Pengertian dan Tujuan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) untuk Kesejahteraan Karyawan

Tomoyo Rin

Updated on:

K3
keselamatan kesehatan kerja adalah

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) aspek yang penting dalam lingkungan pekerjaan, yang bertujuan untuk melindungi karyawan dari berbagai risiko kecelakaan. K3 berlaku untuk semua bidang industri baik dalam skala kecil maupun manufaktur.

Setiap perusahaan juga harus memahami bahwa K3 tidak hanya merujuk pada aspek fisik, melainkan mencakup kesehatan mental. Lingkungan kerja juga harus mendukung sistem K3, seperti fasilitas, tersedia APD lengkap, dan sebagainya.

Contents

Pengertian Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah seperangkat upaya yang bertujuan untuk mencegah kecelakaan yang berkaitan dengan pekerjaan. Dalam hal ini perusahaan dan karyawan harus saling bekerja sama untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman.

Hal tersebut mencakup implementasi kebijakan, prosedur, dan tindakan yang dirancang untuk melindungi karyawan di tempat kerja. Tujuannya tidak hanya memberikan keamanan, tetapi untuk meningkatkan produktivitas dalam bekerja.

Aspek keselamatan sendiri melibatkan pencegahan terhadap cedera fisik. Dalam hal aspek kesehatan berkaitan dengan pencegahan penyakit yang timbul karena pekerjaan, termasuk mental health.

Untuk itulah, perusahaan harus membuat manajemen K3 yang tepat dan sesuai dengan peraturan UU Tentang Keselamatan Kerja. Pemerintah juga melaksanakan bulan K3 Nasional yang harus dilaksanakan setiap perusahaan setiap tanggal 12 Januari hingga 2 Februari.

Selanjutnya, setiap karyawan harus menerapkan budaya K3 untuk keselamatan dan keamanan selama bekerja. Budaya K3 adalah suatu suatu sikap dan tindakan yang mencerminkan perilaku yang baik dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman untuk diri sendiri maupun orang lain.

Misalnya memahami penggunaan alat produksi yang baik dan benar untuk menghindari cedera. Contoh lainnya saat berjalan tengok kanan kiri terlebih dahulu dan berjalan pada jalur yang sudah ditentukan.

Tujuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

tujuan budaya k3 di tempat kerja untuk keselamatan dan kesehatan karyawan

K3 mencakup identifikasi risiko, pelatihan karyawan, peralatan pelindung diri, pemeliharaan fasilitas kerja, dan pemantauan kesehatan. Tujuan utama K3 adalah menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat, meminimalkan risiko cedera, dan mendukung kesejahteraan karyawan.

Lebih detailnya berikut ini tujuan dari K3, yaitu:

1. Mencegah Kecelakaan Kerja

Salah satu tujuan utama K3 adalah mencegah terjadinya kecelakaan di tempat kerja. Ini mencakup identifikasi dan penanganan potensi bahaya, penerapan tata kelola yang baik, dan pelatihan karyawan untuk menghindari situasi yang berpotensi menimbulkan risiko cedera atau bahaya keselamatan lainnya.

2. Melindungi Keamanan dan Kesehatan Fisik Karyawan

K3 juga bertujuan untuk melindungi keamanan dan kesehatan fisik karyawan. Hal ini melibatkan penggunaan peralatan pelindung diri (APD), penyediaan fasilitas kerja yang aman, dan perawatan peralatan kerja agar tetap dalam kondisi baik.

3. Mengurangi Risiko Penyakit Akibat Kerja

Lingkungan kerja yang tidak sehat dapat menimbulkan berbagai jenis penyakit, sehingga menyebabkan produktivitas menurun. Adanya implementasi K3 dapat mengidentifikasi dan mengurangi risiko penyakit, seperti paparan bahan kimia, debu, atau faktor lingkungan lainnya.

4. Meningkatkan Produktivitas

Lingkungan kerja yang aman dan sehat mampu meningkatkan produktivitas karyawan dalam bekerja. Karyawan yang merasa aman dan terlindungi cenderung lebih fokus dan efisien dalam melakukan pekerjaannya.

