Review Buku Agar Suami Tak Mendua
Lomba,  Random

7 + 3 Hal Penting Untuk Para Istri yang Perlu Diketahui dari Buku Agar Suami Tak Mendua

Halo, kali ini aku mau berbagi review buku Agar Suami tak Mendua karya Mba Muyassaroh. Buku super keren ini cocok buat kamu para perempuan yang sudah sah menjadi istri dari imammu mau pun kamu yang masih lajang. Kenapa demikian?

Berkaca dari pengalaman, menjadi seorang istri itu tidak semudah saat pertama kali jatuh cinta. Yes, karena perkara rumah tangga itu tidak melulu tentang rasa terhadap seorang adam. Melainkan bagaimana menempatkan posisi kita agar menjadi istri salehah yang di ridhoi oleh Allah.

“Harta yang paling baik adalah lisan yang selalu berzikur, hati yang selalu bersyukur dan istri salehah yang membantu seorang mukmin atas keimanannya.” (HR. At-Tirmidzi) – Hlm. 324

Dari buku inilah kita akan belajar banyak hal tentang peranan penting seorang istri terhadap suaminya. Dari bagaimana kita menata perasaan hingga bertingkah laku sewajarnya untuk menjaga keutuhan rumah tangga. Sakinah, mawaddah, wa rahmah hingga maut memisahkan.

Menjaga keharmonisan tidak hanya tanggung jawab seorang suami. Pun, dengan istri yang sejatinya harus lebih memahami tanggung jawabnya sendiri. Tidak harus sempurna. Terpenting kita bisa menjaga pernikahan sakral tanpa ada pihak ketiga setelahnya. Walau dalam Islam poligami tidak diharamkan, namun kebanyakan perempuan tidak ingin dimadu, bukan?

menjaga agar suami tak mendua

Oleh sebab itu, membaca buku ini adalah pilihan yang tepat. Berisi tentang kisah istri Muhammad Saw. Istri para sahabat nabi. Kisah lainnya yang dikemas dengan baik tanpa menggurui.

Bawaannya asyik saat membaca buku ini. Walau terkadang aku merasa tercubit karena belum bisa mengabdi sepenuhnya pada suami. Masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki. Sehingga membaca buku ini semakin paham peran seorang istri dengan porsi yang tepat. Dikuatkan juga dengan perintah Allah Swtdalam Al-Quran maupun hadist.

Hal Penting dari Buku Agar Suami Tak Mendua

Adapun 7+3 hal penting yang dapat diambil dari buku ini, adalah:

1. Perintah Suami adalah Mutlak

Bagi perempuan sebelum dipinang, orang tua adalah nomor satu. Segala perintahnya harus ditaati. Berbeda jika sudah menyandang istri orang, suami orang pertama yang harus dipatuhi. Selama perintah suami pada kebaikan maka wajib dilaksanakan.

2. Jangan Hanya Mau Dimengerti

Perempuan lebih sering menggunakan perasaannya. Sedangkan suami tidak selalu peka terhadap mood istrinya. Di sinilah peran istri yang harus memahami kondisi suami. Ungkapkan apa yang ada dalam hati. Jangan hanya dipendam karena mungkin akan menimbulkan kesalahpahaman yang fatal.

3. Tidak Mengumbar Aib Suami

Perempuan senang menggosip. Jangan sampai deh keceplosan menjelek-jelekan suami. Mengubar aib suami ke publik bukan pilihan yang tepat. Apalagi zaman sosial media seperti ini, jangan sampai jempolmu jadi harimaumu. Keburukan suami bisa jadi karena keburukan kita sendiri.

4. Senang Hati Mendengar Keluh-Kesah Suami

Jika suami ingin bercerita tentang segala hal, maka jadilah pendengar yang baik. Suami juga manusia yang ingin dimengerti dan mendapatkan perhatian lebih di tengah rasa letih yang mendera setelah mencari nafkah seharian.

5. Senantiasa Sabar

“Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 153) – Hlm. 318

Dalam berumah tangga harus lebih bersabar dan tentunya selalu meminta pertolongan Allah acap kali masalah melanda. Hidup tidak akan lepas dari cobaan.

