusaha mengubah pola makan dengan baik dan lingkungan terjaga kebersihannya, namun tubuh dibiarkan kaku.

    • Reply Erin F July 22, 2019 at 07:51

      Sama-sama, Mba. Olahraga itu hal yang mudah dilakukan, namun peraktiknya sulit.

  3. Reply Lina W. Sasmita July 18, 2019 at 17:25

    Penyakitnya tidak menular, tapi perilaku manusianyalah yang menular. Cenderung seseorang melihat lingkungan sekitar, kalau di lingkungan atau keluarga kebiasaan berolahraga, banyak gerak dan hal baik lainnya bagi olah tubuh maka penyakit ini tentu dapat dikendalikan.

    • Reply Dedew July 20, 2019 at 07:48

      Benar banget sekarang kebanyakan penyaktif tidak menular alias degradatif karena kebiasaan gaya hidup tidak sehat zaman now ya kayak makan svarang, kurang rehat dan strres, berusaha memperbaiki diri dan keluarga, bismillah

    • Reply Erin F July 22, 2019 at 07:53

      Iyah mba, lihat orang makan-makanan junk food ikut tergoda. Hehe

  4. Reply LAILATUL MUBAROKAH July 19, 2019 at 10:27

    Untuk poin olahraga, aku jarang2 nih.. Palingan seminggu sekali, itupun hanya senam bersama murid2. Hihi
    Terimakasih yaa mbak, artikelnya sangat bermanfaat 🙂

    • Reply Erin F July 22, 2019 at 07:53

      Seminggu sekali juga masih mending mba daripada tidak ada gerak sama sekali.

  5. Reply Lidha Maul July 20, 2019 at 06:53

    saya ni udah jarang olahraga or jalan kaki, padahal udah sering direncanakan, kayak misalnya nih esok minggu, pengen deh jalan kaki pagi-pagi eh ujungnya ngurusin rumah mulu atau klo gak mager.
    Btw, saya suka baca artikel gini, karena diri ini emang mesti disentil biar nyadar ama hidup sehatnya

    • Reply Erin F July 22, 2019 at 07:54

      Kok sama mba. Haha.. Aku juga sering banget bikin schedule eh suka kebablasan tidur sampe siang.

  6. Reply Cindy Vania July 20, 2019 at 08:17

    aku nih makan masih suka sembarangan dan banyak pula, padahal aktivitas jarang banget. sebenernya kerasa perbedaan pas masih jaman rajin olahraga sama sekarang yg asal2 gini. tapi ada aja alasanku, huhu.

    padahal pengennya badan fit terus

    • Reply Erin F July 22, 2019 at 07:55

      Harus bisa mengendalikan ya, mba. Waktu jamannya sekolah aku lebih teratur makan-makanan sehat dan rutin olahraga. Eh, makin tua malah makin mager.

  7. Reply Ima satrianto July 20, 2019 at 08:29

    Wah iya ya, sering kita menyamaratakan orang yang sakit dengan penyakit menular. Padahal tidak semua penyakit menular ya mba. Makasih ya tulisannya.

    • Reply Ade UFi July 20, 2019 at 23:12

      Serem ya kalau lihat kenyataan bahwa PTM itu penyumbang terbesar buat kematian. Iyes pola hidup itu penyebab utamanya. Soalnya kakek nenek kita kok ya sehat2 aja sampai skrg.

      • Erin F July 23, 2019 at 16:36

        Iyah mba emang seram. Nenekku juga mba masih kuat ke sawah dan berkebun.

    • Reply Erin F July 22, 2019 at 07:57

      Iyah, mba. Justru PTM yang lebih berbahaya.

    • Reply Erin F July 23, 2019 at 16:39

      Betul mba. PTM penyakit kronis yang disebabkan karena gaya hidup kita sendiri.

  8. Reply RAch Alida July 20, 2019 at 09:26

    Smoga kita terhindar ya dari lime penyakit itu mba. Sedih banget karena masih banyak yang mengalami penyakit ini ya mba

    • Reply Erin F July 22, 2019 at 07:57

      Banyak banget, mba. Amin. Semoga sehat terus hingga tua.

  9. Reply April Hamsa July 20, 2019 at 09:44

    Lingkungan makin buruk, kalau bukan diri kita yang melakukan pencegahan terhadap penyakit2 siapa lagi ya mbak? Mulai dr diri kita sendiri supaya selalu sehat dengan menerapkan gaya hidup sehat seperti GERMAS ini

    • Reply Erny Kusuma July 22, 2019 at 04:49

      Bener sekali mba, dengan Germas bisa mencegah hal buruk pada diri kita. Jadi mari kita dukung Germas agar kita selalu sehat terhindar dari penyakit.

