Sejarah dan Makna dibalik bulan k3 nasional

Tomoyo Rin

Updated on:

K3
sejarah bulan K3 nasional

Januari dan Februari menjadi bulan K3 Nasional yang tepatnya dilaksanakan selama 1 bulan penuh mulai dari 12 Januari sampai dengan 12 Februari. Pelaksanaan peringatan K3 berlangsung secara bersamaan di seluruh Indonesia, yang mana memiliki tujuan dalam meningkatkan kesadaran dalam keselamatan kesehatan kerja dan lingkungan kerja.

Penerapan K3 memang tidak lepas dari peran aktif semua pihak. Untuk itu, bulan K3 nasional menajdi ajang yang tepat untuk selalu meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan diri dan siapa saja yang berada di lingkungan kerja.

Hal tersebut karena lingkungan kerja yang aman akan meningkatkan kinerja karyawan dengan baik. Paling penting mengurangi resiko kecelakaan dan penyakit yang terjadi karena kelalaian saat bekerja. Termasuk adanya kelalaian pengawasan terahdap peralatan yang tidak layak lagi beroperasi.

Contents

Sejarah Bulan K3 Nasional

Keselamatan kesehatan kerja tidak hanya berlaku di Indonesia saja, melainkan seluruh negara juga menerapkan K3 untuk kesejahteraan masyarakat. Di Jepang terkenal dengan budaya 5S yaitu Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke.

Istilah 5S bahkan diadopsi juga di banyak perusahaan di Indonesia karena memiliki arti budaya yang baik dalam kesejahteraan dan menghasilkan produk dengan zero risk. 5S termasuk dalam bagian sistem K3, begitu juga dengan memperingati bulan K3 nasiona.

Bulan K3 Nasional adalah bulan yang diperingati sebagai hari keselamatan kesehatan kerja dan lingkungan kerja. Di Indonesia peringatan K3 ternyata sudah ada sejak abad ke-17 yaitu saat Belanda masuk ke Indonesia.

Hal tersebut berkaitan dalam pengangkutan bahan-bahan kimia maupun obat-obatan yang memiliki dampak terhadap keselamatan dan kesehatan kerja. Selanjutnya, setelah Indonesia merdeka terbentuk UU baru mengenai kerja dan kecelakaan dan didirikan juga lembaga Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Lalu, bertepatan dengan dibentuknya peraturan Kepmenaker mengenai Pola Kampanye K3 Nasional tahun 1984 hingga tahun 1992 maka per tanggal 12 Januari-12 Februari menjadi bulan Kampanye Nasional K3. Atau yang serang kita kenal sebagai bulan K3 nasional.

Sejarah bulan keselamatan kesehatan kerja terbilang cukup panjang karena Kampanye Nasional K3 beralih menjadi Gerakan Nasional Membudayakan K3 pada tahun 1993 – 2008. Selanjutnya strategi K3 mengalami perubahan pada tahun 2009 dengan sebutan GEMA Daya K3 atau Gerakan Efektif Masyarakat Membudayakan K3.

GEMA Daya K3 menjadi program berkelanjutan dan akhirnya sejak tahun 2010 meningkat menjadi suatu budaya yang wajib semua pihak terapkan di perusahaan. Dengan budaya K3 ini semua pihak memahami dengan baik akan pentingnya keselamatan dan kesehatan saat bekerja.

Makna dari Bulan K3 Nasional

memperingati bulan K3 nasional

Bulan K3 Nasional menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesadaran akan keselamatan dan kesehatan di tempat kerja. Ini karena memberikan perhatian khusus terhadap aspek yang berkaitan dengan K3LK, dengan tujuan mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit yang mungkin terjadi selama pelaksanaan aktivitas kerja.

Adapun makna di balik Bulan Keselamatan Kesehatan Kerja, yaitu:

1. Meningkatkan Kesadaran

Bulan K3 Nasional bertujuan utama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko kecelakaan dan penyakit yang mungkin terjadi di tempat kerja. Melalui berbagai kegiatan, informasi, dan kampanye, harapannya semua pihak dapat lebih memahami pentingnya melibatkan diri dalam upaya menjaga keselamatan di lingkungan kerja.

2. Menambah Pengetahuan

Acara-acara dalam Bulan K3 Nasional berfokus pada peningkatan pengetahuan pekerja dan manajemen perusahaan terkait norma-norma keselamatan dan kesehatan kerja. Pemahaman yang lebih baik akan membantu mencegah kecelakaan dan penyakit yang dapat terjadi akibat kurangnya pengetahuan.

3. Pengenalan Budaya K3

Bulan K3 Nasional juga memiliki tujuan untuk membangun budaya K3 di lingkungan kerja. Dengan menciptakan budaya yang peduli terhadap keselamatan dan kesehatan, diharapkan semua pihak, mulai dari pekerja hingga manajemen, akan secara aktif berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman.

4. Meningkatkan Kerjasama Berbagai Pihak

Melalui Bulan K3 Nasional, diharapkan terjadi peningkatan kerjasama antara pemerintah, perusahaan, serikat pekerja, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat. Kolaborasi ini merupakan kunci untuk mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan K3 di Indonesia.

5. Mewujudkan SDM yang Unggul

Sistem K3 memerlukan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dalam mewujudkan lingkungan kerja yang aman dan sehat. Melalui perayaan bulan K3 bertujuan agar setiap SDM K3 di setiap perusahaan dan industri lainnya memiliki kemampuan yang luas dan kuat terhadap pemahaman pentingnya akan keselamatan maupun kesehatan kerja.

6. Mempertegas Prioritas “Safety First”

Bekerja dengan nyaman tidak akan terwujud jika keselamatan dan kesehatan kerja tida terjamin. Untuk itu “Safety First” bukan sekedar slogan melainkan menjadi prioritas di lingkungan kerja. Setiap karyawan, bahkan pengunjung perusahaan harus menerapkan safety first terlebih dahulu demi kebaikan diri sendiri dan orang lain.

Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional bukan hanya sekadar peringatan rutin. Akan tetapi juga momentum penting untuk merefleksikan, mengedukasi, dan bersama-sama berkomitmen dalam menciptakan tempat kerja yang lebih aman dan sehat.

Keselamatan dan kesehatan kerja bukanlah tanggung jawab satu pihak, melainkan upaya bersama untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik. Dampaknya bukan hanya untuk perusahaan, melainkan untuk semua pihak terkait.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.