5 Bahasa Cinta untuk Memberikan Motivasi Belajar Anak

Tomoyo Rin

bahasa cinta untuk memotivasi belajar anak

Memberikan motivasi kepada Si Kecil bukanlah perkara mudah. Dari pengalaman sering sekali terjadi drama yang bikin emosi orang tua ikutan naik. Untuk itu, aku senang banget karena ada webinar dengan tema bahasa cinta untuk anak.

Setiap anak tentunya memiliki karakter yang berbeda, sehingga dalam memotivasi agar anak semangat belajar ada caranya tersendiri. Salah satunya dengan menggunakan bahasa cinta yang tepat. Sebetulnya apa yang dimaksud bahasa cinta?

Contents

Pengertian Bahasa Cinta

Bahasa cinta adalah sebuah cara dalam mengekspresikan atau mengungkapkan perasaan kasih sayang kepada orang lain. Lalu, orang tersebut menerima perasaan tersebut.

Dalam webinar “Bahasa Cinta yang Tepat untuk Memotivasi Anak” persembahan Sinotif menghadirkan Psikolog Anak, Remaja, dan Keluarga yaitu Ibu Jovita Ferliana, M.PSI. Ibu Jovita menjelaskan dengan detail apa yang dimaksud bahasa cinta.

Salah satunya yaitu menyebutkan bahwa ada 5 jenis bahasa cinta atau love language. Jenis Love Language tersebut yaitu Quality Time, Acts of Services, Words of Affirmation, Physical Touch, dan Receiving Gifts.

Lebih lanjut, Ibu Jovita juga memberikan perumpamaan bahwa bahasa cinta itu seperti Tangki Emosi. Jika mood anak membaik maka tangki emosi akan terisi penuh.

Tugas orang tua yaitu mencari tahu karakter anak agar dapat menggunakan bahasa cinta dengan tepat. Untuk lebih detail mengenai love language akan aku ulas pada pembahasan di bawah.

5 Bahasa Cinta untuk Anak

jenis jenis bahasa cinta untuk anak

Bahasa cinta yang tepat dapat meningkatkan mood menjadi lebih baik, sehingga anak akan terus termotivasi dalam belajar. Adapun penjelasan detail mengenai love language, yaitu:

1. Act Of Services

Ciri anak yang memiliki karakter Act of Services yaitu senang mendapatkan bantuan. Jadi, orang tua dapat menunjukan bentuk kepedulian dengan meringankan beban si kecil.

Misalnya ketika si kecil mendapatkan tugas kerajinan tangan maka orang tua bisa menawarkan bantuan. Hanya saja perlu dicatat memberikan bantuan bukan berarti mengerjakan tugas anak, melainkan membantu menyiapkan pensil atau peralatan lain.

2. Words of Affirmation

Bagi si kecil yang menyukai kata-kata, maka dengan orang tua memberikan dorongan dengan bahasa lisan berupa peneguhan, penghargaan, atau cukup mendengarkan anak-anak ketika sedang berbicara.

3. Quality Time

Bagi kedua orang tua yang bekerja, anak akan merasakan kehilangan yang besar. Dengan begitu, pastikan selalu memiliki quality time untuk bermain bersama dan bercakap-cakap di ruang keluarga.

4. Physical Touch

Orang tua dapat menggunakan bahasa tubuh, raut wajah, atau sentuhan yang dapat mengekspresikan rasa kasih sayang terhadap anak. MIsalnya mengelus kepala si Kecil.

5. Receiving Gifts

Berikan hal-hal yang anak-anak sukai dan pastikan selalu mengutamakan prioritas. Hal tersebut agar tangki emosi anak dapat terpenuhi dengan baik, terutama bagi anak yang mengalami kesulitan untuk belajar.

Cara Mengenal Karakter Anak

Sebelum orang tua mengungkapkan perasaaan cinta dan kasih sayang terhadap anak, sebaiknya mencari tahu terlebih dahulu seperti apa karakter si kecil. Ada beberapa cara yang bisa orang tua lakukan, seperti beberapa hal berikut:

  • Hal yang orang tua tidak lakukan dan anak menjadi marah. Sebagai contoh orang tua tidak memberikan hadiah berupa benda saat anak ulang tahun. Ini menandakan karakter anak yang tertarik dengan Receiving Gifts.
  • Hal yang anak minta atau harapkan. Contohnya anak sangat menyukai momen bersama dan saling bercengkrama satu sama lain, maka Quality Time sangat penting bagi anak.
  • Hal yang paling anak berikan kepada orang tua. Misalnya anak sering memeluk Ibu atau Ayah setelah pulang kerja, maka karakter anak termasuk yang menyukai Physical Touch.

