Parenting Tips

Mengajak Anak Gemar Membaca Sejak Kecil Bersama Let’s Read

mengajak anak gemar membaca bersama let's read

Sebelumnya aku pernah menulis cara jitu mengalihkan anak kecanduan gadget, di mana salah satu caranya adalah dengan memberikan buku. Bukan tanpa alasan, buku adalah salah satu media yang dapat digunakan untuk belajar anak. Walau bukan video visual, anak tetap bisa menikmati keseruan belajar dari buku, loh. Sebagai contoh adalah buku bergambar. Bisa juga buku yang memiliki audio visual yang saat ini sangat mudah didapat.

Berhasilkah metode tersebut? Untuk anakku alhamdulillah berhasil. Hal tersebut karena aku memberikan buku yang sesuai usianya. Pertama kali memberikan full gambar, selanjutnya bertahap ke buku bergambar dengan sedikit cerita. Lalu, saat ini sedang mencoba buku dengan story yang lebih panjang.

Kenapa bertahap?

Si kecil, Jasmine baru menginjak usia tiga tahun dan belum bisa membaca sendiri, sehingga untuk membangkitkan minatnya dalam membaca harus ada tahapan yang tepat. Aku percaya dengan istilah sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit. Apalagi ini berhubungan dengan minat, cara memunculkannya dengan perlahan dan bertahap.

Berdasarkan hasil survey UNESCO minat baca di Indonesia sangat rendah yaitu berada di peringkat kedua terbawah dari 61 negara. Wow! Bukan angka yang membanggakan, namun fakta yang ditemukan di lapangan telah membuktikannya. 

Seperti, banyaknya berita hoax yang bertebaran di media sosial. Hal tersebut dikarenakan minimnya pengetahuan dengan tidak mencari informasi lebih detail, ditambah media online yang sering membuat judul clickbait memperparah situasi dan kondisi.

Baik itu informasi yang lebih memfokuskan pada jumlah pengunjung atau followers sebagai penyedia informasi seharusnya lebih bijak dalam menyampaikan berita. Pun, dengan pembaca harus lebih teliti jangan sampai hanya membaca judul atau membaca paragraf awalnya saja. Perlu adanya kesadaran antara dua pihak. 

Rendahnya minat baca di Indonesia inilah yang menciptakan kekhawatiran tersendiri terhadap masa depan si Kecil, Jasmine. Dewasa nanti saat dia sudah mengenal media sosial maka perlu bimbingan yang ketat. Dan, membimbing anak tidak dapat dilakukan nanti. Harus dari sekarang, sedini mungkin agar menghasilkan kebiasaan baik.

Jika anak dari kecil sudah terbiasa dengan hal-hal positif seperti gemar membaca buku, maka kebiasaan tersebut akan terus melekat hingga dewasa. Sama halnya seperti mengajarkan cara membaca, menghitung dan menulis yang dilakukan sejak usia dini. Sebagai Ibu, aku ingin Jasmine menjadi generasi maju yang dapat bermanfaat untuk keluarga dan bangsa.

Selain untuk menumbuhkan kebiasaan, membaca memiliki banyak sekali manfaatnya seperti untuk perkembangan otak, menambah wawasan dan lainnya.

Manfaat Gemar Membaca untuk Anak

mengajak anak gemar membaca sejak kecil

Meningkatkan Kecerdasan Anak.

Dengan membiasakan membaca fungsi otak akan terus bekerja karena adanya informasi yang terus diserap oleh otak. Berdasarkan pada penelitian yang dilakukan di University of Edinburgh dan King’s College London, kemampuan membaca yang sudah dibangun dari usia belia mampu meningkatkan kecerdasan secara keseluruhan.

Menambah Kosakata.

Banyak membaca kosakata anak akan semakin bertambah dengan sendirinya tanpa diberitahu. Bahkan anak akan menjadi aktif jika ada kosakata baru yang diterima dengan menanyakan definisinya dan maksud dari kosa kata tersebut.

Menambah Wawasan & Pengetahuan.

