Awas, Ini 5 Kesalahan Promil yang Wajib Dihindari Pasangan Suami Istri

Tomoyo Rin

Updated on:

kesalahan promil yang wajib dihindari suami istri

Banyak pasangan suami istri yang memilih untuk menjalani promil atau program hamil agar bisa segera mendapat keturunan. Namun tidak sedikit pula yang gagal menjalani program tersebut. Padahal bisa jadi mereka merasa telah menjalani program dengan baik dan melakukan hal-hal yang disarankan.

Sebenarnya menjalankan program hamil bukanlah sesuatu yang mudah. Banyak hal yang harus masing-masing pasangan perhatikan sesuai dengan kondisi masing-masing. Selain itu ada pula beberapa kesalahan saat menjalani program kehamilan yang seringkali tidak pasangan sadari. Apa saja kesalahan itu?

Contents

Kesalahan Promil yang Wajib Dihidari

Bagi pasangan suami istri yang ingin segera mendapatkan keturunan, penting sekali untuk menjalani program kehamilan dengan tepat. Selain menjalankan semua saran dari dokter, pasangan suami istri juga perlu menghindari beberapa jenis kesalahan.

Berikut ini beberapa kesalahan program hamil yang wajib dihindari:

1. Tidak Menghitung Waktu Ovulasi

Kesalahan pertama yang sering dilakukan pasangan suami istri adalah tidak menghitung waktu ovulasi. Padahal ini merupakan hal yang sangat penting untuk diketahui jika Anda ingin memiliki keturunan. Berhubungan seksual saat masa ovulasi akan memperbesar peluang terjadinya kehamilan.

Namun banyak pasangan yang malas menghitung masa ovulasi tersebut. Pada akhirnya mereka hanya melakukan hubungan seksual di waktu-waktu yang tidak tertentu. Ini akan menurunkan peluang terjadinya kehamilan dan justru memperlama program hamil Anda.

Jika Anda merasa bingung bagaimana caranya menghitung waktu ovulasi yang tepat, maka konsultasikan saja ke dokter. Berikan informasi mengenai tanggal menstruasi terakhir dan kapan menstruasi berakhir. Dari sini dokter bisa membantu Anda untuk memperkirakan kapan waktu ovulasi yang tepat.

2. Terlalu Sering Berhubungan Intim

Kesalahan promil berikutnya yang sering terjadi adalah terlalu sering melakukan hubungan intim. Banyak pasangan mengira bahwa frekuensi hubungan intim akan memengaruhi keberhasilan promil. Mereka berpikir bahwa semakin sering berhubungan intim maka akan semakin besar peluang bisa hamil. Padahal pemikiran ini salah besar dan hal tersebut hanyalah mitos belaka.

Hubungan seksual yang paling efektif sebaiknya dilakukan saat masa ovulasi. Ini akan memperbesar peluang bertemunya sperma dan sel telur hingga terjadi pembuahan. Terlalu sering berhubungan intim di waktu yang salah tidak akan memperbesar peluang kehamilan. Hal ini justru akan meningkatkan peluang infeksi atau luka pada organ intim.

3. Sibuk Memikirkan Posisi Seks

Banyak juga pasangan yang sibuk memikirkan posisi seks agar bisa segera hamil. Padahal keberhasilan promil tidak banyak dipengaruhi oleh posisi saat berhubungan seksual. Anda dan pasangan sebaiknya memilih posisi hubungan seksual yang paling nyaman agar bisa rileks.

Terlalu sering melakukan hubungan seksual dan sibuk memikirkan posisi hanya akan membuat Anda stres. Padahal salah satu kunci keberhasilan program hamil adalah tidak stres dan tetap tenang. Jadi lebih baik nikmati saja waktu hubungan seksual dan pilih posisi yang paling nyaman.

4. Tidak Mengelola Stres

Kesalahan lain yang juga sering terjadi adalah tidak mengelola stres dengan baik. Banyak pasangan memilih untuk fokus menjalani program kehamilan dan berusaha untuk mencapai tujuan mereka tanpa memperhatikan kesehatan mental. Tekanan dari berbagai pihak dan tuntutan dari diri sendiri membuat mereka lebih rentan mengalami stres.

Kondisi ini sangat berbahaya dan tidak menguntungkan pasangan yang sedang menjalani program hamil. Sebaiknya pasangan yang ingin hamil tetap mengelola stres dan memberi perhatian khusus terhadap kondisi kesehatan mental mereka. Tidak perlu terburu-buru dan jangan menaruh ekspektasi yang terlalu tinggi agar tetap tenang menjalani program kehamilan.

5. Masih Menerapkan Pola Hidup Tidak Sehat

Tentunya penerapan pola hidup yang masih sama seperti sebelumnya adalah sebuah kesalahan besar bagi pasangan yang menjalani program hamil. Jika Anda ingin segera hamil dan menjalnakan program yang berhasil maka ubahlah pola hidup jadi lebih sehat. Ini sangat penting untuk dilakukan karena pola hidup memberi pengaruh sangat besar terhadap kesuburan dan peluang kehamilan.

Tidak hanya berlaku bagi pasangan yang menjalani program hamil secara alami atau natural namun juga bagi pejuang IVF atau bayi tabung. Perubahan pola hidup menjadi lebih sehat sangatlah penting untuk dilakukan demi meningkatkan kualitas sperma dan sel telur. Selain itu hal ini juga akan membantu tubuh Anda lebih siap menjalani proses pembuahan dan kehamilan.

Cobalah untuk menghindari beberapa kesalahan promil tersebut agar program kehamilan bisa berhasil. Jika program kehamilan secara alami tidak bekerja bagi Anda, maka jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. Anda juga bisa datang ke klinik fertilitas dan mempertimbangkan program bayi tabung atau IVF jika memungkinkan.

Promil IVF atau bayi tabung bisa menjadi sebuah pilihan tepat bagi Anda dan pasangan yang sudah lama menantikan kehadiran buah hati. Banyak pasangan yang sudah berhasil memiliki keturunan berkat program kehamilan tersebut. Namun hasilnya kembali lagi pada diri Anda dan pasangan, pola hidup, kondisi kesehatan, serta fasilitator atau tenaga kesehatan yang Anda pilih.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.