Di atas contoh bagaimana kita sebagai orang tua memahami karakter anak. Kalau anakku Si Bule termasuk anak yang menyukai hadiah dan pujian.

Cara Menggunakan Bahasa Cinta

cara menggunakan love language yang tepat

Dalam menggunakan bahasa cinta untuk buah hati sebaiknya isi tangki emosi hingga penuh. Formula yang dapat orang tua gunakan terdiri atas 3 hal:

  • Bahasa 2 atau 5
  • Tindakan 5 atau 2
  • Tangki Kasih 10 atau 10

Maksud dari formula tersebut yaitu jika orang tua lebih banyak menggunakan tindakan love language, maka bahasa yang diterapkan bisa 2x saja. Begitupun sebaliknya jika bahasa cinta yang banyak dan tindakan sedikit maka hal tersebut cukup wajar.

Karakter Anak yang Dominan Acts of Services

Menyatakan : Menunjukan kesediaan untuk menolong.
Tindakan : Membuatkan minuman ketika anak belajar.
Hindari : Mengabaikan

Kata-Kata

Menyatakan : Memberi dorongan semangat.
Tindakan: Memberikan pujian dengan pesan atau surat.
Hindari: Tidak menggunakan Kata-Kata Kasar

Waktu Berkualitas

Menyatakan : Kebersamaan, bercakap-cakap.
Tindakan: Menciptakan momen khusus, melakukan waktu bersama
Hindari: Melewatkan waktu bersama

Sentuhan

Menyatakan : Menggunakan bahasa tubuh, ekspresi wajah
Tindakan: Pelukan, mengelus kepala
Hindari : Penyalahgunaan sentuhan fisik

Hadiah

Menyatakan : Hal-hal yang disukai anak
Tindakan : Memberikan koleksi benda atau yang berkaitan dengan hobi anak
Hindari: Melupakan momen-momen berharga, seperti memberikan kado ulang tahun.

Dari cara di atas kita bisa memotivasi anak untuk belajar dengan bahasa cinta yang tepat. Tentunya memberikan yang memang benar-benar anak butuhkan.

Selain itu, sebagai orang tua penting juga untuk mencari partner yang tepat dalam membantu anak belajar, seperti mencari tutor pembimbing. Tujuannya untuk memudahkan anak dalam belajar, karena terkadang ada beberapa materi pelajaran yang sulit anak kuasai.

Berbicara mengenai bimbingan belajar, Sinotif adalah salah satu lembaga pendidikan di Indonesia yang fokus pada pelajaran eksakta, yaitu Fisika, Matematika, dan Kimia. Didukung oleh tutor atau pembimbing berpengalaman yang akan membuat anak nyaman saat melakukan bimbingan belajar.

Baca Juga: Bimbel Matematika Online Seru dan Interaktif

Cerdas Berprestasi Bersama Sinotif

Sinotif memiliki perjalanan panjang yaitu lebih dari 20 tahun telah terbukti meningkatkan kemampuan siswa dengan nilai yang yang tinggi. Ini karena menggunakan metode pembelajaran khusus yaitu Sinotif Learning Method.

Metode bimbingan belajar Sinotif learning method

Sinotif Learning Method terdiri atas:

  • Personalized, yang mana anak belajar sesuai dengan kebutuhan dan karakter masing-masing siswa.
  • Limitless, berupa layanan belajar tambahan selama 24 jam non stop.
  • Specialized, siswa akan mendapatkan bimbingan dari guru ahli spesialisasi Fisika, Matematika, Kimia.
  • Systemized, setiap siswa akan mendapatkan modul pembelajaran yang membuat proses belajar menjadi lebih mudah dan efektif.

Melihat dari metode pembelajaran di atas bisa kita simpulkan Sinotif memang tempat yang tepat sebagai partner orang tua dalam menyediakan bimbingan belajar. Orang tua juga bisa memilih program pembelajaran sesuai kebutuhan anak.

Program Sinotif terdiri atas, Sinotif Premier Diamond, Sinotif Premier Premium, Sinotif Premier Gold, Sinotif Premier SIlver, dana Sinotif Premier Platinum.

