Menggenggam Waktu – Lamaran

Tomoyo Rin

Updated on:

Ketika mencintai seseorang, harus siap untuk melepaskannya. Seperti senja menjelang petang, warna jingga itu sangat megah, namun ketika gelap menyusup, lenyap hanya dalam hitungan detik.
 
Seperti itulah aku melihat timeline di BBM-nya. Foto profile tersenyum bahagia bersama cewek yang aku pikir pasti pacarnya. Aku tahu kesalahanku tak termaafkan dan aku tak akan pernah menjadi miliknya. Hubunganku dengannya hanya sebatas kakak-ade ketemu gede.
Tidak. Hingga Tuhan berkehendak lain. Sebuah messagemasuk darinya. 
 
“De, mau gak nikah sama aa?”
 
Hatiku melambung ke langit dalam sekejap. Ini bukan mimpi kn? Mimpi yang akan menghempaskanku kedasar lautan.  Oh, God! this is real. Dia melamarku.

 

_____________ Flash Fiction _______________
100 kata

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.