Tidak dipungkiri membaca dapat membuka banyak pintu pada hal-hal yang awalnya tidak diketahui menjadi tahu. Pada hal-hal yang awalnya merasa sulit menjadi mudah dan pada semua hal baru yang akan membawa kita pada banyak pemahan dan pembelajaran. Tanpa membaca kita akan kehilangan arah dan banyak kesempatan.

Menstimulasi Otak Agar Terhindar dari penyakit lupa.

Alzheimer adalah salah satu penyakit lupa yang hingga saat ini belum ada obatnya, namun dapat dicegah dengan sering membaca.

Meningkatkan Konsentrasi & Fokus.

Membaca akan meningkatkan konsentrasi dan fokus anak layaknya menonton sebuah video. Hal ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk menghindarkan anak dari gadget dan membiarkan fokus pada bacaannya.

Manfaat lainnya yang bisa diperoleh dengan mengajak anak gemar membaca adalah dalam sebuah penelitian menarik yang dilakukan oleh Yale University’s School of Public Health menyebutkan bahwa hanya dengan membaca buku usia seseorang dapat bertambah. Perhitungannya adalah 3, 5 jam dalam seminggu, usia seseorang akan bertambah selama 23 bulan. Wow! Luar biasa sekali.

Media untuk Mengembangkan Minat Baca

Agar proses mengajak anak gemar membaca dapat berjalan dengan baik, berikut media yang dapat digunakan.

1. Al Kitab
Mengajarkan kitab suci sesuai agama yang dimiliki orang tua tidak ada salahnya, loh. Bahkan sangat baik, seperti muslim mengajarkan anak membaca dan menghafal Al-quran sedari kecil.
2. Buku
Buku adalah salah satu media yang pastinya jangan sampai terlewatkan. Baik itu buku cerita atau buku bergambar. Walau minat baca di Indonesia rendah, buku-buku anak karya anak bangsa banyak yang bagus-bagus. Sebetulnya Indonesia tidak kekurangan media untuk mengembangkan minat baca, hanya kurang edukasi saja untuk membiasakan membaca buku. Terutama saat ini ada gadget, semakin malas orang baca buku.
3. Mainan Edukasi.
Mainan edukasi bisa menjadi pilihan lainnya untuk membiasakan anak membaca. Bisa membuat atau membeli mainan yang ada tulisannya. Contohnya kartu bergambar.
4. Perpusatkaan Digital Let’s Read.
Salah satu aplikasi yang bisa diakses untuk mengajak anak membaca adalah Let’s Read. Aplikasi baca ini merupakan sebuah aplikasi baca yang berisi tentang cerita anak dari berbagai negara. So, tidak heran jika ada pilihan bahasanya. Penasaran dengan aplikasi baca satu ini? Akan dibahas lebih lanjut dan lengkap di bawah.

Cara Menumbuhkan Minat Baca si Kecil

Sebelum membahas aplikasi Let’s Read, terlebih dahulu aku mau berbagi cara menumbuhkan minat baca anak. Cara ini yang selama ini aku terapkan pada Jasmine.

Janin walau dalam kandungan dapat merasakan rangsangan dari luar, lho. Baik dengan sentuhan maupun suara. Oleh sebab itu, membacakan cerita saat calon buah hati masih dalam kandungan merupakan hal yang bisa dilakukan untuk membangun bonding dengan anak. Saat membacakan cerita harus dengan suara lantang, ya, jangan dalam hati nanti malah tidak ada hasilnya.

Mengenalkan buku bisa meningkatkan minat baca pada anak. Seperti yang saya lakukan dari buku bergambar terlebih dahulu hingga bertahap.

Ajaklah anak mendengarkan cerita bersama. Pilih cerita yang sesuai minatnya terlebih dahulu. Aku suka mengajak Jasmine mendengarkan cerita fabel binatang karena dia memang senang dengan binatang-binatang. Agar menyenangkan aku suka meminta Jasmine menirukan suara hewan tersebut seperti suara harimau, bebek, kucing, ayam, anjing, sapi, monyet dan lainnya.

Waktu yang Tepat untuk Membaca

Agar misi kita berhasil mengajak anak membaca, orang tua harus pandai juga dalam pemilihan waktunya.

