#FFKamis – Gaun Kesepuluh

 Ini yang kesepuluh kalinya aku mengganti gaun pengantin.

Kali ini pun aku merasa tak akan identik dengan gaun pertama. Yang penuh dengan debaran, menggairahkan dan memabukkan. Mungkin benar kata orang yang pertama tak akan pernah terlupakan.  

Tidak! Sesungguhnya ini karma yang harus ditanggung.  

“Bagaimana dengan yang sekarang?”  

“Semoga saja cocok.”  

“Kalau tidak yakin…”  

“Iya aku tahu, Pernikahan itu ikatan yang sakral. Gak kaya aku yang seenak jidat kawin-cerai, kan?”  

“Hmm… Setidaknya berhentilah mencari sosok seperti Mas Adam.”  

Aku sudah berusaha. Sayangnya, sumpah serapah yang dilontarkan mantan suami pertamaku dulu, saat aku kepergok seranjang dengan kawan karibnya, sepertinya tak terelakkan lagi.    

______________

Flash Fiction 100 kata    

Previous Post Next Post

2 Comments

  1. Reply Dwi Apura Meity April 19, 2017 at 17:46

    Bagaimanapun juga semua yang pertama begitu menggoda. Selanjutnya terserah anda

  2. Reply Rin Herlina April 20, 2017 at 00:51

    Haha… yang pertama emang selalu istimewa ya.

Leave a Reply

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.