18 pemikiran pada “5 Bahasa Cinta untuk Memberikan Motivasi Belajar Anak”

  1. Anakku type act of service dan receiving gifts. Jadi ya memang senengnya perhatian dalam bentuk layanan gitu. Kayak dibuatin cemilan kesukaan dia dll. Selain itu juga senengnya pakai tawar menawar hadiah. Jika berhasil melakukan A, maka dapat apresiasi berupa B dst

    Balas
  2. penting banget ya mengetahui mana bahasa cinta yang tepat untuk tiap anak. beruntung sinotif bisa jadi partner yang dapat membantu orang tua memilih bahasa yang tepat termasuk saat membersamai belajar si kecil

    Balas
  3. bahasa cintaku ke anak adalah menyediakan waktu bautnya agar bisa berkegiatan bersama. Ini yang seang ku rutinkan, karena challenging banget bagi emak bekerja macam saya. Bisa bagi waktu yang adil buat semua adalah sesuatu yang berharga. Tulisan ini jadi pengingatku banget

    Balas
    • Jadi teringat kalimat yang diucapkan bunda Aisyah Dahlan, bahwa didiklah anak-anak sesuai dengan bahasa cinta si anak agar si anak merasa dicintai. Selain itu si anak menjadi lebih tenang dan dekat dengan orang tuanya.

      Balas
  4. tiap anak pasti beda sih ya bahasa cintanya, kayak yang Bungsuku senangnya dia kalau dipeluk, dikit-dikit minta dipeluk, beda lagi dengan kakak-kakaknya yang lebih suka act of service dan word affirmation.
    bagus ya Sinotif ini, bisa memberikan kebutuhan khusus yang anak inginkan melalui bahasa cinta, jadi anak makin semangat belajar dong ya.

    Balas
  5. Bahasa cinta buat ketika anakku beda-beda tergantung karakter mereka. Ada yang suka physical touch terutama si bungsu, ada yg kalau dibikinin makanan kesukaan jd semangat belajar kayak si sulung, ada yg kalau diapresiasi tambah semangat kayak si tengah. Beda – beda tiap anak

    Balas
  6. “Berikan apa yang dibutuhkan anak-anak, bukan apa yang diinginkan orang tua atau anak-anak”, kalimat bijak yang pernah saya dapatkan ini sangat relate bahwa sangat penting untu mengetahui, mengenali secara deeply personality anak-anak, agar ortu bisa mendekatkan diri dengan bahasa cinta yang sampai ke lubuk hati anak-anak.

    Balas
  7. Ke empat anak saya memiliki karakter yang berbeda -beda sehingga bahasa cinta nya pun menyesuaikan dengan kebutuhan mereka masing-masing, ada yang suka sentuhan, ada juga yang suka quality time

    Balas
  8. Penting banget ya ternyata, memahami dengan baik setiap kebutuhan atau Bahasa Cinta masing-masing anak kita.
    Semoga kita dimampukan jadi orang tua yang melakukan praktik bahasa cinta sesuai karakter dan kebutuhan anak-anak.
    Aamiin.

    Balas
  9. Tertarik banget dengan pembahasan hubungan anak dan orang tua. Ternyata banyak ya bahasa cinta anak. Ngena banget buat aku. Banyak hal yang harus aku pelajari lagi. Terutama bahasa cinta tentang quality time. BTW aku juga pernah mau ikut seminar atau webinar sinotif tapi ternyata belum kesampaian mudah-mudahan kedepannya bisa ikut.

    Balas
  10. Ada banyak pilihan nih dalam memberikan bahasa kasih kepada si kecil. Kalau saat ini mungkin daku praktiknya ke keponakan dulu hehe, soalnya acap kali praktekin yang physical touch, eh jadi gelendotan dah my nephew wkwkwk

    Balas
  11. Love languange boleh juga sih! Aku biasanya pakai isyarat cinta ini ke trio keponakan yang menggemaskan. Paling tidak, kita harus memposisikan diri sama dengan anak-anak tersebut. Kalau sudah pakai bahasa ini, ujungnya inner child diriku pasti auto muncul..

    Balas
  12. Using the language of love creates strong bonds that can last a lifetime. Children who grow up in a loving environment are more likely to maintain close relationships with their parents as they transition into adulthood.

    Balas
  13. betul sekali kak erin, setiap anak memang memiliki karakter yang berbeda, sehingga dalam memotivasi agar anak semangat belajar ada trik serta caranya tersendiri. Salah satunya dengan menggunakan bahasa cinta yang tepat.

    Balas
  14. Memahami bahasa cinta untuk anak penting adanya ya. Apalagi setiap anak punya karakter yang berbeda. Memberikan bahasa cinta yang tepat bikin anak makin termotivasi untuk terus lebih baik.

    Balas

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.