Terserang Anyang-Anyangan saat Traveling? Jangan Khawatir!

Tomoyo Rin

Updated on:

traveling 2btetap 2 bseru

Terserang anyang-anyangan saat traveling pasti tidak nyaman banget. Rencana liburan yang seharusnya menyenangkan, malah menjadi beban. So, dalam artikel ini aku mau berbagi info tentang penyakit anyang-anyangan.

Sebelum bahas itu, aku kepo deh biasanya kapan jadwal liburan bersama keluarga? Setiap weekend atau saat libur panjang saja?

Aku bisa traveling setiap akhir pekan atau minimal sebulan sekali itu harapan banget. Namun, sekarang masih harus menyesuaikan dengan jadwal kerjaan. Belum Jasmine yang masih 9 bulan. Gak tega ngajak jalan-jalan sering. Ya, emaknya pasti senang. Tapi Jasmine takutnya malah kelelahan. Terpenting masih bisa traveling walau gak sering dong ya.  

Selain masalah waktu, kesehatan juga perlu dipertimbangkan. Rekreasi memang bisa menyembuhkan sakit. Tapi, sakit yang gimana dulu si? Kalau sakit hati atau stres salah satu obatnya memang lihat yang segar-segar karena suasana baru akan memberikan energi positif. Berbeda, jika sakitnya berhubungan dengan fisik, yang bahkan tidak memungkinkan untuk keluar rumah. Tidak baik buat dipaksakan. Karena traveling itu bukan untuk menimbulkan derita. Setuju?  

Terserang Anyang-Anyangan Saat Traveling

Lalu bagaimana jika sakitnya saat traveling? Misalkan terserang anyang-anyangan terutama untuk para traveler cantik. Anyang-anyangan memang lebih beresiko menyerang para wanita, penyebabnya adalah:  

  • Dekatnya anus dengan saluran kencing. Di mana akan menyebabkan bakteri E. coli mudah masuk ke area saluran kemih.
  • Kebiasaan setelah buang air kecil membilasnya dari belakang (anus) ke depan. Sehingga bakteri E. coli yang terdapat di anus kemungkinan besar akan terbawa ke depan.
  • Mengkonsumsi minuman beralkohol.
  • Alat kontrasepsi.
  • Kekebalan tubuh yang menurun di mana tubuh tidak bisa melawan bakteri yang masuk.  

Bakteri E. coli hidup di anus manusia dan hewan. E. coli memang sepenuhnya tidak berbahaya. Karena bakteri baik E. coli dapat menghasilkan vitamin K2. Namun, jika bakteri E. coli menjadi salah satu penyebab diare serta anyang-anyangan.

Yes. Jika memang ada hal yang tak terduga menyangkut kesehatan saat serunya traveling, mudah saja kok. Tipsnya, harus selalu sedia perlengkapan P3K. Karena aku pernah mengalami betapa menderitanya saat terkena hypotermia 2012 lalu ketika mendaki gunung gede. Sama halnya jika terserang anyang-anyangan saat traveling harus sedia payung sebelum hujan. Sekarang gak perlu hawatir karena ada Prive Uri-Cran.

Apa itu Uri-Cran? Sebelum itu, cari tahu dulu yuk anyang-anyangan itu seperti apa.

Informasi Anyang-Anyangan

Anyang-anyangan adalah kondisi di mana buang air kecil sedikit-sedikit dengan frekuensi lebih sering dari biasanya dan diikuti dengan bau air seni yang menyengat. Serta sakit pada bagian bawah perut atau pinggang. Hal tersebut timbul karena adanya infeksi saluran kemih karena bakteria Escherichia Coli atau yang lebih terkenal dengan sebutan E. coli.  

Selain itu, gejala anyang-anyangan bisa kita bedakan berdasarkan bagian tubuh mana yang terserang infeksi, yaitu :

  1. Demam tinggi disertai mual dan muntah serta sakit pinggang. Gejala ini saat bagian ginjal yang terinfeksi bakteri.
  2. Untuk bagian kandung kemih, waspadai jika perut bagian bawah merasa tak nyaman, seperti ada sesuatu di dalamnya, sering buang air kecil dan urin berdarah.
  3. Di bagian saluran kecing, akan terasa perih saat buang air seni.   Jika mengalami gejala seperti di atas pertanda tengah terserang anyang-anyangan. Gak seru dong ya, kalau lagi jalan-jalan malah kebelet pipis terus. Terdapat rasa sakit saat buang air kecil. Mending kalo tempat yang kita kunjungi dekat ke toilet. Kalau jauh? Gak bakalan nyaman tentunya. Karenanya sedia saja Uri-Cran.  

Atasi Anyang-Anyangan dengan Uricran

Kenapa harus Uri-Cran?

Uri-Cran bisa menjadi salah satu solusi alami untuk mengatasi anyang-anyangan loh. Karena mengandung ekstrak buah Cranberry. Di mana sejak puluhan tahun lalu, saat zaman suku indian kuno, buah Cranberry ini berkhasiat sebagai penyembuh luka karena tusukan panah. Lalu, dikembangkan sebagai vitamin untuk kekebalan tubuh, antioksidan dan pencegah sariawan.  

Cranberry dapat mencegah bakteri E. coli menempel pada dinding kemih. Pun, kandungan antioksidan proanthocyanidins dapat mencegah pertumbuhan bakteri akibat dari infeksi. Itulah sebabnya kenapa cranberry menjadi salah satu buah yang terdapat dalam Uri-Cran. Selain mudah didapat. Uri-Cran juga dapat di konsumsi kapan saja dan di mana saja. Rasanya juga cocok di lidah. Rasanya tidak berbeda jauh dengan minuman dari olahan anggur. Asam dan segar.  

Untuk kemasannya sendiri ada dua jenis, Kapsul (Prive Uri-Cran) dan powder sachet (Prive Uri-Cran Plus).    

gbr : uricran.co.id

Prive Uri-Cran Komposisi : 250 mg Ekstrak Cranberry Dosis : 1-2 Kapsul / Hari Isi per Box : 30 Kapsul / Box      

 gbr : uricran.co.id  

Prive Uri-Cran Plus Komposisi : 375 mg Ekstrak Cranberry Dosis : 1-2 Sachet / Hari Isi per Box : 15 Sachet / Box  

Menurutku yang kapsul lebih praktis karena tinggal “hap” langsung masuk ke tenggorokan. Namun, kalau pengin menikmati segarnya buah Cranberry yang powder sachet, rekomended. Untuk mendapatkannya bisa cek di toko online maupun apotik.   Yuk, jaga area intim kita agar bebas dari segala infeksi bakteri. Karena sehat itu nikmat. Dan traveling jadi makin happy tanpa khawatir terserang anyang-anyangan.

 ______________

Sumber www.uricran.co.idwww.alodokter.com

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.