Kura-Kura Belawa Cirebon yang Langka. Begini Sejarahnya!

kura-kura belawa berumur 25 tahun

Setelah selesai melakukan observasi hutan mangrove, aku berkunjung ke objek wisata kura-kura Belawa. Dalam perjalanan aku membayangkan akan cantiknya tempurung kura-kura tersebut.

Setelah tiba di sana harapanku sedikit melenceng.

Tempurung Kura-Kura Belawa Cirebon sama dengan penyu. Yang unik adalah punggungnya yang belah dua dan memiliki tulang iga seperti manusia. Menilik dari bentuk tempurungnya lebih mirip dengan penyu dibandingkan Kura-Kura.

Tempurung kura-kura terbagi menjadi dua bagian. Bagian atas disebut karapas untuk menutup punggung. Bagian bawah adalah plastron untuk menutup perut. Terlepas dari perbedaannya hewan yang bisa hidup di darat dan air ini termasuk kura-kura langka.

Kenapa langka? Konon hanya ada di Belawa Cirebon. Suatu kebanggan tersendiri untuk bangsa Indonesia.

Sejarah Kura-Kura Belawa

Berdasarkan cerita rakyat bahwa kura-kura satu ini berasal dari potongan Al-Qur’an. Dulu ada seorang pemuda yang berwajah sebelah putih dan sebelah hitam. Pemuda ini mendatangi pesantren yang berada di Desa Belawa.

Setelah sekian lama berguru wajahnya tidak kunjung berubah. Pemuda ini marah dan membakar Al-Qur’an. Potongan-potongan Al-Qur’an itulah menjadi seekor kura-kura.

Kura-Kura Belawa yang Hampir Punah

Kura-kura Belawa sempat mengalami kepunahan besaran. Penyebabnya adalah virus atau bakteri dari kotoran manusia. Serta, penggunaan peptisida (pupuk organik) untuk penyemprotan pohoon mangga. Dari data yang ada sekitar 300 ekor kura-kura mati. Beberapa ekor ada yang di musiumkan.

Dari kejadian tersebut, membuat PEMDA setempat mengelola Kura-Kura Belawa sebagai Penangkaran dan Objek Wisata.

kura-kura belawa cirebon diawetkan
Kura-Kura hasil proses pengawetan.

Sistem Reproduksi

Kura-kura belawa bereproduksi setiap sebulan sekali. Di mana membutuhkan waktu 100 hari untuk menetas. Hal ini sangat berbeda dengan kura-kura pada umumnya yang membutuhkan waktu sekitar 80-90 hari untuk telur dapat menetas.

Suhu telur yang berada di penangkaran harus terjaga. Di mana telur-telur tersebut tidak boleh kering dan tidak boleh terlalu basah. Setiap 2 hari sekali telur harus disirami.

Ada sekitar 100 butir telur yang ada di penangkaran.

telur kura-kura belawa di penangkaran
Telur di penagkaran.

Btw, sudah tahu, dong, bahwa kura-kura merupakan salah satu hewan reptil yang bisa hidup ratusan tahun. Tidak heran jika ada satu kura-kura yang sudah berumur 20 tahun.

kura-kura belawa berumur 25 tahun
Kura-kura berumur 25 tahun.

Penasaran dengan kura-kura yang langka ini? Silahkan berkunjung ke Desa Belawa di Cirebon.

Previous Post Next Post

2 Comments

  1. Reply kantong cresek Desember 16, 2012 at 09:10

    Om kalo boleh saya minta izin minta foto2 kura belawa nya.. terimakasih sebelumnya…

  2. Reply Erin Friyana Maret 4, 2013 at 05:11

    okeyyy…..silahkan.

Leave a Reply

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.