    • Reply Erin F July 22, 2019 at 07:59

      Betul mba, kita yang berbuat maka kita yang harus mengatasinya sendiri.

  10. Reply Diary Novri July 20, 2019 at 15:59

    Bagian tersulit untuk hidup sehat adalah memulainya… Heuheuuu… Niat ada tapiii niat tinggalah niat tanpa eksekusi… Terima kasih tulisannya mba.. Bener2 penting untuk mengingatkan diri akan perlunya hidup sehat

    • Reply Erin F July 22, 2019 at 07:59

      Tinggal Do It ya, Mba. Semangat pasti bisa.

  11. Reply irni July 20, 2019 at 16:03

    pemerintah emang udah berusaha banget ya mbak dengan mencanangkan germas ini, agar seluruh masyarakat bisa sehat sampai tua. Tinggal kita-kita aja neh yang mau mendukung gak gerakannya. Toh untuk kita sendiri juga.

    • Reply Erin F July 22, 2019 at 08:00

      Betul mba, Tinggal kitanya nih yang ikut menjalankan GERMAS.

  12. Reply Andiyani July 20, 2019 at 16:50

    Masalah gaya hidup emang harus diubah supaya hidup sehat dan jauh dari penyakit menular. Lantas ingat dr. Zaidul Akbar yang bahas Jurus Sehat Rasulullah

    • Reply Erin F July 23, 2019 at 16:29

      Lagi rame banget ya mba soal JSR.

  13. Reply Wiwied Widya July 20, 2019 at 17:43

    Padahal udah tau ya kalau harus banyak olahraga, konsumsi sayur buah. Tapi kok ya ada aja alasan buat nggak ngelakuin. Emang harus memaksa diri untuk mengubah kebiasaan sih ya. Aq mau berjuang lagi ah. Doakan bisa ya mbak

    • Reply Erin F July 23, 2019 at 16:40

      99% pasti alasannya malas ya, mba.

  14. Reply Sapti nurul hidayati July 20, 2019 at 20:14

    Iya betul… Dan ngerinya PTM tidak mengenal usia, jadi harus waspada. Karena sering yang terserang masih diusia peoduktif… Harus mengubah pola hidup lebih sehat ini…

    • Reply Muyassaroh July 21, 2019 at 23:39

      Masih banyak hal yang perlu saya benahi.. Misalnya mulai membenahi pola makan.. Setelah sy, masih harus mengubah keluarga.. Nggak mudah memang.. Hiks

    • Reply Erin F July 23, 2019 at 16:41

      Betul mba sekarang semua golongan usia bisa terkena PTM.

  15. Reply Rosanna Simanjuntak July 20, 2019 at 20:17

    Melakukan aktivitas fisik ini memang PR banget buatku!

    Jadi suka aku selipkan saat aktivitas di rumah seperti saat menyapu, mengepel, menyikat kamar mandi dan mencuci.

    Misalnya saat mengepel aku gosokkan alat pel dengan kuat biar keringat ke luar, bahahaha.
    Lumayan daripada lu manyun, hihihi

    • Reply Erin F July 23, 2019 at 16:42

      Haha.. bisa mba, bisa. yang penting gerak ya.

  16. Reply Nia K. Haryanto July 20, 2019 at 20:46

    Dipikir-pikir, PTM ini ternyata lebih ganas ya daripada penyakit menular. Jumlah kematiannya tinggi. Dan kita gak aware dengan ini. Semoga aja ya program Germas bisa membuat semua orang tak berisiko kena PTM ini.

    • Reply NAD taruih baraja July 21, 2019 at 16:12

      Kalau saya coba bikin pepatah baru:
      Sehat itu murah, sembuh itu yang mahal.
      Hehe.

      • Erin F July 23, 2019 at 16:36

        Boleh-boleh, mba. Hehe

    • Reply Erin F July 23, 2019 at 16:42

      Betul mba dan menurutku kurangnya sosialisasi juga. Aku saja gak tahu kalau tidak mencari sendiri.

  17. Reply Suciarti Wahyuningtyas (Chichie) July 20, 2019 at 21:35

    Perilaku GERMAS ini memang harus sekali dilakukan dan ditularkan, karena secara tidak sadar ini bisa mencegah penyakit tidak menular. Aku belum lama ini pun pernah mengunjungi pasien ptm yang mana mereka ini lebih banyak terkena ptm karena pola makan dan gaya hidup.

    • Reply Erin F July 23, 2019 at 16:43

      Pastinya ya mba kebanyakan karena gaya hidup.

    • Reply Ludyah Annisah July 26, 2019 at 08:14

      Duh mbaa, baca ini aku jadi inget, apa kabar nih pola makannya. Sebagai penyuka junk food, ini nih yg paling berat tapi mesti diminimalisir. Thanks ya Mba, reminder banget nih buat akuuu

      • Erin F August 6, 2019 at 17:36

        sama-sama, mba. Ini juga reminder si buat aku sendiri.