6. Menjadi Istri dan Ibu yang Cerdas

Aisyah adalah istri Rasululallah yang lincah dan cerdas. Kita juga kenapa tidak? Begitupun sebagai ibu dari anak-anak suami harus mampu mendidik anak dengan baik. Dengan ucapan maupun tindakan langsung.

Perlu digaris bawahi mendidik dan membesarkan anak agar menjadi anak yang saleh dan salehah adalah peranan ibu cerdas. Cerdas mengatur kebutuhan anak-anak, seperti memberikan makanan yang bergizi agar terhindar dari stunting. Intinya harus cerdas dalam segala hal.

7. Mampu Menyelesaikan Masalah Rumah Tangga Sendiri

Sebagai seorang istri, harus mampu menyelesaikan masalah sendiri dengan berkomunikasi langsung dengan suami. Kalau pun membutuhkan pihak lain untuk membantu, seperti yang tertulis di buku ini berkonsultasilah dengan orang yang tepat sehingga akan memberi solusi. Bukan pada orang yang akan membuat suasana semakin runyam.

3 Hal Penting Lainnya dari Buku Agar Suami Tak Mendua

Menghidupkan Rumah dengan Penuh Cinta

Bangunlah rumah tangga dengan penuh cinta agar tercipta kebahagiaan. Ciptakan suasana hangat, nyaman dan tentram. Jangan sampai suami pulang kerja disambut dengan wajah suram. Berdandahlah dengan menawan dan mengenakan pakaian bagus. Sesungguhnya kecantikam kita hanya untuk suami. Make-up tebalmu bukan untuk diumbar saat keluar rumah.

Selalu Berprasangka Baik

Saat berumah tangga rasa curiga akan semakin tinggi. Apalagi buat yang LDM (Long Distance Marriage) jangan terlalu banyak berprasangka buruk jika tidak ada kabar dari suami. Terlebih menduga selingkuh di luar sana. Lebih baik jika ada hal yang mencurigakan tanya langsung.

Menjaga Kesetiaan

Jangan hanya meminta suami untuk setia, kita sebagai istri juga harus setia. Dalam buku ini terdapat kisah Nailah binti al-Furafishah yang rela mati demi suaminya Ustman ibnu ‘Affan.

Ganjaran bagi istri yang setia adalah dipertemukan lagi dengan suaminya di surga. Hal tersebut membuat Ummu Salamah, yang sejujurnya tidak ingin menikah lagi saat suaminya Abu Salamah meninggal, namun Abu Salamah memintanya untuk menikah lagi. Namun, Perkara setia ini kembali ke diri masing-masing.

Demikianlah 10 hal penting yang dapat dipelajari agar suami tak mendua. Jika kamu membaca buku ini, masih banyak lagi ilmu-ilmu yang dapat diambil manfaatnya. Buku yang rekomendasi untuk dilahap. Sedikit informasi tentang bukunya cek di bawah ini.

Informasi Buku Agar Suami Tak Mendua

Judul : Agar Suami Tak Mendua
Penulis : Muyassaroh
Penerbit : Elex Media Komputindo
Halaman : xviii + 389 hlm
Cetakan : Tahun 2019
ISBN : 978-602–04-837-0
978-602-04-8838-7 (digital)
Genre : Buku Islami Non Fiksi

Sinopsis

Membina rumah tangga bukanlah perkara mudah, karena perjalanan sebenarnya baru saja dimulai. Tak jarang, bidak rumah tangga diwarnai oleh drama kehidupan, mulai dari keributan kecil hingga pertengkaran hebat yang mengancam keutuhan sebuah rumah tangga. Lalu bagaimana cara mempertahankan rumah tangga supaya tetap utuh dan harmonis? Apakah melulu dengan memilki suami yang romantis? Apakah tidak ada peran istri di dalamnya?

Buki Agar Suami Tak Mendua memberilan gambaran bagaimana cara bersikap dan berprilaku yang baik dan seharusnya, agar suami selalu jatuh hati pada orang yang sama, yakni istri pertama dan terakhirnya.

