Cara Seru Mengajarkan Keuangan Pada Anak Melalui Game

Tomoyo Rin

cara mengajarkan keuangan pada anak

Mengajarkan keuangan pada anak sebaiknya dilakukan sejak dini. Agar kelak anak terbiasa dalam mengatur keuangan. Anak dapat membedakan mana yang termasuk kebutuhan dan keinginan.

Seperti orang dewasa jika tidak dapat mengatur uang dengan baik maka akan menjadi boros. Untuk itu, dalam tulisan kali ini aku mau berbagi sedikit informasi mengenai belajar literasi keuangan untuk buah hati.

Contents

5 Cara Mengajarkan Keuangan Pada Anak

Anak-anak mungkin sudah bisa membedakan uang 5 ribu, 10 ribu, bahkan 100 ribu. Akan tetapi jika berbicara mengenai fungsi dan peran dari uang itu sendiri sebetulnya mereka masih belum paham.

Bahkan membedakan kebutuhan dan keinginan pun jauh dari pertimbangan. Karena, yang mereka pahami sebuah keinginan yang meluncur langsung dari mulutnya.

Oleh karena itu, sebagai orang tua kita harus mengajak anak untuk belajar dan memahami kapan mewujudkan keinginannya dan apakah perlu atau tidak. Hal ini baik untuk literasi keuangan anak kedepannya.

Adapun mengajarkan literasi keuangan pada anak, yaitu:

1. Ajak Menabung Dari Kecil

Ajarkan anak menabung dari kecil agar kelak terbiasa. Orang tua dapat menyiapkan celengan dan mulailah dari nominal kecil. Durasinya bisa tiap hari, tiap minggu atau kapan saja selama uangnya ada.

Untuk menabung orang tua dapat menyiapkan celengan di rumah. Jika anak sudah sekolah, biasanya ada program menabung juga.

2. Ajak Diskusi untuk Hal yang Diinginkan

Keinginan anak itu kadang tidak terduga. Terutama lagi jalan-jalan ke mall atau pasar, lalu melihat yang menarik perhatiannya langsung deh mau beli. Kebanyakan anak kalau keinginannya tidak terwujud akan menangis.

Untuk menghindari hal tersebut sebaiknya sebelum pergi diskusi dul, apa saja yang bisa anak beli. Kalau perlu kasih tahu juga budget untuk anak jajan selama bepergian.

3. Ajak Anak Memahami Nilai Uang

Maksud dari memahami nilai uang di sini yaitu dalam memperoleh uang itu sendiri. Anak perlu tahu bahwa uang bisa mereka dapat dari hasil usaha dan kerja keras.

Dengan mengetahui nilai uang ini akan memberikan pemahaman baru untuk tidak boros dalam menggunakannya. Itulah mengapa pengelolaan keuangan perlu anak biasakan sejak dini

4. Berikan Anak Mengelola Uangnya Sendiri

Saat mendidik anak mengelola uang berikan kesempatan untuk kelola uangnya sendiri. Seperti uang saku harian, mingguan, dan bulanan. Termasuk uang pemberian yang didapat dari kerabat.

5. Ajak Anak Bermain Game Keuangan

Belajar tentang keuangan bisa juga melalui sebuah game khusus yang bertema financial. Terutama anak-anak, game lebih mudah dalam menstimulasi otak karena dibawakan dengan seru dan menyenangkan.

Terlebih banyak permainan game yang bertema keuangan. Seperti monopoli dan beberapa game menarik di situs Mortgage Calculator.

Rekomendasi Game Tentang Keuangan untuk Anak

Sebelum membahas mengenai game, aku mau kenalin dulu Mortgage Calculator sebagai situs yang menyediakan berbagai layanan keuangan. Salah satunya tentang money game.

Game keuangan dirancang dengan sangat baik dan mudah dimainkan untuk anak-anak. Berikut ini daftar money game yang seru dan menyenangkan untuk belajar literasi keuangan di https://www.mortgagecalculator.org/money-games/.

Cash Back Game

belajar literasi keuangan dengan cash back game

Cash Back adalah permainan untuk memberikan uang kembalian. Game ini sangat mudah dimainkan anak-anak karena ada penjelasan tentang berapa banyak kembalian yang harus diberikan.

Walau begitu harus cepat-cepat memberikan uang kembalian karena permainan ini diwaktu. Semakin cepat maka poin akan tinggi.

Grocery Cashier

game mengajarkan keuangan grocery cashier

Dalam permainan ini anak akan berperan sebagai kasir. Menghitung belanjaan pelanggan dengan tepat.
Semakin lama permainan maka, jumlah item yang harus dijumlahkan akan semakin banyak. Karena, di awal permainan hanya menghitung dua item pembelanjaan saja.