  18. Reply lendyagasshi July 20, 2019 at 22:56

    Bener yaa…
    Sehat itu mahal.
    Kenikmatan yang tak ternilai harganya, namun orang jadi kurang menghargai kalau sedang sehat.
    Semoga gaya hidup tidak sehat ini berubah dari sekarang.

    • Reply Erin F July 23, 2019 at 16:44

      Iyah mba, mahal banget.

  19. Reply Ugik Madyo July 20, 2019 at 23:12

    Jadi mulai mikir buat nata pola makan dan pola hidup nih. Penyakit Tidak Menular ini serem juga ya. Apalagi usia penderita penyakit jantung, stroke dan diabet banyak yang muda sekarang. Umur 40-an tahun.

  20. Reply Damar Aisyah July 21, 2019 at 05:01

    Karena nggak menular emang biasanya orang-orang jadi abai dan nggak se-aware kalau harus berhadapan dengan penyakit menular. Padahal malah dari gaya hidup kita sendiri ya. Kalau terus dipertahankan justru lebih berbahaya. Ibaratnya kita sendiri yang menciptakan rasa sakit.

  21. Reply diane July 21, 2019 at 07:30

    wah germas ini penting banget… padahal mudah ya… tapi manfaatnya besar banget.. yuklah semangat anti mager…

  22. Reply Irena Faisal July 21, 2019 at 11:07

    Bapakku termasuk ke golongan yang tergantung berat. Dan betul gaya hidup beliau dulu yang jadi faktor utama penyakit komplikasinya 🙁

  23. Reply Lelly July 21, 2019 at 20:45

    Saya lagi mulai hidup GERMAS nih mbk. Emag lagi butuh aneka rupa olahraga biar lebih fit sih. Makanan sehat juga tidak ketinggalan dong.

  24. Reply Siska Dwytaù July 21, 2019 at 21:25

    Ternyata bukan cuma penyakit menular saja yang berbahaya ya Mbak. Penyakit tidak menular ini juga patut diwaspadai karena efeknya pun tak kalah buruk. Untuk itu kita memang harus menerapkan pola hidup sehat. Ini juga jadi PR besar nih buat saya yang makannya masih tak terkontrol, jarang pula olahraga . Duuh.

    Btw keren nih sekarang udah ada program GERMAS dari pemerintah. So sebagai masyarakat yang CERDAS sudah seharusnya kita dukung program GERMAS ini.

    • Reply Erin F July 23, 2019 at 16:37

      Dukung dengan tindakan ya mba, mari kita kembali ke jalan sehat. hehe

    • Reply Nanik K September 1, 2019 at 10:37

      Wahh kesentil nih mbak. Emang benar, sih. Kurang sempurna lah kita, jika sudah berusaha mengubah pola makan dengan baik dan lingkungan terjaga kebersihannya, namun tubuh dibiarkan kaku.

  25. Reply Nanik Nara July 21, 2019 at 22:02

    Setahun yang lalu bapak saya di vonis kena diabetes oleh dokter, sampai harus suntik insulin segala.
    Kata dokter, saya sebagai anak perempuannya, punya kemungkinan untuk terkena diabetes juga. Jadi sejak saat itu, saya berusaha menjaga pola makan

  26. Reply Erny Kusuma July 22, 2019 at 04:50

    Bener sekali mba, dengan Germas bisa mencegah hal buruk pada diri kita. Jadi mari kita dukung Germas agar kita selalu sehat terhindar dari penyakit.

  27. Reply Nisya Rifiani July 22, 2019 at 08:45

    Aku paling suka makan buah dan sayur. Apakah sudah bisa dikatakan mendukung Germas??? Hehehe… Aku juga lumayan suka olahraga apalagi kalo udah kecanduan, nggak bisa berhenti. Tapi sekalinya males, wah… susah amat memulainya…

    • Reply Erin F July 23, 2019 at 16:28

      Sudah mba, tinggal ditingkatkan. Hehe

  28. Reply Meykke Santoso July 25, 2019 at 19:08

    Terimakasih mbak sudah ditingkatkan untuk terus hidup sehat. InsyaAllah sedang berproses untuk terus hidup sehat. Skrang aku Juga lagi konsumsi JSR itu lho mbak… Yg pake infused water. Dan tiap hari konsumsi lemon badan jauh terasa lebih sehat. Enaaaaakkk banget

    • Reply Erin F August 6, 2019 at 17:36

      Sama mba, aku paling suka infused water yang lemon ternyata rasanya manis.

Leave a Reply

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.