5 Tips Menghindari Pinjaman Online Ilegal

Tomoyo Rin

Updated on:

menghindari pinjaman online ilegal

Beberapa tahun kebelakang hingga saat ini masih marak pinjaman online ilegal yang meresahkan masyarakat. Hal ini karena tenor yang singkat dan bunga pinjaman yang sangat tinggi.

Tidak hanya itu dari beberapa sumber menyebutkan bahwa penagihan pinjol ilegal sangat buruk, dari sebar data hingga adanya pelecehan melalui pesan sms. Bahkan, sudah menelan korban dengan adanya aksi bunuh diri karena tidak kuat dengan teror dan ancaman dari debt collector.

Untuk itu, Kominfo, OJK dan kepolisian terus memberantas aplikasi pinjaman online ilegal. Terbukti pada Mei 2022 Polda Metro Jaya berhasil gerebek markas pinjol ilegal yang berlokasi di Komplek Mutiara Taman Palem Jakarta Barat. Yang mana ditemukan 49 aplikasi pinjol ilegal.

Akan tetapi, fakta di lapangan masih banyak juga aplikasi pinjaman online ilegal yang masih beroperasi. Seolah mati satu tumbuh seribu.

Oleh sebab itu, saat ada kebutuhan mendesak harus bijak mencari pinjaman secara online. Jangan sampai terjebak dengan pinjaman Online Ilegal.

Contents

Ciri-Ciri Pinjaman Online Ilegal

Hadirnya teknologi memberikan kemudahan dalam hal meminjam uang dengan adanya pinjaman online berbasis aplikasi. Yang mana hanya bermodalkan KTP, pinjaman tanpa bi checking langsung cair dalam hitungan menit.

Tentunya kemudahan tersebut menjadi angin segar bagi individu maupun perusahaan yang membutuhkan dana cepat tanpa harus pusing dengan persyaratan yang cukup banyak jika meminjam di pinjaman konvensional. Untuk itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan peraturan perihal pinjaman online ini.

Misalnya harus terdaftar di OJK, mengatur bunga harian hingga bunga denda yang dibebankan kepada peminjam atau debitur. Termasuk cara-cara penagihan oleh pihak perusahaan pinjaman dan risiko gagal bayar dengan adanya SLIK OJK.

Sayangnya dimana ada pinjaman online legal OJK, di sana ada juga oknum yang mencari peruntungan dengan menyediakan aplikasi pinjol ilegal. Untuk itu, agar tidak terjebak berikut ini kenali ciri-ciri pinjaman online ilegal.

1. Tidak Terdaftar Di OJK

Ciri yang pertama sudah pasti bahwa pinjol ilegal tidak terdaftar di OJK. Yang mana saat ini terdapat 151 pinjol legal yang terdaftar di OJK. Info lengkap untuk update aplikasi pinjaman online bisa cek di website atau media sosial OJK.

2. Bunga Tinggi Melebihi Peraturan OJK

Berdasarkan peraturan OJK bahwa bunga pinjaman online sekitar 0.3%-0.4% per hari dan dibatasi maksimal 13.8% per bulan. Sedangkan pinjaman online ilegal bunga bisa melebihi ketentuan OJK.

3. Tenor Singkat

Baik legal atau ilegal, biasanya jangka waktu pinjaman tidak lebih dari 12 bulan layaknya meminjam secara konvensional baik di Bank maupun koperasi yang bisa ambil tenor 1 tahun lebih. Akan tetapi pinjol ilegal tenor hanya 7 hari.

4. Meminta Akses Data

Penyebaran data ke seluruh kontak karena adanya permission access atau akses data ke kontak dan galeri telepon. Untuk pinjaman legal tidak ada akses kontak, hanya akses lokasi. Yang mana akses ke telepon pun sudah OJK atur dengan jelas.

5. Perusahaan Tidak Jelas

Meminjam uang secara konvensional atau online penting untuk mengetahui identitas perusahaan pemberi pinjaman. Dari alamat, kontak customer service, dan legalitas. Jika tidak ada, harap berhati-hati karena dipastikan ilegal.

Cara Menghindari Pinjaman Online Ilegal

kenali ciri pinjaman online ilegal

Kesulitan finansial terkadang memaksa banyak orang untuk melakukan pinjaman. Khususnya pinjaman online anti ribet selama memenuhi syarat.

Lalu, bagaimana cara menghindari pinjol ilegal jika sudah terlanjur pinjam?
OJK pernah memberikan pernyataan bahwa pinjol ilegal tidak usah dibayar. Walau bagaiamanapun hutang tetaplah hutang yang harus dibayar.

Jika kondisi finansial tidak memungkinkan dan mendapatkan paksaan untuk membayar maka cara kabur dari pinjaman online ilegal bisa dilakukan. Seperti ganti nomor hp dan memulai hidup baru.

Hanya saja cara tersebut tidak bisa dilakukan untuk pinjol legal berizin OJK. Yang mana jika gagal bayar maka data diri akan masuk SLIK OJK dan sulit mendapatkan pinjaman dari bank maupun aplikasi pinjol legal lainnya.

Untuk itu, agar terhindar dari pinjaman online ilegal, maka perlu melakukan beberapa cara berikut ini.

1. Hanya Meminjam di Fintech Legal

Membutuhkan dana dalam waktu dekat dan sulit mencari pinjaman dari saudara atau teman, maka untuk meminjam secara online pastikan sudah berizin OJK. Pilih juga fintech yang memberikan pinjaman dengan bunga rendah dan terjangkau.

2. Tidak Tergiur Tawaran Pinjaman Melalui Telepon atau SMS

Saat menerima tawaran pinjaman melalui telepon atau SMS jangan mudah percaya. Bisa saja mereka oknum dari pinjaman online ilegal dan hanya mencuri data pribadi saja.

3. Jangan Asal Download Aplikasi

Download aplikasi dari situs resmi pinjol OJK dan pastikan tidak asal download aplikasi walau tercantum logo OJK atau AFPI. Ditakutkan aplikasi tersebut merupakan pinjol ilegal.

4. Teliti Membaca Syarat dan Ketentuan Perjanjian Pinjaman

Yang sering luput dari perhatian yaitu membaca syarat dan ketentuan saat melakukan pinjaman. Pada dokumen perjanjian harus tercantum dana yang diterima, dana pengembalian tenor, tanggal jatuh tempo dan sebagainya.

Selain itu, baca dengan teliti apakah ada ketentuan yang akhirnya bisa memberatkan diri sendiri. Karena biasanya risiko berat dari meminjam online karena kesalahan diri sendiri.

5. Update Fintech Legal Secara Berkala

Terus update mengenai daftar pinjaman online OJK agar bisa terbebas dari pinjol ilegal. Karena, tidak menutup kemungkinan yang awalnya legal menjadi ilegal.

Oleh sebab itu, bijaklah saat melakukan pinjaman online. Sesuaikan dengan kebutuhan dan hindari meminjam dengan jumlah besar.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.