Ini Dia 7 Jenis Jamur Liar yang Bisa Dimakan

Tomoyo Rin

jenis jamur liar yang bisa dimakan

Jamur merupakan salah satu tumbuhan yang bisa dikonsumsi, termasuk jenis jamur liar yang berada di hutan atau ladang. Walau begitu tetap perlu hati-hati karena banyak juga jenis jamur beracun. Terutama untuk jamur yang tumbuh sendiri di alam.

Berbeda ketika konsumsi jamur hasil budidaya, seperti jamur tiram yang beredar di pasaran. Pada umumnya jamur hasil budidaya lebih aman untuk kita makan setiap harinya.

Untuk itu, agar tidak salah ambil jamur dari hutan, di bawah ada sedikit informasi mengenai jenis jamur liar yang bisa kamu konsumsi. Sebagai informasi tambahan nama jamur yang tercantum ada bahasa sundanya, ya, teman-teman. Sesuai nama yang populer di kampung halamanku, Cimara-Kuningan, Jawa Barat.

Contents

Jenis Jamur Liar Layak Konsumsi

Perlu kamu ketahui jenis jamur di alam sangat banyak. Ada yang bisa diolah menjadi makanan, ada juga yang perlu dihindari karena beracun. Sehinnga, ketika mengambil jamur dari alam liar, baik itu di sawah atau hutan jangan sampai salah ambil.

Adapun jenis jamur yang bisa kita konsumsi, diantaranya:

1. Supa Catang (Kai)/Jamur Kayu

Jamur ini tumbuh antara akhir musum hujan dan awal musim panas. Jamur ini tumbuh di batang pohon Padali yang sudah tua, rapuh atau sudah ditebang. Supa Catang membutuhkan kelembapan suhu untuk bisa tumbuh.

Sebutan lain untuk jamur ini yaitu Supa Gede atau Jamur Besar. Menariknya jamur liar ini bisa di budidaya seperti Jamur Tiram. Di bawah contoh jamur kayu yang bisa kamu konsumsi.

jenis jamur liar kayu

Baca Juga: Jamur Kayu Hutan, Lezatnya Cita Rasa Alami dari Alam

2. Jamur Pinus

Jamur yang atasnya berwarna putih dan bawhanya berwarna merah ini disebut juga sebagai Jamur Pinus. Namun harus hati-hati karena ada yang sejenis warnanya tetapi beracun.

3. Supa Lember

Pastinya tidak asing lagi kan, dengan Jamur yang berwarna hitam dan sedikit berlendir ini. Jamur lember biasanya tumbuh di batang pohon Padali.

4. Supa Suung

Jenis jamur satu ini bisa kamu temukan di kebun atau sawah. Di daerahku terdapat tiga jenis yaitu Supa Suung Kidang, Supa Suung Bulan dan Supa Suung Rampak.

Supa Suung kidang memiliki kulit dengan warna merah seperti kulit rusa. Sedangkan, Supa Suung Bulan berwarna putih dan biasanya tumbuh di tanah saat musim hujan tiba antara bulan Januari-Februari. Berbeda dengan Supa Suung Rampak tumbuh menghampar berwarna putih dengan atas sedikit abu-abu. Uniknya jamur Rampak bisa tumbuh dari rinyuh.

5. Supa Hate/Jamur Hati

Memiliki bentuk yang tebal dengan warna hitam atasnya dan bagian bawah kuning, umumnya tumbuh di akar arbise dan pohon mangga. Seperti Supa Suung, Jamur Hati tumbuh saat awal musim penghujan. Untuk rasanya ini seperti hati ayam.

6. Supa Jarami

Jamur ini tumbuh di tumpukan jerami setelah musim panen. Biasanya bentuk jamur ini kecil-kecil. Tetapi, harus hati-hati karena ada jenis jamur yang tumbuh dan tidak bisa kita konsumsi.

Supa Beas

Tumbuh di batang pohon yang sudah ditebang dan tebangan untuk huma. Bentuknya kecil-kecil berwarna putih. Jamur yang bisa dimakan ini sama dengan Jamur Catang, tetapi bentuknya lebih kecil dan bisa tumbuh kapan saja selama ada kelembapan suhu.

Demikian informasi mengenai jenis jamur liar yang bisa dimakan di Indonesia untuk menambah wawasan. Btw, dari ketujuh jenis jamur di atas, apakah di daerah teman-teman juga ada? Share di kolom komentar, yuk.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.