Serunya Membaca Bersama Let’s Read

Dalam poin media baca di atas, aku memasukan Perpustakaan Digital Let’s Read sebagai salah satu media yang dapat digunakan untuk mengajak anak gemar membaca. Tentunya banyak yang penasaran kenapa harus Let’s Read. So, Let’s Read ini merupakan sebuah perpustakaan digital yang dikhususkan untuk menumbuhkan minat baca anak-anak di Asia.

Diprakarsai oleh program Books for Asia, The Asia Foundation, yang sangat peduli terhadap Bahasa daerah yang kurang populer dan memiliki konten lokal yang kaya akan kearifan komunitas setempat. Sehingga mengajak para pegiat literasi dan masyarakat umum untuk berkolaborasi dalam mengembangkan sebuah cerita yang kaya akan nilai budaya bangsa.

Kehadiran perpustakaan digital Let’s Raed mempermudah orang tua untuk mengenalkan pada cerita anak yang berkualitas dan tidak khawatir dengan isinya karena cerita dikhususkan untuk si kecil. Berbeda dengan aplikasi digital baca lainnya yang bercampur dengan buku fiksi dan non fiksi secara general untuk dinikmati semua kalangan, sehingga kita harus memilih dan memilah dulu bacaan apa yang cocok.

Keunggulan Membaca di Let's Read

  • Mudah di akses dan Gratis. Let’s Read dapat diakses melalu web di www.letsreadasia.org atau bisa juga download secara cuma-cuma di ponsel. Yuk, unduh aplikasinya dijamin gak bakalan rugi.
  •  Tersedia Pilihan Bahasa, karena dikhususkan untuk anak-anak di Asia sehingga orang tua dapat memilih cerita sesuai Bahasa yang diinginkan.
  • Dapat di download dan print
    Cerita di Let’s Read dapat didownlod sehingga dapat diakses walau tidak ada akses internet. Boleh juga di print, asal jangan diperjualbelikan karena sudah ada hak ciptanya.
  • Media digital bergambar, cerita di sini adalah cerita bergambar yang akan membuat anak senang membaca di Let’s Read. Gambarnya juga bagus-bagus.
  • Cerita yang ringan, cerita yang disuguhkan ringan dan mudah dipahami walau anak membaca sendiri. Jasmine paling suka cerita dengan judul “Saat Banjir Datang” karya Witaru Emi. Ceritanya berisi tentang kehaluan Banyu saat banjir menerjang rumahnya, karena rasa takut imajinasinya berkeliaran ke hewan-hewan penghuni lautan seperti sapu lidi yang dikiranya gurita. Hehe… asyik pokonya.

Yuk, ajak anak gemar membaca dari kecil agar bertambah wawasannya dan memulai kebiasaan baik yang akan tertanam kuat dalam diri anak hingga dewasa kelak.

Tentang Penulis

Pecinta coklat / buku/ Sedang mengejar mimpi untuk keliling Indonesia. Blog ini merupakan salah satu wadah menuangkan kisah-kisah perjalananku.

(27) Komentar

  1. Aku kalau lihat anak yang belum bisa baca di usianya yang cukup tuh kadang kasihan. Semua tuh balik ke orang tuanya. Karena aku suka baca, nanti mau nularin anak juga buat baca. Sekarang ada aplikasi baca juga kan. Jadi lebih mudah

    1. Di bacakan saja Mba, aku juga gak nyuruh anak baca sendiri karena kan belum bisa baca. Namun untuk minat tetatp aku kenalin dia dengan buku dan cerita anak lewat media lainnya,

  2. Kalau anak sudah dibiasakan membaca dengan cara menyenangkan dan buku-buku yang menarik, biasanya akan jadi gemar membaca. Mudah-mudahan tingkat literasi anak-anak Indonesia jadi semakin meningkat, ya

  3. Bagus yaa aplikasi Read Aloud ini.
    Pengen donlot juga ah biar bisa bacain cerita buat anakku.
    Dia pasti senang juga lihat ilustrasinya yang menarik karena full color itu.