Dalam buku ini dijelaskan berbagai macam peran istri dalam kehidupan rumah tangga, tidak hanya seledar memasak, mencuci, mengurus rumah dan anak-anak, tetapi juga bisa menjadi tempat curhat dan partner bagi pasangannya. Mengulas semua kewajiban istri dengan lengkap, termasuk mendorong pasangannya untuk taat beribadah, sehingga kehidupan rumah tangga tidak melulu tentang kebahagiaan di dunia, tetapi juga sakinah hingga ke surga-Nya.

Pecinta coklat / buku/ Sedang mengejar mimpi untuk keliling Indonesia. Blog ini merupakan salah satu wadah menuangkan kisah-kisah perjalananku.

69 Comments

  • Sandra Nova

    Susah amat ya jadi istri agar suami ngga mendua hahahah. Komunikasi menurut aku juga penting dalam pernikahan, dan suami-istri saling bantu membantu dalam menjalankan peran masing2 🙂

  • Rosanna Simanjuntak

    Sepakat!
    Aku percaya, sebagai istri kita juga secara tidak langsung kadang membuat peluang agar suami mendua.

    Jadi, sekali lagi aku percaya, pernikahan itu bukan akhir tapi justru awal dari berpadunya 2 kepribadian dan perlu 2 orang (it takes two) untuk mewujudkan kelanggengan hubungan suami istri.

  • lianny hendrawati

    Setujuu, masalah rumah tangga sebaiknya memang diselesaikan secara intern aja berdua suami, jangan sampai deh diumbar2 ke sosmed, ntar malah tambah runyam masalahnya.
    Ini pentingnya komunikasi antara suami dan isteri ya untuk saling memahami agar kehidupan rumah tangga tetap harmonis.

  • Keke Naima

    Rasanya saya cukup sering membaca permasalahan rumah tangga dikeluhkan istri di media sosial. Saya paham kalau perempuan kadang-kadang butuh didengarkan. Tetapi, kalau di media sosial jangkauannya terlalu luas. Kita gak pernah tau apa yang membaca benar-benar akan membantu atau sekadar kepo

  • Rahmi Aziza

    Nah aku liat di FB suka pada ngetag suami kalo ada nasihat pernikahan yang kaya “suami ga boleh begini begitu” itu bukannya kaya ngumbar aib ya. Nunjukkin ke orang kalo suaminya perlu disindir dgn nasihat itu.

  • Wiwied Widya

    Tapi sebenarnya nggak ada jaminan kalau suaminya nggak mendua juga kan ya? Karena kehidupan pernikahan itu beda banget dengan pacaran. baik suami atau istri punya peran dan tanggung jawab tambahan yg lebih besar lagi. Masalahnya kadang komunikasinya macet gegara banyak faktor. Jd si suami ngerasa nggak didengerin, si istri jg begitu. Jdlah masalah. Gitu nggak sih?

    Anyway, usulin dong ke penulisnya supaya bikin buku lanjutannya. isinya tips buat suami, agar istri jd lebih perhatian dan nggak cerewet gt. hehehehe

  • Astin Astanti

    Meskipun sudah lama menikah, ada baiknya terus menggali dan mencari ilmu ya MBak. Ada banyak ilmu yang sebaiknya dimiliki oleh para istri khususnya dan tentunya bagi para pasangan pada umumnya.

    Tanpa ilmu dan pedoman, tentu sesuatu yang berjalan dapat menjadi oleng. Salah satu cara mendapatkan ilmu adalah membaca buku. Cakep banget isi bukunya, karena kadang sebagai istri, apalagi yang memiliki banyak tekanan dalam hidup, contohnya istri bekerja. Duh, mau berangkat pekerjaan rumah harus dihandle, di jalan mengalami kemacetan, di kantor bertemu dengan banyak sekali permasalahan. Kalau istri tidak memiliki iman dan pedoman serta ilmu bagaimana supaya bersikap di depan suami dan keluarga, duh, kita mah inginnya semua berjalan baik dan saling berbahagia ya Mbak.

    Terima kasih banyak sharingnya.

