Audit blog itu tidak sekedar mengatasi eror 404 saja, akan tetapi perlu mengatasi redirect di wordpress berupa eror 301 & 302 yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Yang mana pengaruh terhadap blog dapat menurunkan ranking website.
Untuk itu, jika ingin blog semakin baik maka caranya dengan melakukan audit secara keseluruhan. Termasuk melakukan redirect 301 & 302 yang mungkin terlihat sepele, akan tetapi memiliki dampak besar untuk web.
Contents
Apa itu redirect 301 & 302?
Redirect 301 adalah pengalihan sebuah situs laman yang mengalami perubahan. Seperti ketika mengganti url artikel, url blog, dan pengalihan dari http ke https.
Sedangkan redirect 302 adalah pengalihan sementara karena adanya restruksurisasi blog atau website. Misalnya pengalihan sementara url artikel ke homepage.
Fungsi dari redirect 301 untuk memastikan bahwa setelah mengganti url artikel atau alamat situs halaman yang di akses tidak mengalami eror 404 atau halaman tidak tersedia. Dengan begitu penting untuk memastikan pengalihan blog sudah sesuai.
Manfaat dari redirect 301 dapat mempertahankan rangking website di mesin pencari karena dengan adanya pengalihan maka search angine tetap akan membaca halaman masih tersedia. Blog juga tidak akan kehilangan pengunjung karena situs yang dicarinya masih ada.
Dari pengertian, fungsi dan manfaat tersebut tentunya penting untuk melakukan redirect 301 jika ada perubahan.
Cara Mengatasi Redirect di WordPress
Untuk mengatasi redirect di Wordepress ini sangat mudah. Khususnya buat kamu pengguna wordpress.
Ada 2 cara jitu dalam mengatasi redirect, yaitu:
1. Menggunakan Plugin Redirect
Bagi pengguna wordpress agar mudah ketika melakukan pengalihan maka dapat instal plugin redirect secara gratis. Yang mana Kita cukup memasukan link lama dan arahkan ke link baru.
Setelah itu, otomatis pengalihan sukses. Aku sendiri sejak mengenal audit blog sudah banyak melakukan perubahan link.
Umumnya link yang aku ubah karena terlalu panjang. Sedangkan dalam ilmu SEO url link postingan tidak harus panjang.
Ketika melakukan audit blog dengan moz ada ketentuan jumlah karakter untuk setiap url. Oleh sebab itu, setelah melakukan perubahan aku langsung buka plugin redirect untuk mengatasi.
2. Edit Manual
Ketika link yang diubah dijadikan sebagai internal link maka mau tidak mau kita harus melakukannya secara manual. Dengan audit blog melalui screaming frog cukup mudah untuk mencari halaman yang mengalami eror 301 & 302.

Yang mana kita akan mengetahui pada postingan mana artikel perubahan tersebut dijadikan internal link. Tanpa tools audit pastinya bakalan repot banget.
Edit secara manual ini memang membutuhkan efort yang besar. Apalagi jika blog sudah banyak artikelnya. Walau begitu agar blog tidak kehilangan pengunjung dan ranking di mesin pencari mau tidak mau tetap harus dilakukan perbaikan.
Misalnya halaman yang belum di redirect pada blog Tomojikan ini sebanyak 90. Sekarang sudah selesai diatasi. Kecuali yang bit.ly karena berhubungan dengan konten job.
Penutup
Redirect 301 & 302 memiliki fungsi dan manfaat yang besar untuk blog atau website yang dikelola. Karena, meningkatkan performa blog dan mempertahankan ranking website itu penting agar blog kita tetap dapat di akses oleh pengunjung maupun mesin pencari.
Oleh sebab itu, ketika melakukan penggantian alamat url segera lakukan pengalihan. Jika kamu pengguna wordpress silahkan lakukan 2 langkah cara mengatasi redirect 301 & 302 di atas.












Wah iya nih mbak, blog juga harus diperhatikan ya agar performnya tetap bagus dan pengunjung bisa dengan mudah mengakses website kita
Punya web pribadi yang dikelola dengan baik, ternyata masih gak aman ya, hal-hal kecil malah bikin performa blog kurang bagus. Aku pake blogspot sih mba, ku keep deh tuk WP ku.
Aku baru tahu, ternyata penyakit wp ini banyak sekali, makanya penting banget untuk belajar audit blog.
