#FFKamis – Pulang Kampung

Setelah lima tahun jadi TKW di Malaysia. Kini aku kembali ke ibu pertiwi. Negeri yang selalu dirindukan.

“Mang, ke Desa Tanjungkerta ya.” Pintaku pada Mamang Ojek.

Ternyata tidak banyak berubah selain jalan yang tambah mulus. Membuatku makin tak sabar bertemu ibu dan bapak.

“Teh, mau lihat pembangunan waduk ya?” Tanyanya setelah seperempat jalan.

“Waduk? Saya mau pulang ke rumah, Mang.”

“Bukannya udah gak ada rumah di sana, Teh? Tanjungkerta kan jadi lahan pembuatan waduk.”

Aku diam terpaku. Air mataku meluncur begitu saja. Benar!  Semuanya sudah rata dengan tanah. Terkecuali tempat peristirahatan orangtua ku.

Kemana aku harus pulang?

__________ Flash Fiction __________
100 kata
Previous Post Next Post

4 Comments

  1. Reply Son Agia Juli 21, 2016 at 14:37

    Bagus banget pengolahan kata-nya. Keren lah…

    Ajarin saya dong, Rin, bikin yang kaya begini hehe 🙂

  2. Reply Rin Herlina Juli 25, 2016 at 06:12

    Wah… mba Okti juga suka bikin FF. Kepoin ah.:)
    Bukan mba. Waduk di Kuningan (Jabar) untuk irigasi ke Brebes.

  3. Reply Rin Herlina Juli 25, 2016 at 06:13

    Bukan mba.
    Untuk sudut pandangnya sama kaya novel.
    Hanya ceritanya lebih singkat.

  4. Reply tia putri Juli 25, 2016 at 05:26

    Flash Fiction itu cerita fiksi pendek dengan kata ganti aku ya mba?

Leave a Reply

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.