#FFKamis Flash Fiction Writing

#FFKamis – Menyulam Bibir




Setiap malam ada saja pria datang bertamu ke rumah tanpa tangan kosong. Ada yang bawa martabak telur, sate ayam, bahkan ada yang menawarkan seluruh kekayaannya asal rela dipersunting. Berbagai cara dilakukan demi mencuri hati yang diinginkan banyak lelaki itu.

Ah, hati? Benarkah karena itu atau karena lekuk tubuh seksi dan paras cantik yang dimiliki kakakku?
Aku muak dengan mereka. Pun, dengan kakak dengan mulut manisnya yang hanya memberikan harapan palsu.

Sampai kapan akan begini? Aku tak ingin menjadi perawan tua, karena tak ada satu lelaki pun yang melirikku.

Kuputuskan malam ini saat kakak terlelap aku menyulam bibirnya hingga tak terbentuk.

_______________
Flash Fiction 100 kata
Tema : Iri Hati

Tentang Penulis

Pecinta coklat / buku/ Sedang mengejar mimpi untuk keliling Indonesia. Blog ini merupakan salah satu wadah menuangkan kisah-kisah perjalananku.

(4) Komentar

  1. Rin Herlina menulis:

    begitulah mba saat benci merajai, apa pun bisa terjadi. 🙂

  2. Jleb !! Sadis mbak, ga kebayang gimana reaksi si kakak pas bangun bibirnya tersulam

  3. Aduh mbak, kejam amat. Bacanya kirain tadi salesman sulam bibir yang lagi heboh itu dulu.. ternyata oh Lala..Mengezutkan. salam kenal mbak, blogwalking. Follow2an yuuk, udah tak follow ya

  4. Rin Herlina menulis:

    Hehee…. biar lebih greget.
    Salam kenal juga mba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.