Tapi jangan khawatir karena ada penjelasan saat anak memainkan game. Seperti kapan harus mentotal dan menyelesaikan transaksi.

Idle Money Tree

permainan keuangan idle money tree

Permainan uang pohon terbilang menarik dan sangat mudah. Anak cukup klik kantong uang sebanyak-banyaknya dan agar uang cepat terkumpul banyak harus klik bonus pengganda uang.

Serta ada juga sinar matahari, pupuk, air, buah, dan daun agar uang agar penghasilan semakin bertambah banyak. Namun, untuk item tersebut harus dibeli dari koin yang anak kumpulkan.

Kingdom Wars

kingdom wars game money

Kingdom Wars adalah permainan papan layaknya monopoli. Permainan sejenis monopoli memang cocok untuk anak belajar literasi keuangan.

Cara bermain di Kingdom Wars pun tidak beda jauh. Yang mana akan diberikan tabungan 500 untuk bermain dan akan mendapat 50 jika berhasil menyelesaikan game.

Selanjutnya, untuk mendapat properti dengan menggulung dadu. Yang mana properti bisa dibeli, tetapi jika dadu mendarat di properti yang sudah ada pemiliknya pemain harus bayar sewa.

Real Estate Tycoon

money game real estate tycoon

Permainan Real Estate Tycoon terbilang menarik karena anak bisa belajar mengelola keuangan sejak dini untuk jual-beli properti. Caranya dengan membeli rumah saat harga turun dan menjual saat harga tinggi untuk mendapatkan keuntungan.

Yang perlu dicatat saat membeli rumah dengan harga rumah. Perhatikan kenaikan harga dan segera jual saat harga cukup tinggi. Kalau harga turun lagi malah jadi rugi.

Penutup

Demikian lima game untuk mengajarkan keuangan pada anak. Tidak perlu permainan yang rumit, terpenting anak dapat memahami cara mengelola uang.

Dengan anak terbiasa mengelola uang dan memahami kapan uang harus menggunakannya, bagaimana cara mendapatkannya maka akan membantunya untuk lebih bijak ketika dewasa kelak. Yang mana anak bisa lebih menghargai dan tidak boros dengan uangnya sendiri.

26 pemikiran pada “Cara Seru Mengajarkan Keuangan Pada Anak Melalui Game”

  1. Wah ini cara seru mengajarkan buah hati literasi keuangan ya!

    Buah hati bisa jadi, kasir, pembeli atau pun penjual.

    Tanpa disadari kalau belajar game menghitung kembalian bisa mengasah matematika nih.

    Fix. Seru euy!

    Balas
  2. Yeay! Dapat rekomendasi banyak game berkualitas nih. Terimakasih ya
    Kalau mengajarkan menabung dan mengetahui nilai uang, sejak masuk sekolah itu sudah diajarkan. Bahkan di rumah, sebelum anak sekolah juga sudah diajarkan sih. Tapi kalau main game ini beneran belum pernah nih
    Anak jadi makin antusias dan makin memahami ya

    Balas
  3. Wah dapat rekomendasi game bagus dan berkualitas untuk anak – anak nih, mengajarkan anak – anak untuk menanbung dan mengetahui nilai uang, menggunakan sesuai kebutuhannya agar anak tidak tumbuh menjadi boros, salah satu cara ini membekali mereka di masa depan agar bijak mengolah keuangan

    Balas
  4. anakku suka main jual-jualan. Masih 3 tahun sih jadi ya pakai uang mainan dan gambar aja. Nanti kalau SD mungkin yah bisa ku kenalkan dengan game online seperti ini sebagai media belajar keuangan.

    Balas
  5. Anak-anak tuh kalau mau diajarin memang harus ada sesuatu yang mengtriger dia sih menurutku. Kayak menabung pun aku pakai contoh dari cerita kartun, lupa ini judulnya. Karena dia akan melihat dan mengikutinya. Tapi itu aku lihat gamenya jadi ingin mencoba juga.

    Balas
  6. yes setuju banget kalau sejak dini sudah diperkenalkan dengan pengelolaan financial ya mba, karena jujur aja tantangan financial kedepannya tuh semakin menantang. Dan biar ga tegang2 banget, lewat games ini, setidaknya mereka mulai terbiasa dan semakin adaptif tentang pengelolaan keuangan

    Balas
  7. Ini benerrrt bgt seribu perseennn
    Sebaiknya dari kicik udah punya literasi keuangan.
    Karena klo ortu abai, beughh siap2 dah pas remaja, Bocah bakal merongrong minta ini minta ituuuu ke ortunyaaaa

    Balas
  8. Seru banget ya Mba Erin gamesnya. Orang dewasa aja suka mainnya. Tapi kalau anaknya masih belum bisa hitung-hitungan, kayaknya perlu didampingi orang tua nih. Aku bookmark dulu deh artikelnya ya.