    • Erin F

      Iyah mba, mencari ilmu untuk membangun keluarga tetap utuh harus dilakukan. Bahkan saat sudah tua pun karena pelajaran tentang hidup tidak akan pernah bisa dan akan didapat dari kehidupan sehari-hari. Entah itu belajar dari pengalaman sendiri atau orang lain.

  • Uniek Kaswarganti

    Pengin deh jadi tempat curhat suami. Tapi ga tau kenapa ya, para suami itu kok kayaknya tercipta sebagai makhluk yang jarang mengeluh pada istrinya. Beda banget ya dengan istri yang apa-apaaaa penginnya ngeluh sama suami hahaha… Aku aja kalik ya yang begini :))
    Wajib dibaca nih bukunya agar para istri makin banyak belajar bagaimana menjadi istri yang baik.

    • Erin F

      Mungkin bisa dari kitanya mba yang memulai seperti menanyakan hal kecil. bagaimana kondisi hari ini, lancar atau nggak. Hehe…
      Silahkan dibaca mab Unik.

  • nia nastiti

    Judulnya serem euy meski positif ya tujuannya, hehe. Kalau nggak baca blog post ini kayaknya aku gabakal baca bukunya. ternyata isinya bermnfaat banget ya Mak. Makasih udah ngeringkesin jadi baca dan tau 😀

  • Lisdha

    pernikahan memang kompleks ya mbak erin. betul sekali kalau menjalani pernikahan masih jauh lebih menantang daripada tantangan2 mau menikah. setuju dg pernyataa yg pernah saya baca bahwa pernikahan itu selain disebut “hidup baru” juga “baru hidup” 😀

  • Mirna Puji Rahayu

    1 kata buat semua kriteria = sulit terutama yang menyelesaikan masalah rumah tangga sendiri . Tapi emang harus diusahakan menjadi istri yang sebaik mungkin, karena ada cela sedikit bisa jadi alasan mendua

  • Eri Udiyawati

    Kayaknya buku bacaan yang apik nih. Iya, sebagai istri saya juga perlu belajar bagaimana untuk beradaptasi dengan suami.

    Dan untuk sementara ini, saya masih suka kayak kasih kode-kode kalau pengen sesuatu, padahalkan itu hal yang enggak disukai oleh kebanyakan kaum laki-laki. Tapi ya itu, kadang karena ego saya yang tinggi, maunya dimengerti saja tanpa mau mengerti lainnya.

    Hehehe, semoga saya terus bisa belajar dan belajar untuk menjadi seorang istri yang baik dan ibu yang baik juga nantinya. Aamiin..

  • Merida

    Persoalan rumah tangga ini memang komplit ya mbak. Selama 10 thn pernikahan yg sudah aku jalani, aku merasa tantangan terbesar dalam rumah tangga itu sebenarnya adalah ego sendiri. Istri mau begini, suami maunya begitu. Kalau sama2 keras ujung2nya berantem. Untuk mencari persamaan pandangan itu jaraaang sekali yang mudah. Tapi aku ga setuju kalo kesetiaan suami itu tergantung pada istri semata, karena aku sering mendapati istri yang sudah begitu sempurna masih saja diselingkuhi. Jadi kembali ke pengertian dan kesetiaan suami juga sih menurutku.

    • Erin F

      Betul mba ego ini yang lebih sering membuat masalah menjadi besar ya. Nah, kalau itu berarti suaminya saja yang tidak bersyukur punya istri baik.

  • Echaimutenan

    Aku suka deg2an kalau baca-baca buku gini . Dan ternyata yang penting itu memang komunikasi ya.

    Semoga keluarga kita baik2 saja dan bisa langgeng sampai nanti anak2 dah gede

    • Erin F

      Sama mba waktu buka buku ini deg-degan karena aku ngerasa masih banyak kekurangan tapi justru dengan membaca ini aku jadi belajar banyak hal.