5. Meningkatkan Kesejahteraan Mental Karyawan

Tidak hanya fokus pada keselamatan fisik, K3 juga mencakup aspek dalam menjaga kesehatan mental. Lingkungan kerja yang mendukung dan didukung dengan manajemen yang baik dapat membantu psikologis karyawan mencegah dan mengatasi stres.

Isu kesehatan mental tidak dapat perusahaan abaikan karena berkaitan dengan produktivitas. Jika banyak karyawan yang stres dan mengalami kesehatan mental lainnya maka perusahaan akan mengalami kerugian dalam banyak aspek.

6. Kepatuhan Hukum dan Etika

Keselamatan dan Kesehatan Kerja juga memiliki tujuan untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan hukum dan etika dalam dunia kerja. Hal ini melibatkan penyusunan kebijakan yang sesuai dengan regulasi yang berlaku dan memastikan bahwa semua tindakan sesuai dengan standar etika.

Di Indonesia K3 sudah diatur berdasarkan UU No 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kesehatan Kerja dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No 5 Tahun 1996 Tentang Sistem Manajemen K3. Terbaru ada PP No. 50 Tahun 2012 Tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

7. Menurunkan Biaya yang Timbul Akibat Kecelakaan Kerja

Kecelakaan di tempat kerja akan merugikan karyawan, apalagi jika sampai mengalami cacat. Begitu juga dengan perusahaan harus mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk kompensasi pengobatan, tunjangan cacat untuk kecelakaan fisik yang fatal, dan lainnya.

Semakin tinggi kecelakaan kerja yang terjadi maka perusahaan juga akan mengalami kesulitan keuangan. Dengan menerapkan K3 maka keselamatan karyawan akan terjamin dan perusahaan juga dapat menurunkan biaya yang timbul karena kecelakaan kerja.

Menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di tempat kerja bagian dari prosedur dalam memberikan kesejahteraan masyarakat. Lingkungan kerja menjadi lebih aman dan sehat sehingga karyawan termotivasi untuk bekerja lebih produktif.

11 pemikiran pada “Pengertian dan Tujuan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) untuk Kesejahteraan Karyawan”

  1. Iya perusahaan yang baik menerapkan K3 dengan baik demi melindungi karyawannya dari kecelakaan kerja yang bisa timbul ya.. sebagai pencegahan juga agar kita bisa bekerja dengan aman dan nyaman..

    Balas
  2. Jadi ingat jaman masih kerja di pabrik dulu, ketika ada audit dari berbagai pihak, K3 ini termasuk salah satu unsur yang selalu dicek. Ada panduannya untuk menampilkan data2 K3 nya. Memang sepenting itu sih, agar karyawan juga terjamin keselamatannya di saat bekerja. Terutama yang bekerja dengan alat2 berat maupun yang beresiko terkena benda tajam.

    Balas
  3. perusahaan yang memanusiakan karyawannya emang sangat diperlukan ya. Sering nonton drakor yang pekerjanya demo dan ada aja kena tekanan, bikin sedih. Untunglah kalau ada yang memperhatikan K3 buat karyawannya.

    Balas
  4. Biasanya drama korea ada juga tuh yang perusahaan ga baik, jadi ketika ada resiko pekerjanya yang kenapa-napa saat masa bekerja karena gak dilengkapi dengan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), jadi bermasalah. Seperti ini bagus banget, menegakkan hak-hak pekerja.

    Balas
  5. K3 ini merupakan hal paling penting di perusahaan ya mbak. Masih keinget yang peristiwa ledakan di pabrik pengolahan nikel atau apa itu, masih banyak perusahaan yang enggak memikirkan K3 dengan sungguh2. padahal bener tu melindungi dan bisa bikin karyawan nyaman tuh malah sebenarnya bikin produktivitas meningkat ya.
    Moga banyak perusahaan yang menyadari pentingnya menerapkan K3.

    Balas
  6. Keselamatan dan kesehatan kerja sebaiknya harus menjadi perhatian para pekerja sekaligus para pemilik perusahaan, jangan sampai terabaikan karena jika ini dipahami dan dijalankan maka lingkungan kerja pun jadi lebih aman dalam bekerja.

    Balas

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.