transportasi unggul indonesia maju
Lomba,  Wonderfull Indonesia

Transportasi Unggul, Pariwisata Indonesia Semakin Maju

Setuju tidak, bahwa salah satu cara dalam meningkatkan daya jual pariwisata Indonesia adalah dengan penyediaan fasilitas transportasi unggul? Baik dari infrastrukturnya, maupun angkutan transportasi itu sendiri.

Setuju dong, ya!

Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki sekitar 34 provinsi yang terbentang dari sabang hingga merauke. Sehingga berbagai jenis moda transportasi baik darat, udara dan laut menjadi sarana penghubung antar pulau-pulau. Penghubung satu provinsi ke provinsi lainnya. Dari satu kota ke kota lainnya. Apalagi saat ini dengan berkembangnya teknologi yang tiada henti, perkembangan transportasi Indonesia pun semakin lebih baik dengan peningkatan sarana dan prasarana.

Jika dahulu kala transportasi umum menggunakan kereta kuda dan becak, saat ini yang memenuhi jalanan adalah kendaraan bermotor yang terbuat dari besi dan plastik. Sedangkan untuk kereta api pertama kali dijalankan dengan batu bara atau kayu yang disebut juga sebagai kereta uap. Lalu bergantung pada disel dan listrik hingga saat ini.

Perkembangan tersebut tentunya akan terus mengalami perubahan dengan kemajuan teknologi yang terus berkembang. Salah satu contohnya adalah kendaraan roda empat atau roda dua yang saat ini menggunakan minyak bumi, perlaha beralih memanfaatkan tenaga listrik.

Bukan rahasia umum lagi di beberapa negara sudah beredar kendaraan bermotor dengan tenaga listrik. Pun, dengan Indonesia dalam waktu dekat mobil atau motor listrik akan menjadi incaran masyarakat. Bahkan, mungkin suatau saat nanti rel kereta api bisa melayang di udara seperti di film super sentai Ressha Sentai ToQger. Hehe

Transportasi Unggul untuk Ekonomi dan Pariwisata Indonesia yang Lebih Maju

wisata bali Indonesia

Indonesia dengan banyaknya pulau-pulau, menjadikan negara ini memiliki sumber daya alam yang melimpah ruah. Perekoniman dalam segala bidang terus meningkat dan telah memberikan lapangan pekerjaan bagi jutaan masyrakat Indonesia. Salah satunya kawasan Industri di Cikarang. Berdiri lebih dari 100 perusahaan Jepang baik dalam bidang manufakturing otomotif, makanan dan lainnya.

Selain ekonomi, bidang Pariwisata pun terus digencar oleh pemerintah. Tidak bisa dipungkiri sektor pariwisata adalah salah satu penyumbang devisa terbesar Indonesia, bahkan negara lain pun terus meningkatkan sektor pariwisata agar lebih baik dan menarik dikunjungi. Bagaimanapun pada akhirnya sektor pariwisata akan berpengaruh pada sektor ekonomi.

Kemajuan pariwisata akan memajukan ekonomi warga setempat maupun investor luar karena tidak menutup kemungkinan hotel dan restoran ikut bermunculan. Lowongan pekerjaan juga semakin luas tidak hanya terbatas pada sektor manufakturing otomotif, industri makanan dan garmen.

Oleh sebab itu, akses menuju tempat-tempat wisata harus lebih baik. Para pengunjung dari luar daerah dan mancanegara yang ingin menikmati indahnya alam Indonesia dengan beragam budayanya tidak kesulitan dengan transportasi. Sehingga, jika konektivitas transportasi sudah menjangkau daerah-daerah yang memiliki nilai jual tinggi dalam bidang pariwisata. Maka yang didaerah tidak harus bersusah payah ke kota untuk mencari nafkah dengan persaingan yang super ketat.

Baca Juga:

Wisata Superprioritas 5 “Bali Baru”

Btw, pernah dengar tentang wisata superprioritas 5 “Bali Baru”?

Bali. Siapa pun tahu bahwa Bali adalah wisata favorit khalayak banyak. Akan tetapi Indonesia ini luas, banyak objek wisata yang tidak kalah kerennya. Saat ini yang menjadi fokus pemerintah khususnya Kementrian Perhubungan dalam pembangunan infrasturktur transportasi unggul untuk aksesibilitas dan konektivitas yang lebih mudah adalah di 5 kawasan wisata berikut ini:

  1. Borobudur
  2. Danau Toba
  3. Labuan Bajo
  4. Mandalika
  5. Likupang

Adapun beberapa rencana pembangungan infrasturktur Kementrian Perhubungan adalah:

