Penyebab dan Cara Mengatasi Masalah DVR Kamera CCTV

Tomoyo Rin

Updated on:

mengatasi masalah dvr kamera cctv sumber: pexels.com

Untuk menjalankan fungsi yang dimilikinya sebagai sebuah pengawas, kamera CCTV memang harus bekerja dengan intensitas yang tinggi bahkan selama 24 jam penuh. Dengan cara kerja yang tiada henti ini, DVR juga harus terus bekerja untuk mengolah data rekaman yang nantinya akan disalurkan di layar monitor.

Tentu saja penggunaan CCTV yang memiliki intensitas tinggi ini membuatnya sering mengalami overheat. Overheat biasanya terjadi di bagian hard disk. Hard disk berfungsi untuk storage atau tempat untuk penyimpanan rekaman kamera pengawas.

Jika DVR terus menerus mengalami overheat, tentu saja akan ada banyak gangguan, baik dalam jangka waktu pendek maupun panjang. Hingga akhirnya keamanan semakin menurun.

Contents

Penyebab DVR Kamera CCTV Restart Sendiri

Penumpukan panas atau overheat yang terjadi pada hard disk CCTV menjadi salah satu dari berbagai penyebab CCTV mengalami restart sendiri. Sebagai sebuah kamera keamanan, CCTV memang dituntut untuk aktif dalam waktu 24 jam non-stop.

Agar bisa merekam berbagai macam kegiatan, DVR harus memiliki pendingin otomatis. Contohnya seperti laptop atau PC, pendingin ini nantinya akan bekerjasama dengan DVR ketika DVR mengalami overheat.

Penyebab overheat kamera CCTV yang lainnya adalah terdapat fragmentasi atau data yang terpisah-pisah di hard disk. Fragmentasi ini bisa disebabkan karena DVR belum dapat menjalankan manajemen penyimpanan layaknya PC.

Seperti yang kita ketahui, pada perangkat PC, penyimpanan data akan diatur menggunakan sistem operasi seperti Windows, Linux dan lainnya, sedangkan untuk DVR tidak demikian. Tidak ada pengaturan seperti PC sehingga hard disk CCTV harus bekerja sendirian untuk mengolah data rekaman.

Pada dasarnya, hard disk dirancang untuk penggunaan PC, oleh sebab itu pada perangkat PC hard disk lebih mudah dibaca, sedangkan untuk DVR, akan terus menerus melakukan perekaman tanpa henti.

Perangkat DVR akan berhenti beroperasi jika sedang tidak merekam sama sekali atau ketika power mati.
Bila berada di luar waktu tersebut, DVR akan bekerja selama 24 jam lamanya. Ketika melihat hard disk CCTV, kamu pasti pernah melihat lampu berkedip-kedip, bukan. lampu yang berkedip ini menandakan jika perangkat ini sedang menulis data atau merekam sekaligus menyimpan rekaman.

Proses penulisan data dengan berlebihan ini bisa menimbulkan overheat sehingga DVR kamera CCTV akan terus menerus melakukan restart. Bila kondisi ini dibiarkan begitu saja, wajar bila DVR akan mengalami kerusakan.

Baca Juga : Jenis Kamera Pengintai

Cara Mengatasi DVR Kamera CCTV Restart Sendiri

penyebab dvr kamera cctv
Sumber gambar: pexels.com

Ada berbagai macam cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi DVR CCTV restart sendiri, antara lain:

1. Gunakan Hard Disk yang Memang Khusus untuk DVR

Saat ini teknologi menjadi semakin maju, tidak sedikit produsen hard disk yang sudah meluncurkan jenis hard disk yang khusus untuk perangkat DVR ini (tipe surveillance). Perangkat ini seperti Seagate atau Western Digital.

Sayangnya, meskipun sudah banyak diproduksi, di Indonesia hard disk khusus kamera CCTV seperti ini jarang ditemukan. Hal ini disebabkan karena penggunaan DVR yang masih sedikit dibandingkan dengan kebutuhan hard disk di PC, serta tidak banyak masyarakat yang mengetahui tentang keberadaan hard disk jenis ini.

2. Hitung Kapasitas yang Dimiliki Hard Disk Serta Kebutuhan Perekaman

Menghitung kapasitas hard disk dan kebutuhan perekaman menjadi hal yang jarang dilakukan. Padahal, cara ini menjadi hal yang penting dilakukan. Dengan melakukan perhitungan, kamu bisa merancang kebutuhan perekaman dan memperpanjang usia DVR.

Contohnya saja untuk DVR standar dengan 4 channel memiliki kapasitas hard disk sebesar 250 GB, hard disk ini akan beroperasi penuh selama 24 jam dan memiliki resolusi kamera CCTV 360 X 288, dan frame rate 25 fps. Dari sini, dapat diperkirakan waktu perekaman akan habis 5 hari.

3. Catat Waktu Mulai Rekaman

Cara mengatasi DVR yang restart sendiri lainnya ialah mencatat waktu mulai rekaman. Kamu bisa mencatat waktu awal rekaman seperti pada jam berapa kamera CCTV ini mulai melakukan perekaman. Kemudian kamu bisa menyimpannya di DVR untuk pengingat. Dengan cara ini, kamu bisa mengontrol penggunaan DVR sebelum overheat terjadi.

4. Backup Berkala

Kamu bisa memindahkan file rekaman di tempat penyimpanan lain. Backup dilakukan untuk memberi ruang hard disk, sehingga hard disk tidak akan mengalami penuh data dan bisa menghilangkan rekaman CCTV.

Solusi Mudah untuk Mengatasi DVR Restart Sendiri

Sebenarnya, salah satu cara mudah yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal ini adalah mengganti CCTV analog dengan kamera CCTV wireless. Saat ini CCTV wireless sudah jamak digunakan.

Dari berbagai macam merk CCTV wireless yang bisa dijadikan sebagai pilihan Hikvision ColorVu menjadi salah satu pilihan yang tepat. Hikvision ColorVu memiliki teknologi terdepan dalam hal perekaman video.

Hikvision ColorVu memiliki kemampuan untuk menangkap seluruh detail meskipun memiliki pencahayaan yang rendah. Ada berbagai kelebihan yang dimiliki Hikvision ColorVu, seperti:

1. Mampu Memberikan Informasi Warna Sungguhnya

Kamera CCTV wireless ini dapat melakukan render warna yang sangat akurat. Kinerja luar biasa ini bahkan ditunjukkan meskipun di lingkungan dengan cahaya rendah.

2. Dapat Menangkap Detail dengan Jumlah Lebih Banyak

Hikvision ColorVu dapat menangkap semua informasi serta warna dengan lebih baik bila dibandingkan dengan CCTV analog yang hanya bisa memberikan warna hitam putih.

3. Memberikan Pengalaman Visual yang Jauh Lebih Baik

Kamera CCTV wireless ini mampu memberikan kecerahan seimbang dengan aperture super F1.0 serta sensor lanjutan sehingga perenderan bisa berjalan dengan realistis.

Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki Hikvision ColorVu, yakin tidak ingin menggunakan kamera CCTV yang berkualitas ini? Yuk, pilih Hikvision Seri ColorVu saja!

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.