    Balas
  9. Iya anak usia TK dan SD sudah bisa belajar literasi keuangan ya biar lebih paham mengatur duit jajannya dan tidak boros, gamenya menarik banget nih nggak hanya seru tapi juga bermanfaat menambah pengetahuan anak tentang uang

    Balas
  10. Iya anak usia TK dan SD sudah bisa belajar literasi keuangan ya biar lebih paham mengatur duit jajannya dan tidak boros, gamenya menarik banget nih nggak hanya seru tapi juga bermanfaat menambah pengetahuan anak tentang uang dan cara mengelolanya ya

    Balas
  11. Bagus nih rekomendasi gamenya untuk mengajarkan anak tentang literasi keuangan. Emang literasi keuangan ini penting untuk diajarkan, agar anak nggak gagap saat memegang uang, lalu memperturutkan membeli keinginan padahal belum tentu membutuhkan

    Balas
  12. Dulu, anak-anak punya celengan yang dari kaleng. Mereka suka menabung di sana. Kalau untuk jajan pun saya dan suami punya aturan. Anak-anak juga lama-lama paham dan terbiasa. Jadi mereka memang gak terbiasa konsumtif sejak kecil

    Balas
  13. Anakku udah aku ajarin nabung sejak kecil, pakai celengan yang lucu-lucu Mba. Hehe … Dulu celengan bentuk telepon, sekarang dia milih sendiri celengan ayam jago. Memang kalau udah dibiasakan dia akan seneng nabung, seneng masukin uang recehan ke celengannya. Ternyata bisa juga ya sambil main game online

    Balas
  14. Sejak anakku kelas 2 SD udah belajar mengelola uang sakunya, dari nominal sedikit setiap minggunya. Tapi memang butuh konsistensi dan komitmen dari orang tua dan anaknya agar berjalan sesuai aturan yang ditetapkan.
    Aku suka main game sesekali di sela waktu beberes pekerjaan rumah, lumayan bisa melepas stres. Untuk anak-anak game ini cocok sebagai media belajar berhitung ya mba

    Balas
  15. Belajar mengenalkan uang dan bijak menggunakannya ternyata bisa melalui games.
    Tapi aku dari dulu suka gak kasih kepercayaan anak buat pegang uang, tapi lama-lama ternyata perlu banget. Jadi kini, melatihkannya dari hal sederhana sedikit demi sedikit agar pola earn, saving and donate ini jalan dulu.

    Balas
  16. Main jual-jualan tuh udah aku lakuin. Kalau sama Keponakan yang lebih besar, pakai game online. Kalau sama Bocil, ya manual. Baru belajar di tahap beli, harus bayar dulu. Perlahan deh ya buat belajar keuangan ini

    Balas
  17. Zaman sekarang banyak ya mbak games yang mengandung literasi keuangan. Apalagi kalau game-nya soal jual2an, entah itu jualan di resto atau toko trus pelanggan kasi duit jd anak tahu kalau dari jualan bisa dapat duit juga 😀
    Wah baru tau ada gameyg kyk monopoli. Aku rencananya malah mau beli monopoli fisiknya biar anaknya man kek aku zaman kecil dulu 😀
    Anak2 penting diajari literasi keuangan sejak dini supay tahu kalau yang namanya uang itu gak mudah didapat dan cuma buat dibelanjain doank ya hehe..

    Balas
  18. Melalui permainan gini, anak bisa memahami seluk beluk keuangan dengan cara yang menyenangkan yaa.. Paling tidak anak jadi tahu, untuk mendapatkan sesuatu dia harus punya uang. Perlahan-lahan bisa diajari kalau uang itu harus diupayakan keberadaannya, jadi harus pandai mengaturnya agar tidak lekas habis.

    Balas
  19. Di zaman yang serba hedon seperti sekarang, mengajarkan keuangan ke anak memang perlu banget. Media sosial mengajarkan anak untuk konsumtif. Sementara cari uang semakin susah. Jika anak gak diajarkan keuangan, bisa-bisa mereka tumbuh jadi anak yang konsumtif. Dan setuju banget, game bisa ngajarin anak tentang keuangan, ya. Nanti nyoba juga ah buat anak-anakku.

    Balas

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.