  • Dian Restu Agustina

    Media sosial …ini yang berats, karena rerata istri tjurhat di sini, termasuk masalah rumah tangganya..duh
    Semoga saya dijauhkan dari yang demikian
    Buku yang keren dari penulis yang sungguh produktif
    Ulasannya pun ketjeee..Thanks Mbak Erin:)

  • Suciarti Wahyuningtyas

    Alhamdulillah saya menjalankan semuanya, kadang memang satu sama lain pun harus memghargai. Dirumah suami lebih memberikan dukungan kepada saya untuk melakukan apapun selagi benar dan tidak keliar jalur.

  • Ugik Madyo

    Membuka aib suami di medsos ini nih salah satu point penting. Suka sedih kalau baca di status atau wall tentang masalah rumah tangga dijlentrehin. Aib suami dibaca orang sejagat raya. Semoga kita terhindar dari hal-hal yang demikian.

    udul bukunya makjleb. Tipsnya mantap. Lengkap. Udah lama nggak baca. Terima kasih review-nya.

  • Lina W. Sasmita

    Hari gini memang perempuan harus lebih mawas diri terutama saat menggunakan media sosial. Salah-salah, aib suami diumbar setiap ada percekcokan. Naudzubillah. Semoga kita terhindar dari semua itu.

  • lendyagasshi

    Aku baru tahu mengapa menikah itu menyempurnakan separuh dari agama.
    Ternyata karena pernikahan adalah ibadah terlama sepanjang hidup.
    Beratnya mesti tunduk sama suami, yang notabene orang baru dikenal.
    Semoga rumah senantiasa menjadi tempat untuk pulang.

  • Dewi Hepy

    Kadang sudah sedemikian sempurnanya seorang istri keinginan untuk mendua ada aja karena fitrahnya laki-laki. Tugas istri merapat ke yang Maha Pembalik Hati untuk meluruskan lagi hati yang hendak berpaling.

  • steffifauziah

    buku bagus ini, saya sudah punya tapi belum sempet review hehe. emang bener sih namanya berumah tangga pasti ada aja ombak yang menghadang yes. tapi balik lagi ke masing-masing individu supaya pernikahan langgeng. Sip banget sama reviewnya mba, keren.

  • Mega

    MasyaAllah kok aku merinding baca resensi bukunya mbak muyass ini. Semoga rumah tangga yang baru seumur jagung ini akan lebih baik sakinah mawaddah warahmah. Makasi mbak diingetin lagi sama tipsnya untuk menjaga keutuhan rumah tangga

    • Erin F

      Hayu mba sama-sama memperbaiki diri. Aku juga pernikahan baru seumur jagung dan insyallah sakinah, mawadah, wa rahmah hingga ajal tiba menjemput.

  • Muyassaroh

    Masya Allah, terima kasih mbak review-nya. Keren euy…fotonya juga keceh…Yang nulis juga ngerasa berat juga karena memang nggak mudah menjalankan semua dengan sempurna, tapi setidaknya kita mencoba supaya bisa lebih baik ya mbak…

    • Erin F

      Sama-sama mba Muyas. Makasih juga sudah melahirkan buku yang super keren. Seriusan aku suka karena isinya tidak menggurui. Melainkan memberi ilmu yang bermanfaat banget tentang menjadi istri yang salehah.

  • Nanik Kristiyaningsih

    Perintah suami wajib dipatuhi. Hehe, ini dah mulai rada samar ya mb, saat ini. Banyak kondisi ku lihat, para suami yg enggak tegas dan menuruti mau istrinya.
    Nah, yang seperti ini solusinya bagaimana ya?

    • Erin F

      Itu kembali ke istrinya jangan sampai melewati batas. Kalau sampai suami gak dituruti bisa memberikan masukan tentunya dengan yang baik-baik bukan menyalahkan. Mungkin sulit tapi berbagi kebaikan memang selalu ada rintangannya.

  • Meykke Santoso

    Yes, aku juga udah punya dan udah baca separonya, mbak. Sesegera mungkin mau review juga karena menurut aku buku ini bagussss bangettt buat istri newbie macam aku ni yang masih banya kekurangan. Baca buku ini bikin aku tertampar bertubi tubi

    • Erin F

      Sama mba aku juga newbi.. Hehe… Berawal dari deg-degan saat membuka bukunya dan ternyata memang hati tercubit karena ternyata banyak yang harus dipelajari untuk lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.