Perbedaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang Wajib Kamu Ketahui

Tomoyo Rin

Updated on:

K3
perbedaan keselamatan kerja dan kesehatan kerja yang harus dipahami

Hal tersebut meliputi pencegahan dan penanganan resiko bahaya dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan nyaman. Dengan begitu karyawan akan merasa aman saat bekerja, sehingga produktivitas kerja dapat meningkat. 

Contents

Pengertian Keselamatan Kerja dan Kesehatan Kerja 

Dalam sistem manajemen K3, keselamatan dan kesehatan kerja merupakan dua aspek berbeda, namun saling berkaitan. Keduanya sama-sama memiliki tujuan dalam memberikan kesejahteraan pada karyawan. 

Keselamatan kerja dan kesehatan kerja memang terdengar sama, tetapi dalam lingkungan kerja memiliki tujuan yang berbeda. Keselamatan kerja berkaitan dengan kesejahteraan karyawan dari resiko kecelakaan. 

Adapun pengertian keselamatan kerja adalah suatu upaya dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi semua karyawan dan terhindar dari resiko kecelakaan kerja. Keselamatan kerja mencakup identifikasi resiko bahaya. 

Identifikasi resiko bahaya meliputi pengecekkan kondisi peralatan mesin, cek kondisi kelistrikan, dan lain-lain. Selain itu, adanya pelatihan secara rutin bagi karyawan, pengawasan, dan penerapan dalam pekerjaan sehari-hari. 

Kesehatan Kerja adalah suatu tindakan dalam lingkungan kerja untuk melindungi karyawan dari risiko penyakit yang timbul karena pekerjaan. Misalnya, penyakit karena paparan radiasi bahan kimia atau peralatan yang digunakan. 

Tidak hanya itu, keselamatan kerja juga mencakup kesehatan mental. Seperti menjauhkan karyawan dari stres yang dapat mengurangi produktivitas. Termasuk tidak adanya bullying dan pelecehan di tempat kerja. 

Dalam mewujudkan keselamatan dan kesehatan kerja maka harus ada fasilitas pendukung yang akan memberikan rasa aman. Perusahaan harus menyediakan APD lengkap untuk area yang rawan terhadap kecelakaan, ruang kerja yang nyaman, hingga tersedia fasilitas kesehatan, kantin, akan lebih baik tersedia fasilitas olahraga. 

Perbedaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja 

kesehatan kerja adalah

Setiap perusahaan memiliki kewajiban untuk menerapkan manajemen K3 di tempat kerja. Keselamatan Kesehatan Kerja tidak hanya berdampak positif bagi karyawan, tetapi akan berpengaruh terhadap keberlangsungan perusahaan. 

Dalam penerapan K3 alangkah baiknya mengetahui perbedaan keselamatan dan kesehatan kerja, terlebih dahulu. 

1. Fokus Tujuan 

Keselamatan kerja fokus pada tindakan agar tidak ada kecelakaan kerja yang membahayakan karyawan. Sedangkan kesehatan kerja untuk memberikan keamanan dari risiko terjangkit penyakit karena pekerjaan. 

2. Aspek Risiko 

Dalam hal risiko keselamatan kerja termasuk bersifat akut. Umumnya terjadi secara mendadak dan langsung memburuk. Sebagai contoh kecelakaan karena kelalaian dalam penggunaan mesin yang menyebabkan cacat fisik. 

Kesehatan kerja lebih bersifat kronis karena terjadi secara perlahan dan berlangsung dalam kurun waktu yang lama atau terus menerus. Misalnya terpapar bahan kimia yang merusak paru-paru. 

3. Dalam Hal Pencegahan 

Upaya pencegahan keselamatan kerja menekankan pada risiko bahaya fisik. Berbeda dengan kesehatan kerja agar karyawan tidak mengalami sakit karena penyakit bahaya dan menular. 

4. Penilaian Indikator Evaluasi

Saat melakukan evaluasi maka keselamatan kerja lebih mudah dibandingkan dengan evaluasi kesehatan. Hal ini karena keselamatan kerja memiliki indikator yang jelas berupa jumlah kecelakan yang terjadi, tingkat paparan radiasi, atau seberapa banyak tingkat frekuensinya.

Berbeda dengan kesehatan kerja karena tidak bisa nilai dengan indikator yang objektif. Misalnya dalam mengukur tingkat kepuasan karena setiap karyawan akan memiliki penilaian berbeda sesuai dengan apa yang mereka alami selama bekerja.

Walau begitu bukan berarti tidak dapat menerapkan program kesehatan kerja yang maksimal dan optimal. Keselamatan dan Kesehatan dalam manajemen K3 dapat berjalan dengan baik dengan memberikan pelatihan dan selalu ada evaluasi terhadap alat produksi, kondisi lingkungan, hingga alat-alat penunjang lainnya yang memiliki resiko tinggi.

Minimal perusahaan menyediakan alat pelindung diri yang memadai sehingga dapat melindungi karyawan dari bahaya kecelakaan. Penting juga dalam pengadaan alat bantu medis, seperti Kotak P3K.

Bgai perusahaan yang memiliki tingkat paparan atau radiasi tinggi sebaiknya menyediakan oksigen, defibrilator, dan bila perlu memiliki mobil ambulan sendiri. Fasilitas yang lebih memadai menjadi salah satu penanganan cepat agar tidak ada hal yang lebih buruk.

demikian perbedaan keselamatan kerja dan kesehatan kerja. Patuhi setiap sistem K3 yang berlaku di kantor kamu, selalu pastikan untuk menerapkan budaya K3 dalam aktivitas pekerjaan sehari-hari.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.