    1. Beda tipe belajar seorang anak, beda cara pendekatan mengajak mereka membaca buku ya, tapi lets read ini bisa merangkum semua tipe pembelajaran anak yaa… Tampilan visualnya juga oke bgt

  4. Hai mba, ini pas di download nggak berat kan ya mba di hape? Buku bergambar dengan cerita seperti ini yang anak anak pastinya suka ya 🙂

    1. Nggak Mba, ringan kok walau bergambar. SOalnya ceritaya juga gak panjang kaya di buku-buku.

  5. Aplikasi yang menarik ini mba. Bisa didownload nih buat anak. Makasih reviewnya mba

    1. Bisa Mba, bagus buat bacaan anak.

  6. menulis:

    Ortu sekarang dimudahkan banget dengan aplikasi ini, ada ratusan buku cerita yang seru untuk dibaca bareng anak ya..

  7. Wah kebetulan baca artikel ini soalnya si kecilku juga baru usia 3tahun dan lagi suka dibacain buku Mbak. Habis ini mau langsung otw download aplikasinya ah biar nambah bahan bacaan buat si kecil sebelum tidur.

  8. Aku baru tahu tentang aplikasi Let’s Read ini.
    Bisa jadi referensi buat keponakan-keponakan, terutama yang punya anak usia balita.

  9. Wah, sepertinya harus download aplikasi Let’s Read, baru tau. Alhamdulillah setiap hari saya selalu membiasakan membacakan anak buku dengan suara nyaring. Banyak sekali manfaat dari membaca buku

  10. Seneng nih ibu muda dengan anak balita atau yang udah bisa membaca, bisa download aplikasi Let’s Read. Anakku udah besar semua, udah kerja dan kuliah, paling aku rekomendasikan ke ponakan nih

  11. Iya nih aku suka Let’s Read ini ceritanya bisa di download jadi saat pengen baca ulang dan nggak ada internet bisa dibaca offline

  12. Lina W. Sasmita menulis:

    Duuh ini tantangan saya banget untuk mengubah anak semata wayang saya agar rajin membaca. Dulu-dulu karena saya suka baca ia juga ikut-ikutan suka baca buku, kini aktivitas membaca saya sudah berkurang dan anak saya tidak mau baca buku lagi.

  13. Gak heran anak zaman sekarang omongannya sudah super keren. Karena skrg media untuk bikin anak hobi baca sdh sangat beragam. Aku sendiri baru2 aja tau ttg lets read ini. Makasiih ya infonyaa

  14. Anakku sepertiny seneng kalau baca ini mak secara mulai suka baca cerita yg pendek biar maklin lancar bacanya

  15. aplikasi yang satu ini memang juara yaa mba. Aku suka membaca bareng dengan anak – anak juga saat mereka kecil

  16. Aplikasi Let’s Read ini pas banget buat anak yang masih proses belajar membaca ya mbak, eh tapi anak-anak yang sudah bisa baca juga bagus, mereka bisa baca sendiri.

  17. Aku jadi pengen instal Let’s Read.
    Rekomen untuk anak-anak yaa… Kalau buku dewasa, ada juga gak?

  18. Sesuai dengan perkembangan jaman ya, anak bakalan lebih menyukai tampilan visual yang menarik melalui gawai. Alangkah senangnya ada aplikasi yang memungkinkan kita untuk terus mendekatkan anak pada buku bacaan. Jadi enggak semata-mata nge-game atau mainan medsos aja.

  19. Aku juga pasang aplikasi ini di hape. Tiap malam dibaca buat anakku yg kecil.

  20. Lets read ini emang kerenn ya mba, termasuk yang mendukung mencerdaskan anak bangsa. aku belum download jadi kepengen juga tahu apa yang ditawarkan apalagi aku seneng baca

  21. Aku kan ada penyakit lupa, sama dokter disarankan untuk membaca 4 jam dalam sehari.
    Makanya penting banget deh kalau dari kecil anak-anak diajari membaca dan bikin senang buku.

  22. membaca dapat membuka banyak pintu pada hal-hal yang awalnya tidak diketahui menjadi tahu. Pada hal-hal yang awalnya merasa sulit menjadi mudah dan pada semua hal baru yang akan membawa kita pada banyak pemahan dan pembelajaran. Tanpa membaca kita akan kehilangan arah dan banyak kesempatan.

  23. iya nih mbk senang banget kalau anak gemar baca, pengetahuannya akan bertambah dan imajinasinya juga keren deh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.