berkunjung ke situ cileunca pangalengan bandung
Wonderfull Indonesia

Mengelilingi Situ Cileunca Pangalengan Bandung. Wow, Ketemu Atlet Dayung.

Situ Cileunca awalnya merupakan salah satu sumber PLTA (pembangkit listrik tenaga air) untuk operasional pabrik teh dan penerangan di Kota Bandung saat zaman penjajahan. Sedangkaan saat ini berfungsi sebagai cadangan air bersih dan objek wisata.

Ada beberapa objek wisata yang bisa dinikmati di Situ Cileunca ini seperti rafting, outbound, keliling danau dengan perahu, berkunjung ke kebun stroberi dan berkemah.

Baca Juga: Liburan Keluarga di Pangalengan Bandung.

Fasilitas dan Tiket Masuk Situ Cileunca Pangalengan

Situ Cileunca menjadi pilihan destinasi wisata yang tepat karena beberapa aktifitas berbeda dapat dinikmati di sini. Dari olahraga ekstrim hingga berkebun.

Tiket masuk ke Situ Cileunca sangat murah cukup mengeluarkan kocek Rp. 5.000/orang. Sedangkan untuk wahana lainnya ada tiket tersendiri. Seperti naik perahu dikenakan biaya Rp. 20.000/orang. Arung Jeram dikenakan biaya Rp. 120.000.

Di dalam situ ada beragam penjual makanan. Ada Bakso, Mie Ayam, Cilok, dan jajanan untuk mengenang masa kanak-kanak. Penjual mainan juga ada, lho. Nah berhubung cuaca Pangalengan dingin dan langit mulai petang, aku memilih jagung bakar yang memiliki rasa manis alami. Semanis aku. *Plakk

jagung bakar situ cileunca pangalengan
Jagung Bakar Super Nikmat Setelah Keliling Situ.

Baca Juga: Sensasi Rafting di Sungai Palayangan Situ Cileunca Bandung

Situ Cileunca Rumahnya Atlit Dayung Indonesia

rafting situ cileunca bandung
Sebelum menuju lokasi rafting harus menyebrangi situ terlebih dahulu.

Selain objek wisata dan fungsi Situ Cileunca yang aku sebutin di atas. Danau buatan ini menjadi tempat latihan para atlet dayung. So, saat aku mengelilingi danau bertemu dengan beberapa atlet yang tengah mendayung. Ada yang berdua, ada juga yang sendirian. Kerennya itu karena perahu yang digunakan untuk dayung adalah perahu quadruple scull yang super kecil memanjang sehingga cukup untuk satu orang. Kalau ada empat atlet dalam satu perahu maka posisinya berjajar ke belakang . Ada juga yang memang khusus satu orang, yang terekesan lebih mengerikan buatku.

Danau yang tenang memang cocok dijadikan tempat untuk mendayung. Tidak salah jika Situ Cileunca dijadikan sebagai tempat latihan untuk para atlit Indonesia. Cuaca yang segar juga sangat mendukung agar terhindar dari stres.

Aku orang yang meyakini apa pun profesinya setiap orang akan mengalami stres karena masing-masing memiliki mimpi dan harapan. Dari proses hingga hasilnya selalu ada kerikil kecil yang menghalang. Setidaknya udara yang segar, apalagi memiliki view yang indah seperti Pangalengan akan membuat otak berpikir waras. Berbeda denganku yang tinggal di kota industri, belum macet dan cuaca panas, kerjaan super numpuk sangat terasa lelahnya hingga stres kalau tidak dikelola dengan baik akan membuat tumbang.

Kesan Mengunjungi Danau Cileunca

tempat foto situ cileunca
Selfie dulu. 😀

Di Pangalengan, khusunya Situ Cileunca yang menyediakan fasilitas menarik untuk wisatawan akan membuat liburan penuh warna. Akan banyak cerita dan pengalaman yang didapat. Sayangnya, di sekitaran Situ aku susah sekali menemukan tong sampah. Bahkan beberapa titik tidak sedap di pandang mata karena sampah yang berserakan. Sangat disayangkan memang, padahal pengunjung lumayan banyak. Semoga kedepannya tersedia tong sampah di banyak titik, terutama yang banyak pedagangnya.

Berhubung aku mengunjungi danau buatan ini pukul lima sore, saat mengelilingi danau dengan perahu semilir angin malam menyapa membalut seluruh tubuh dan menciptakan sensasi dingin yang tidak nyaman. Ya. Aku tidak begitu suka angin malam karena dinginnya bisa membuat masuk angin. Si Bule malah ngantuk dibuatnya, padahal dia yang antusias pengin naik perahu. Akan tetapi, setelah perahu kembali menepi ke tempat keberangkatan cuaca dinginya kembali normal.

Beberapa pengunjung begitu penasaran ingin berkeliling dengan perahu karena dikejauhan sana ada jembatan merah yang populer. Satu keluarga yang terdiri 5 orang tersebut menyewa satu perahu karena jika gabung dengan pengunjung lain harus menunggu banyak dulu, sedangkan jarum jam terus berputar membuat mentari perlahan kembali ke peraduan. Yang perlu diperhatikan saat menyewa satu perahu harus jago tawar-menawar.

Mengunjungi danau yang sudah ada sejak zaman penjajahan ini sangat menyenangkan. Banyak hal yang bisa dinikmati entah itu dari suasananya maupun fasilitas yang ditawarkan. Oleh karena itu, buat teman-teman yang mau rencanakan liburan coba saja ke Pangalengan di Bandung Selatan. Dijamin seru! Bisa khusus jadi family holiday atau berlibur dengan teman satu geng. Atau mau ngajak pacar? Silahkan!

Pecinta coklat / buku/ Sedang mengejar mimpi untuk keliling Indonesia. Blog ini merupakan salah satu wadah menuangkan kisah-kisah perjalananku.

42 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.