Kalau benerin manual lewat screaming frog ada capeknya ya mbak. Tapi lengkap karena kita jadi tahu dimana letak kesalahan dan erornya. Jadi bisa langsung dibenahi deh. Tapi ya itu kudu sabar dan telaten. Apalagi kalau erornya banyak. Huhuhu
Makasi mba Erin… aku coba ini, ternyata ada 700an yg harus di benahin haha.. yuk ah semangat, demi performa blog kan kan . Semoga nanti blog nya makin optimal pengunjung bisa +++++++++
Wah informasinya sangat membantu banget ini. Thanks tomojikan..
Prosesnya bikin cenat-cenut tapi alhamdulillah jadi tahu borok2nya blog, hahahaha. Untung ada aplikasi Screaming Frog, setidaknya bisa tahu kondisi blog kita kan. terutama masalah redirection ini.
Wuih. Termasuk dikit yang jadi PR, ya, Mba. Pakao wordpress disayang banget sama plugin, nih. Semangat buat next pembelajaran kita, ya, Mba.
Sebagai pengguna WP yang udah sejak awal menginstall plugin Redirection, aku cukup kesulitan memahami pentinnya mengubah URL secara manual.
Soalnya otomatis pindah sendiri. Tapi ternyata emang nggak bisa kita sepelekan ya mbak.. Semua jadi keliatan jelas dengan Screaming frog. Sangat membantu memperbaiki redirection satu per satu.
ternyata blog tidak hanya sekedar menulis ya, mbak. Banyak hal yang harus diperbaiki juga. Saya kemarin 3xxnya juga banyak. Seneng bisa tahu masalah kayak gini. Nggak pernah terbayangkan harus nyelesain 3xx di blog. nggak tahu fungsi dan masalahnya apa
Pas migrasi blog dari BS ke WP, aku ngerasain banget ribetnya redirect ini mba artikelnya membantu banget
Susah gak sih pake screaming frog ini, sering denger, pengen nyobain ah kapan-kapan. Mauku sih banyak yang dateng di blog, biar banyak job juga haha
Wah kayaknya ada beberapa post blogku yg perlu di redirect nih.. Kudu coba scream frog nh
Baru tahu kalo ada perubahan halaman harus di redirect. Makasih infonya ☺☺
Wah, punya blog gak mudah ya. Harus bisa ngatasi masalahnya juga kaya redirect 301 ini.
Semangat nih audit blognya. Semua masalah termasuk redirect harus diperbaiki.
Lagi cari tentang redirect ini. Eh, nyasar ke blog ini.
Terima kasih buat infonya. Ternyata cukup pakai tools ya buat cek eror di blog.
Semangat audit blognya biar makin bagus. Saya suka berkunjung ke sini. Banyak informasi yang dibutuhkan.
Kalau pakai plugin redirect itu otomatis kan, ya? Karena pernah juga edit url postingan.
Saya pikir kalau habis ganti url biarin aja. Ternyata harus dialihkan. Nanti saya coba deh audit pakai Scraming Frog.
Dulu pernah buat salah dengan ubah permalink. Udah gitu pindahan blog. Pengennya redirect tapi gak ngerti. Coba dari dulu tahu ada plugin redirect ini
Ga kepikiran sama redirect. Ternyata penting juga buat para blogger dan pemilik website
Enak ya pake WP. Atasi redirectnya bisa pake plugin gitu jadi lebih praktis kalau blogspot ya mau gak mau harus pake cara manual doang,hehe
Ngurusin blog gak selesai-selesai. Audit terus tiap malem.
Wah, ilmu baru soal redirect ini. Bisa banget buat bekal migrasi ke wordpress nanti. Makasih mbak udah bagi2 ilmu gratis.
Aku udah pakai wordpress dan baru tahu soal 301 ini. Tahunya 404 saja karena sering ngalamin.
semangatt mba aku akhire ngerti caraneee lumayan bikin sehat blog
Aku mengetahui tentang redirect link, tapi belum paham bagaimana cara atasinya pada blog.
Setelah membaca artikel ini, aku jadi ada pandangan terkait redirect dan error pada blog.
Wah ternyata bener ya, ngblog itu gak hanya menulis saja, tapi banyak banget PR kita akan blog kita tetap dianggap sehat oleh mbah google.
Sudah lama tidak isi blog. Gak tahu deh sama masalah blog. Ternyata penting ya, audit ini. Bisa cek redirect juga.
Baru tahu nih kalau eror di blog bisa menurunkan ranking blog. Gak mudah sekali ya, punya blog itu. Kirain nulis saja.
Wah aku pernah mengalami ini. Thank mba Erin tipsnya sangat bermanfaat
Mantap informasinya, cocok buat saya yg doyan IT