  1. Pembangunan/Rehabilitasi Pelabuhan Danau,
  2. Membuat kapal penyebrangan Roro dan Bus Air
  3. Peningkatan jalur KA lintas Araskabu – Tebing Tinggi – Siantar sepanjang 35 km’sp (SBSN),
  4. DED pembangunan jembatan dan sistem persinyalan dan telekomunikasi serta bangunan stasiun juga pembuatan runway strip tahap I Bandara Sibisa.
  5. Membangun jalur KA Solo Balapan Bandara Adi Soemarmo
  6. Membangun KA Bandara Yogyakarta Internasional Airport – Kulonprogo
  7. Elektrifikasi jalur KA lintas Yogyakarta-Solo,
  8. Melanjutkan pembanguna Pelabuhan Faspel Gili Terawangan.
  9. Membangun Kapal Bottom glass di Bunaken,
  10. Pengembangan Terminal Kargo Pelabuhan Labuan Bajo,
    Perkembangan Transportasi Unggul di Indonesia selama 5 Tahun Terakhir

Selama lima tahun terakhir, Kementrian Perhubungan telah membenahi beberapa fasilitas moda transportasi yang sudah ada. Dan menyelesaikan beberapa pembangunan seperti Bandar Udara International Kertajati Majalengka Jawa Barat.

Fasilitas sarana dan prasarana baru tentunya memberikan dampak positif bagi pengguna transportasi umum maupun pribadi. Salah satu yang aku rasakan dengan pembanguan fasilitas demi tercapainya transportasi unggul adalah dibukanya rute KRL Jakarta Kota – Cikarang. Hal ini mempermudah akses transportasi untuk warga Cikarang maupun dari luar Cikarang.

Stasiun Cikarang saat ini lebih bersih, nyaman, aman dan luas dapat menampung ribuan penumpung setia kereta. Berbeda dengan beberapa tahun belakangan sebelum adanya perbaikan.

Adapun pencapaian Kementrian Perhubungan selama 5 tahun terakhir ini adalah :

Nyaman Keliling Indonesia dengan Transportasi Unggul

Jika transportasi Indonesia semakin maju, maka keliling Indonesia pun sangatlah muda. Harapan banget bisa keliling Indonesia selama satu bulan. Beberapa destinasi yang menjadi wishlist untuk dikunjungi pun masuk ke dalam wisata superprioritas yaitu Labuan Bajo dan Danau Toba.

Ha, memang bisa dengan sebulan bisa keliling Indonesia?

Bisa banget! Selama akses jalan memadai dan angkutan transportasi juga lebih baik.

Selain untuk mempermudah aksesibilitas adanya transportasi unggul, beberapa masalah transportasi di Indonesia akan mendapatkan solusinya seperti kemacetan di Ibu kota. Transportasi umum yang tidak layak dari segi kebersihan dan keamanan membuat masyarakat lebih memilih membawa kendaraan pribadi. Namun yang terjadi adalah kemacetan tidak terhindarkan dan polusi udara semakin meningkat.

Berbeda jika transportasi umum dapat memberikan kenyamanan dan keamanan. Seperti adanya Busway, KRL, MRT, LRT yang meng-cover wilayah jabodetabek.
Warga ibu kota, maupun yang hendak berwisata ke Jakarta tidak perlu khawatir dengan kemacetan yang membuat perjalanan menjadi melelahkan.

Pembangunan jalan tol antar provinsi pun semakin banyak. Sehingga dengan akses jalan yang lebih baik dan semakin luas akan mempermudah para wisatawan mengunjungi destinasi menakjubkan di Indonesia hingga ke daerah.

Jika fasilitas dan sarana transportasi sudah memadai maka pergi kemanapun akan merasa nyaman, aman dan selamat hingga tujuan. Adapun faktor yang dapat mempengaruhi transportasi unggul adalah:

  1. Angkutan transportasi dalam kondisi baik.
  2. Pengemudi yang sudah lulus uji kompetens sesuai dengan kriteri yang ditetapkan oleh pemerintah.
  3. Fasilitas di terminal, stasiun, bandara yang lengkap seperti adanya toilet, tempat ibadah dan ruang kesehatan.
  4. Pembayaran dengan non tunai untuk mengurai antrean panjang.
  5. Kondisi jalan, rel, landasan pacu selalu dalam kondisi baik.

Gimana, ada yang merasakan juga perkembangan transportasi unggul di Indonesia? Yuk, sharing di kolom komentar.

Untuk info lebih lanjut mengenai transportasi unggul, silahkan klik website dan akun sosial Kementrian Perhubungan di bawah ini:
Website : dephub.go.id
Instagram : @kemenhub151
Twitter : @kemenhub151

Pecinta coklat / buku/ Sedang mengejar mimpi untuk keliling Indonesia. Blog ini merupakan salah satu wadah menuangkan kisah-kisah perjalananku.

37 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.