#FFRabu,  Flash Fiction

#FFRabu-Damn!

Kali ini aku berjalan dengan gaun biru dan high heels 7cm. Hembusan angin menerbangkan sebagian rambut yang tergerai.

“Hey, ganteng. Apa kau sudah siap?”

“Seperti yang kakak lihat.”

Gaun, high heels, tidak pernah nyata. Tidak akan sampai kakak perempuanku menerima keberadaanku. aku tidak akan menolak semua kegilaannya yang menjadikanku seperti laki-laki. Rambut pendek, kaos, celana jeans dan sepatu kets. Itu semua demi obsesinya yang menginginkan adik laki-laki.

“Kakak mendengarnya de. Jeritan hatimu yang selalu berontak, tapi kakak tidak ingin berhenti karena waktuku sudah habis.”

Bahkan hingga kakak pergi aku tidak pernah menjadi diriku sendiri karena dia belum mengakuiku sebagai perempuan.

Pecinta coklat / buku/ Sedang mengejar mimpi untuk keliling Indonesia. Blog ini merupakan salah satu wadah menuangkan kisah-kisah perjalananku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.